Responsive Banner

Pengaruh pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogaca L) di tanah alfisol

Lusianah, Titik (2005) Pengaruh pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah (Arachis hypogaca L) di tanah alfisol. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
01520027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (12MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Kacang tanah merupakan komoditi penting yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia. Aspek penting dalam sistem tanaman yang berhubungan dengan hasil adalah proses pertumbuhan. Terhambatnya pertumbuhan dapat mengakibatkan rendahnya hasil. Untuk pertumbuhan optimal kacang tanah diperlukan tanah yang subur, gembur dan kaya akan humus atau bahan organik. Salah satu cara untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah dengan penambahan bahan-bahan organik. Dalam hal ini pemberian pupuk organik diharapkan mampu memperbaiki struktur tanah dan menyediakan unsur hara selama pertumbuhan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah pada tanah alfisol.

Penelitian ini dilaksanakan di Green House Balitkabi pada bulan Mei sampai Juli 2005. Rancangan yang digunakan adalah rancangan percobaan pola Split Plot (RPT) dengan 3 kali ulangan. Petak utama adalah pupuk organik yaitu Po (kontrol), P٠ (zeolit 50 g), P2 (pukan sapi 50 g), P3 (Formula 1 50 g), P4 (Formula II 50 g), sedangkan anak petak adalah pupuk hayati yaitu Ho (tanpa nodulin). H| (nodulin 0,5 ml). Parameter pertumbuhan yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan berat kering bintil akar. Sedangkan komponen hasil yang diamati adalah jumlah polong, berat kering polong, jumlah biji dan berat kering biji.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 20 dan 60 hst. Sedangkan pada variabel jumlah daun berpengaruh nyata pada umur 20, 40 dan 60 hst. Selanjutnya, pemberian pupuk hayati tidak berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan kecuali pada tinggi tanaman umur 60 hst dan jumlah daun umur 20 hst. Selain itu terdapat interaksi antara keduanya pada jumlah polong isi dan jumlah biji, namun tidak pada berat kering polong dan berat kering biji.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Susilowati, Retno
Keywords: Pupuk Organik; Pupuk Hayati; Pertumbuhan Dan Hasil; Kacang Tanah
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 30 Nov 2023 13:39
Last Modified: 30 Nov 2023 13:39
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/58252

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item