Rusnaini, Rhomy (2003) Hubungan antara frekuensi melihat gambar porno dengan perilaku seks pada remaja: Studi di Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kotamadya Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
98150089.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Masa remaja sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa tampak pada pembahan fisik, sikap dan perilaku. Perubahan-perubahan itu berlangsung seiring dengan mulai berproduksinya kelenjar-keleajar yang memproduksi hormon-hormon testoteron dan progesteron. Secara fisik hormon- hormon tersebut mengakibatkan mulai berfungsinya organ-organ seks pada remaja, sementara secara psikis hormon-hormon tersebut memberi dorongan yang kuat untuk mengetahui seks lebih jauh. Namun remaja tidak mendapatkan pengetahuan seks yang diharapkan, sehingga remaja berusaha memuaskan keingintahuannya dengan mencari informasi seks dari bahan-bahan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya dan sangat mudah didapab. Dari latar belakang permasalahan diatas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara frekuensi melihat gambar porno dengan perilaku seks pada remaja dan sejauh mana pengaruh frekuensi melihat gambar porno terhadap perilaku seks remaja. Tujtian penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi melihat gambar porno dengan perilaku seks dan mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap perilaku seks remaja.
Frekuensi melihat gambar porno adalah tingkat keseringan atau kekerapan dalam melihat gambar-gambar bergerak maupun tidak bergerak yang dapat merangsang nafsu birahi. Sedangkan perilaku seks adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik dengan lawan jenis maupun sejenis. Bentuk sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional yang menjelaskan hubungan antara variabel- variabel penelitian yaitu hubungan antara frekuensi melihat gambar porno dengan perilaku seks remaja, serta menguji hipotesa bahwa semakin serirg melihat gambar porno maka perilaku seksnya juga akan sangat terpengaruhi.
Dari analisa yang telah dilakukan didapab hasil r hitung sebesar 0,603 dengan r tabel dalam taraf signifikansi 5% sebesar 0,312, jadi r hitung lebih besar dari pada r tabel, korelasinya positif, maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada korelasi antara frekuensi melihat gambar pomo dengan perilaku seks, dimana semakin sering melihat gambar pomo maka perilaku seksnya juga akan semakin meningkat.
ABSTRACT
A adolescent period is transition period from childhood to adult period that appears on die physical change, attitude and behaviour. These Changes walk along with starting product of gland producing testosterone and progesterone hormone. Physically, The hormones cause the effect of die starting frinction of sexual organs on teenagers. While psychologically, those hormones can give the strong support in order to know sex itself deeper. However, the teenagers do not get the expected education about sex, so they try to satisfy their sense of embittering by browsing or looking for any information about sex from irresponsible materials of its truth and very easy getting information. From the background of the problem above, the research problem in this research is that; is there any relationship or correlation between the frequencies of looking at the pornographic pictures and the sexual behaviour on the teenagers and also, how far die influence of the frequencies in looking at looking at the pornographic pictures and the sexual behaviour on the teenagers. The objective of this research is to know die relationsilip or correlation between the frequencies of looking at the pornographic pictures and the sexual behaviour on the teenagers and also to know how far the influence of pornographic pictures towards sexual behaviour of the teenagers.
The frequency of looking at pornographic pictures is the degree of often frequency in looking at either moved or unmoved picture that will be able to invite the passionate. While sexual behaviour is the whole attitudes that is forced by sexual desires, eiflier from males or females. The sampling from that is used in this research is purposive sampling. The type of this research is correlational qualitative which describes the correlations of the research variables namely the correlation between the frequency of looking at the pornographic picture and the teenagers’ sexual behaviour and also to examine the hypothesis that says that the more of looking at die pornographic picture, so it will give the significance influence towards sexual behaviour of the person.
From die analysis, the writer got the result of r score diat equal to 0,603 with the result of r table in level of significance on 5 % that equal to 0,312, so r score is higher than r table. It means that the correlation is positive. From this result, it can be concluded diat diere is correlation between the frequencies of looking at die pornographic picture with the sexual behaviour of the person. In which the more of looking at the pornographic picture, the sexual behaviour of the person will increase too.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Kurniawati, Endah |
Keywords: | Frekuensi Melihat Gambar Porno; Perilaku seks; The frequency of looking at the pornographic picture; the teenagers |
Departement: | Fakultas Psikologi > Jurusan Psikologi |
Depositing User: | Nada Auliya Sarasawitri |
Date Deposited: | 27 Oct 2023 13:27 |
Last Modified: | 27 Oct 2023 13:27 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/57131 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |