Deteksi cemaran bakteri patogen Escherichia Coli o157:h7 pada susu sapi perah secara konvensional dan molekuler

Izza, Faizatul (2017) Deteksi cemaran bakteri patogen Escherichia Coli o157:h7 pada susu sapi perah secara konvensional dan molekuler. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
12620089.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Susu sapi perah merupakan bahan pangan asal ternak yang keberadaanya dekat dengan berbagai sumber cemaran bakteri baik patogen maupun nonpatogen. Sumber cemaran tersebut dapat melalui kondisi sanitasi lingkungan yang buruk, kondisi hewan ternak, kebersihan pemerah, sumber air yang digunakan, dan proses yang berlangsung selama pemerahan susu sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cemaran bakteri Escherichia coli O157:H7 pada susu sapi perah yang ada dilokasi Desa Petungsewu dan Desa Pujon Kulon secara konvensional dan molekuler.

Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksplorasi dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel susu sapi perah didapatkan dari 15 peternak yang berbeda-beda, 9 sampel dari Desa Petungsewu dan 6 sampel berasal dari Desa Pujon Kulon yang dipilih secara acak. Pengujian dilakukan secara konvensional melalui uji pendugaan menggunakan metode MPN koliform, uji penegasan E. coli di media diferensial Eosin Methylene Blue agar, pewarnaan Gram, dan identifikasi E. coli O157:H7 menggunakan media selektif diferensial Mac Conkey agar dengan sorbitol dan dibandingkan dengan kontrol positif E. coli O157:H7. Selanjutnya uji konfirmasi melalui pendekatan molekuler dengan isolasi DNA isolat bakteri dan amplifikasi DNA target menggunakan primer gen rfbE.

Hasil pengujian bahwa 6 sampel susu sapi perah dari 2 lokasi peternakan yang berbeda tercemar bakteri E. coli, 4 sampel dari 15 sampel (26,67 %) yang berasal dari Desa Petungsewu positif tercemar bakteri E. coli O157:H7. Hasil amplifikasi menggunakan primer gen rfbE tidak terlihat pita DNA yang mengamplifikasi gen target dengan ukuran produk PCR 239 bp.

ENGLISH:

Milk dairy cattle is the origin from cattle and its existence adjacent with source of contamination both of nonpathogenic and pathogenic bacteria. The source of the contamination can be through bad sanitation, animal condition, cleanliness of the milker, source of water is used, and the milking process. This study aims to determine contaminant of Escherichia coli O157: H7 in milk dairy cattle ini Petungsewu and Pujon Kulon village through conventional and molecular method.

Type of research is exploratory with qualitative descriptive design. Milk dairy cattle obtained from 15 different breeders and selected randomly. Conventional method with prediction test of MPN coliforms, confirmation test to detect E. coli with differential media Eosin Methylene Blue agar, Gram staining tests and identification of E. coli O157: H7 using selective-differential media and it compared with the positive control E . coli O157: H7. Further confirmation test through molecular approaches to DNA isolation and amplification used rfbE primer.

The results showed that 6 samples from 2 different location contaminated by E. coli bacteria, 4 of 15 samples (26,67%) from Petungsewu village positively contaminated with E. coli O157:H7. The results of the amplification using rfbE primer not visible DNA bands were supposed to amplify the rfbE gene with the size of PCR product is 239 bp.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Holil, Kholifah and Syarifah, Umaiyatus
Keywords: Susu sapi perah; E.coli O157:H7; DNA; PCR; Primer gen rfbE; Virulensi; Milk dairy cattle; E. coli O157:H7; DNA; PCR; Primer gen rfbE; Virulence
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Ike Lora Habibah
Date Deposited: 14 Mar 2017 01:21
Last Modified: 14 Mar 2017 01:21
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5778

Actions (login required)

View Item View Item