البيئة العربية في معهد الأمين الإسلامي برندوان سمنب مادورا (دراسة الوصفية و التقومية)

Zuhdy, Halimi (2007) البيئة العربية في معهد الأمين الإسلامي برندوان سمنب مادورا (دراسة الوصفية و التقومية). Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
04910003.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK

Lingkungan mempunyai peranan penting dalam pemerolehan bahasa. Lingkungan adalah semua unsur dan faktor baik materi dan non materi mempengaruhi dalam proses pemberlajaran dan siswa menjadi semangat dalam meningkatkan bahasa Arab, mendorong mereka dan memberanikan mereka untuk mempraktekkannya dalam realitas kehidupan sehari-hari, atau segala sesuatu yang didengar dan dilihat oleh siswa dari sesuatu yang memeprngaruhi mereka dalam pempelajari bahasa Arab.

Sepintas, lingkungan bahasa Arab di pondok pesantren Al-Amien tidak berjalan dengan baik, di sana terdapat beberapa problem dalam penciptaannya, serta dalam pemerolehan siswanya dalam skill kebahasaan. Dan preblema itu terdapat pada guru, mahasiswa, metode, sarana, kegiatan, materi pelajaran dan tujuan.

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui keadaan lingkungan bahasa Arab, pemerolehan kemahiran berbahasa, perbedaan pemerolehan siswa dalam kemahiran bahasa, memberikan solusi atas problema penciptaannya dan saran dalam pemerolehannya. Hasil dari penelitian ini untuk memberikan solusi atas problema dalam pemerolehan skill kebahasaan dan penciptaan lingkungan yang lebih baik dan lebih hidup. Dan secara teoritis, dapat dijadikan sumber pengetahuan tentang pemerolehan bahasa dan penciptaan lingkungan.

Penelititian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, metode pemaparan fenomena sebagaimana kenyataan dan menarik kesimpulan dengan fenomena-fenomena yang nyata. Sedangkan sumber data yaitu: ungkapan dan tindakan informan, dokumentasi, dan sumber statistik. Instumen penelitian : peneliti, pedoman interview, observasi, ungkapan-ungkapan di dalam dan di luar kelas, dokumenter, dan komentar guru. Untuk penyajian data mengunakan : penyajian data, tabulasi data, dan analisi data yang menggunakan analisis kritis. Untuk validitas dan kridebilitas data adalah ; keikutsertaan peneliti dalam beberapa kegiatan, triangulasi, diskusi dengan sejawat, analisis kondisi negatif dan menggunakan pengecekan data.

Hasil penelitian ini adalah (K) Lingkungan bahasa Arab di pondok pesantren Al- Amien Prenduan Sumenep ada dua macam; lingkungan formal dan non formal. Sedangkan
kegiatan-kegiatan yang terdapat dalam lingkungan formal adalah: materi berbicara, mendengarkan, memahami kitab (muthola’ah), mengarang, menterjamah, pelajaran bahasa Arab, latihan, imla’ , kaligrafi, pengayaan kosa kata dan istilah, ilmu balaghah, kaidah nahwu, kaidah sorrof, memahami kitab, al-Qur’an, teks sastra, majalah dinding, penulisan makalah dan laboratorium bahasa. (O) Lingkungan non formal, adalah lingkungan bahasa di luar kelas seperti di kantin, masjid, koprasi, lapangan, organisasi, kelompok-kelompok. Lingkungan non formal itu, dimana santri memperoleh bahasa tanpa sadar (tau’iyah) seperti pada kegiatan-kegiatan berikut; memata-matai (tajassus), dialog, demonstrasi bahasa, motivasi, drama, lomba kebahasaan, tasmi’, penyiaran, penyebaran kosa kata dan pusat pelayanan bahasa. (L) Ada dua faktor, siswa dapat memperoleh skill kebahasaan, yaitu; faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi ; motivasi, bakat, dan kecerdasan. Sedangkan faktor eksternal; lingkungan, guru, islahan, materi pelajaran, menghafal, menirukan, tugas, hadiah, latihan dan sarana pembelajaran. (I) Perbedaan siswa dalam pemerolehan kemahiran bahasa, disebabkan beberapa faktor, seperti; metode pembelajaran,
sarana yang dipergunakan, tujuan yang ingin dicapai, lingkungan, waktu yang digunakan, kegiatan kebahasaan yang diikuti, bakat, umur, latar belakang pendidikan, kecerdasan, motivasi, keikutsertaan dalam pembelajaran, kebiasaan, pengulangan (takrir), kesungguhan, membeda-bedakan skill, latihan dan kekonsentrasian dalam mengikuti pelajaran.

