Responsive Banner

Aplikasi rancangan petak terbagi uji daya hasil lanjutan tanaman kedelai di dua lingkungan tumbuh secara multilokasi

Gunawan, Gunawan (2004) Aplikasi rancangan petak terbagi uji daya hasil lanjutan tanaman kedelai di dua lingkungan tumbuh secara multilokasi. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
98120119.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Analisis ragam (AN0٧A) adalah suatu metode untuk menguraikan keragaman total data kita menjadi komponen- komponen yang mengukur berbagai sumber keragaman. Analisis ragam tergolong dalam statistika inferensi, khuhusnya adalalah berkenaan dengan pengujian hipotesis. Sehingga dengan menggunakan analisis ragam memudahkan peneliti dalam mengambil keputusan/ kesimpulan.

Rancangan Petak Terbagi (RPT) merupakan rancangan yang memadukan rancangan penelitian yang ada, misalnya Rancangan Acak Lengkap (RAL), Rancagan Acak Kelompok (RAK) dan lain sebagainya. Namun, yang perlu digari bawahi pada RPT adalah adanya pemisahan petak ke dalam petak utama (main plot) dan anak petak (sub plot).

Langkah yang ditempuh oleh penulis adalah menganalisis data dari masing masing lokasi (secara terpisah). Langkah-langkah yang ditempuh dalam menganalisis data pada setiap lokasi adalah sama. Langkah pertama adalah melakukan pembuktian terlebih dahulu terhadap hal- hal yang berkenaan dengan asumsi dari analisis ragam, dalam hal ini adalah uji normalitas data dan uji homogenitas ragam.Langkah kedua adalah menghitung unsur- unsur yang berkenaan dengan analisis ragam. Dari hasil penghitungan kemudian diformulasikan dalam sebuah Tabel Analisis Ragam. Ketiga, melakukan pengecekan apakah terdapat perbedaan rata- rata secara signifikan pada interaksi faktor pengairan dan faktor varietas (interaksi AB. laingkah keempat, jika hasil pengecekan diketahui bahwa ada perbedaan yang nyata (pada taraf signifikansi 5 %), maka dilakukan uji lanjutan yakni dengan menerapkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) atau disebut juga dengan uji Least Significant Difference (uji LSD). Namun, jika hasil pengecekan tidak nyata, maka analisis tidak dapat dilanjutkan. Tahap kelima adalah melakukan pengambilan kesimpulan secara umum dan komprehensif dari semua lokasi.

Dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa data pada lokasi Jambegede tidak menunjukkan adanya pengaruh/ perbedaan secara nyata, sehingga uji lanjutan tidak dapat diterapkan (dilanjutkan). Sedangkan pada daerah Muneng dan Genteng menunjukkan adanya pengaruh yang sangat nyata.

Dari pembahasan yang telah dilakukan, khususnya setelah melaui proses pengujian dengan menggunakan uji LSD diperoleh informasi bahw؛، pada lahan dengan pengairan optimum (taraf اد) varietas bis (Tidar) selalu mengha- silkan nilai rata- rata tertinggi. Sedangkan pada pengairan dengan pengairan minimum (taraf a١) tidak ada konsistensi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Harini, Sri
Keywords: Analisis ragam; rancangan petak terbagi
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Matematika
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 29 Nov 2023 13:52
Last Modified: 29 Nov 2023 13:52
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/58212

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item