Analisis cluster pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia

Sirojuddin, Achmad (2016) Analisis cluster pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
12610033.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB)

Abstract

INDONESIA:

Analisis cluster adalah salah satu teknik interdependensi yang dapat menggambarkan kedekatan jarak atau kemiripan antara objek dan variabel. Analisis cluster terbagi atas dua metode, yaitu hirarki dan nonhirarki. Dalam metode hirarki terdapat 3 metode antara lain metode Complete Linkage, Average Linkage dan Ward’s Linkage. Metode ini diterapkan dalam pengelompokan kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan indikator IPM. Tujuannya yaitu untuk mengetahui daerah mana saja yang memiliki kedekatan atau kemiripan. Untuk mengetahui setiap kelompok memiliki perbedaan yang signifikan, maka digunakan uji MANOVA untuk dapat membuktikan perbedaan setiap kelompok. Dari 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur diperoleh metode terbaik yaitu metode Average Linkage sebanyak 5 kelompok dengan melihat nilai icdrate yang paling terkecil. Kelompok yang terbentuk di antaranya, kelompok 1 terdiri dari Kabupaten Pacitan, Ponorogo, Blitar, Kediri, Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Pamekasan, dan Sumenep. Kelompok 2 terdiri hanya Kabupaten Trenggalek. Kelompok 3 terdiri dari Kabupaten Ponorogo, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Magetan, Ngawi, Lamongan, Gresik, Kota Kediri, Blitar, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, Madiun, Surabaya, dan Batu. Kelompok 4 terdiri dari Kabupaten Kediri, Malang, Pasuruan, Bangkalan, dan Sampang. Kabupaten Madiun merupakan satu-satunya anggota yang masuk dalam kelompok 5.

ENGLISH:

Cluster analysis is one of the interdependence techniques which can portray the close distance or similarity between object and variable. Cluster analysis is divided into two methods, namely hierarchy and non-hierarchy. There are three methods in a hierarchical method including Complete Linkage, Average Linkage, and Ward's linkage. This method is implemented in the grouping of districts/cities in East Java province based on the indicators of the HDI. It aims to discover the areas which have a proximity or similarity. To determine that each group has a significant difference, MANOVA test is executed to prove a difference from each group. Out of the 38 districts/cities in East Java province, the best method obtained is Average Linkage taken from 5 groups by looking at the smallest value of icdrate. Some of the successfully formed groups are group 1 which consists of Pacitan, Ponorogo, Blitar, Kediri, Malang, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Probolinggo, Nganjuk, Bojonegoro, Tuban, Pamekasan, and Sumenep District. Group 2 only consists of Trenggalek District. Group 3 consists of Ponorogo, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Magetan, Ngawi, Lamongan, Gresik, Kediri, Blitar, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, Madiun, Surabaya, and Batu. Group 4 consists of Kediri, Malang, Pasuruan, Bangkalan, and Sampang District. Madiun District is the only member of groups 5.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Harini, Sri and Jamhuri, Mohammad
Keywords: Cluster; Hirarki; Average Linkage; MANOVA; Indikator IPM; Cluster; Hierarchy; Average Linkage; MANOVA; HDI Indicators
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Matematika
Depositing User: Imam Rohmanu
Date Deposited: 21 Mar 2017 12:46
Last Modified: 21 Mar 2017 12:46
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5762

Actions (login required)

View Item View Item