Implikasi dari penelitian ini maka disarankan (K) Dalam pemerolehan skill kebahasaan hendaknya pendamping, tim monitoring, guru dan pelajar memperhatikan lingkungan kebahasaan karena ia sangat berperan besar dalam pemerolehan bahasa, (O) menyediakan lingkungan bahasa Arab dengan baik, serta kegiatan-kegiatan yang proporsional, agar penghuninya memperoleh skill dengan cepat, baik dan benar. (L) untuk menciptakan lingkungan membutuhkan kerjasama yang kuat dengan civitas pondok, karena kerjasama merupakan dasar keberhasilan dalam penciptaan tersebut. (I) lingkungan mempunyai peran besar dalam pemerolehan kemahiran bahasa Arab, maka hendaknya bagi guru dan pelajar memelihara dan memperbaikinya. (X) pelajaran yang dipilih (khowas) dalam proses pembelajaran tanpa memisah-misah kemahiran yang ada. (\) Skill harus dibiasakan dalam kegiatan-kegiatan alamiyah di bawah pengawasan pendamping.

ABSTRACT

Environment has a big role in acquiring language skill, but there are several institutes (Islamic boarding school, for example) which create language environment (especially Arabic environment). Unfortunately, there is no growth and progress, and also the students do not get language skill (Arabic) with good and correctness. Besides, the graduates do not master in this skill. It is, as if the existence of the environment is only limited in students' acquirement to one of skills (ex. speaking proficiency). They do not master enough in other skills such as reading, writing, and listening. They, sometimes, do not understand nahwu and sorrof method deeply. They also do not understand about texts well and are indigent in writing correctly.

Cursorily, Arabic environment in al-Amien Islamic Boarding school does not run well. There are problems in creating it and language skill acquirement of the students. Those problems refer to the teachers, students, methods, mediums, activities, subject items, and the targets it selves.

The aim of this research is for knowing the circumstance of Arabic environment, language skill acquirement, student's difference acquirement in language skill, giving solution to its creation problems and suggestion in its acquirement. The result of this research aims to give solution to problems in acquiring language skill and creating language environment which is better and more.

This research uses a qualitative and descriptive approach, a phenomenon presentation method as fact and making conclusion with real phenomena. Sources of data are: informant action and expression, documentation, and statistic sources. Research instruments: researcher, interview guidance, observation, expressions inside and outside of class, documenter, and teacher comment. Data presentation uses: presentation of data, data tabulation, and data analysis which uses critical analysis. Validities and credibility of data: researcher's participation in some activities, triangulation, and discussion with colleagues, negative condition analysis, and checking of data.

The results of this research are: (١) two types of Arabic environment in al-Amien Islamic boarding school: formal and non-formal environment. Here are activities in formal environment: conversation items, listening, comprehending books (muthola'ah), composing, translating, Arabic lesson, exercise, dictation (imla'), calligraphy, enrichment of terms and vocabularies, linguistics (balaghoh science), methods of nahwu and sorrof, comprehending Koran, literature texts, wall magazine, writing of papers, and language laboratory, (٢) non- formal environment is language environment which is outside of class such as in canteen, mosque, cooperation, ground, organization, and groups. The students, subconsciously (tau'iyah), acquire language through this environment such as in these activities: spying (tajassus), dialogue, language demonstration, motivation, drama, language competition, tasmi', broadcasting, spreading of vocabularies, and language center service, (٣) two aspects support students in acquiring language skill i.e. internal and external. Internal aspect covers motivation, talent, and intelligence. External covers environment, teachers, islahan, subject items, memorizing, imitating, task, reward, exercise, and study medium, (٤) some factors causing student be different in acquiring language skill: study method, medium, targets which wish to be reached, environment, time (which is) used, language activity (which is) followed, talent, age, background of education, intelligence, motivation, study
participation, habit, repetition (takrir), seriousness, discriminating skill, exercise, and concentration in following lesson.

As implication of this research, I perform these suggestions: (١) in acquiring language skill, the teachers, students, monitoring team, and supervisor should observe language environment, because they have big roles in language acquirement, (٢) they ought to provide Arabic environment well, proportional activities, so that the dwellers will get this skill well and rapidly, (٣) in creating language environment, it needs strong cooperation with all elements of al-Amien Islamic boarding school, because cooperation is success elementary in this creation, (٤) environment has big roles in acquiring Arabic skill. So, the teacher and the students must look it after and improve it, (٥) one who is learning a certain skill do not need to separate it (doing discrimination), because each skill is one unity, (٦) the skill must be accustomed in scientific activities with observations of the supervisor.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Lubis, Torkis
Keywords: lingkungan; kemahiran bahasa; pemerolehan; perbedaan; environment; language skill; acquirement; difference
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Arab
Depositing User: Mohammad Syahriel Ar
Date Deposited: 22 Mar 2017 11:41
Last Modified: 22 Mar 2017 11:41
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5818

Actions (login required)

View Item View Item