Responsive Banner

Aplikasi zat pengatur tumbuh terhadap perkecambahan benih kedelai ( Glycine max (L.) Merrill)

Kristanti, Devi Arie (2003) Aplikasi zat pengatur tumbuh terhadap perkecambahan benih kedelai ( Glycine max (L.) Merrill). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
98130573.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ZPT yang optimal untuk menghasilkan perkecambahan kedelai yang paling baik dan mencari hubungan antara perbedaan konsentrasi ZPT dengan perkecambahan kedelai {Glycine max (L.) Merrill).

Penelitian ni dilakukan di dua tempat, yaitu (1). Untuk penelitian di laboratorium dilakukan di Balai Penelitain Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi- umbian (BALITKABI) dan (2). Analisa kadar glukosa dilaksanakan di laboratorium
Biologi Universitas Negeri Malang.

Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan dan 20 perlakuan, ZPT yang digunakan adalah Dharmasri 5 EC. Adapun perlakuan terdiri dari 2 faktor, faktor I macam varietas yaitu varietas Bromo, Dieng. Kawi dan Wilis. Faktor II takaran ZPT Dharmasri 5 EC : 0,0 cc/1 liter air; 0,5 c/1 liter air; 1,0 cc/1 liter air; 1,5 cc/1 liter air dan 2,0 cc/1 liter air.

Pengamatan dilaksanakan secara destrutif. Pengamatan dilakukan sebanyak 4 kali, yaitu pada umur 8, 12, 16 dan 20 hst. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi panjang akar, panjang hipkotil, berat basah total, berat kering total dan kadar glukosa kecambah.

Hasil pengamatan menunjukkan takaran ZPT 1,0 cc/1 merupakan takaran yang paling optimal untuk pertumbuhan panjang akar, panjang hipokotil, berat basah dan berat kering total kecambah. Tidak ada interaksi antar varietas dan takaran ZPT terhadap parameter panjang hipokotil dan berat basah total kecambah. Tetapi ada interaksi pada parameter panjang akar umur 20 hst dan berat kering total kecambah pada umur 16 hst, serta pada kadar glukosa kecambah, dimana varietas Wilis menurun dengan adanya perlakuan ZPT, sedangkan pada varietas Bromo, Dieng dan Kawi perlakuan ZPT tidak mempengaruhi kadar glukosa kecambah. Pada tahap awal penelitian, implikasi penggunaan ZPT pada takaran 1 cc/1 dapat digunakan untuk meningkatkan perkecambahan benih kedelai.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Adisarwanto, T.
Keywords: Perkecambahan Benih Kedelai; Merrill
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Indar Erdiana
Date Deposited: 13 Nov 2023 09:19
Last Modified: 13 Nov 2023 09:19
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/57585

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item