Mabruroh, Mabruroh (2007) Mencari pola bilangan pada surat Al-Ashr, Al-Kautsar dan An-Nashr. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Full text)
03510014.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Kemu’jizatan Al-Qur’an tidak hanya terletak pada susunan kata dan kalimatnya, nada dan langgamnya, singkat dan padatnya, keindahan dan ketepatan maknanya tetapi juga ditinjau dari keseimbangan redaksinya, keseimbangan antara jumlah bilangan kata dan antonimnya, keseimbangan jumlah bilangan kata dengan sinonimnya atau makna yang dikandungnya dan juga bisa ditinjau dari pola matematikanya. Contohnya dalam Al-Qur’an terdapat fenomena angka 19 Kalimat yang mengawali setiap surat yang disebut basmalah yang disebut sebanyak 19 X 6. Kata “ism” disebut sebanyak 19x1, kata "Allah” disebut sebanyak 19x142, kata ،،rahman” disebut sebanyak 19x3, kata “rahim” yang berkaitan dengan sifat Allah disebut sebanyak 19x6. Kemudian apabila 1+142+3+6= 152, yaitu 19x8.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mencari pola matematika pada tiga surat pendek dalam A!-Qur’an yaitu surat Al-Ashr, Al-Kautsar, dan An- Nashr. Kalau ditelusuri lebih jauh, ternyata pada tiga surat pendek tersebut mempunyai pola matematika yang tidak kalah indahnya, terbukti pada surat Al-Ashr ditemukan bahwa banyak kata per ayat = nomor ayat X nomor ayat = (nomor ayat)2, pada ayat 1 dan 2 berlaku: Banyak huruf per ayat = banyak huruf berbeda X nomor ayat - (nomor ayat -1), barisan banyak huruf berbeda per ayat, yaitu 6, 8, 14 memiliki pola barisan Fibonacci, yaitu xl =6, x2 = 8 dan x3=x1 + x2 = 6 + 8 =14, banyak berharakat kasrah per ayat = nomor ayat X nomor ayat ٥ (nomor ayat)2, banyak harakat dhomah per ayat = nomor ayat -1, pada ayat 1 dan 2 berlaku: Banyak harakat sukun per ayat ;nomor ayat X 1 pada ayat 1 dan 2 berlaku: Banyak harakat fathah perayat = 2 N0M0R AYAT pada ayat 1 dan 2 berlaku: Banyak huruf yang tidak berharakat per ayat = nomor ayat X 1.
Untuk surat Al-Kautsar ditemukan nomor surat, jumlah ayat, jumlah huruf penyusun nama surat, jumlah huruf per ayat, jumlah huruf pada surat surat, nilai numerik per ayat, dan total nilai numerik pada surat adalah habis terbagi 3. Selain itu, dengan membuat susunan bilangan dari bilangan nomor ayat, jumlah huruf, dan nilai numerik ternyata juga habis terbagi 3, pada ayat 1 dan 2 berlaku: Banyak harakat dhommah per ayat = nomor ayat-nomor ayat.
Untuk surat Al-Nashr ditemukan huruf berbeda per ayat = nomor ayat + 11, banyak huruf pada ayat 1 sebanyak 19, banyak kata per ayat adalah 5, 7, 7 yang jib dijumlahkan menghasilkan bilangan 5 + 7 -f- 7 = 19, total nilai numerik huruf, ditambah nomor swat, ditambah banyaknya basmalah yang bukan termasuk ayat menghasilkan bilangan 6346 19 آ X 334, total nilai numerik huruf, ditibah nomor surat, ditibah urutan turunnya surat menghasilkan bilangan 6348, yang merupakan jilah semua ayat dalam Al-Qur’an dan banyak basmalah yang bukan ayat, banyak harakat kasrah per ayat = nomor ayat X 2و banyak harakat sukun per ayat = (nomor ayat)٥ X harakat per ayat, banyak harakat dhommah per ayat اا2 آ pada ayat 1 dan 2 berlakuzBanyak huruf yang tidak berharakat per ayat== nomor ayat+ 3،
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Abdussakir, Abdussakir and Abidin, Munirul |
Keywords: | Pola Metematika; Tiga Surat Pendek; Al-Qur’an |
Departement: | Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Matematika |
Depositing User: | Nada Auliya Sarasawitri |
Date Deposited: | 23 Nov 2023 09:03 |
Last Modified: | 23 Nov 2023 09:03 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/57887 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |