Responsive Banner

Tidak adanya Tanggungjawab Suami sebagai alasan Perceraian: Studi kasus di Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar

Santoso, Joko (2005) Tidak adanya Tanggungjawab Suami sebagai alasan Perceraian: Studi kasus di Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
99210043.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Fenomena berbahaya yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat kecil (keluarga) adalah masalah perceraian, seperti yang terjadi di Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Blitar, dan dari banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian diantaranya tidak adanya tanggungjawab suami yang meliputi nafkah,meninggalkan pihak lain dan selingkuh. Hal inilah yang diangkat dalam skripsi yang berjudul tidak adanya tanggungjawab suami sebagai alasan perceraian di Desa Sumberagung Kecamatan gandusari Kabupaten Blitar.

Tanggungjawab suami merupakan kewajiban yang harus dipenui oleh seorang suami dalam memenuhi semua kebutuhan baik makanan, pakaian dan biaya pendidikan anak- anak guna tercipta keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, dengan adanya perceraian menjadi putus dan hancur ikatan tali perkawinan antara suami dan istri yang gagal melanjutkan hubungan cinta diantara keduanya, dengan mengakhiri ikatan yang selama ini telah terbina dalam sebuah mahligai rumah tangga.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana faktor tidak adanya tanggungjawab suami dapat mempengaruhi timbulnya perceraian dan dampak apa saja yang di timbulkan ketika terjadi perceraian karena tidak adanya tanggungjawab suami di Desa Sumberagung Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan data tertulis dan tidak tertulis (interview) perkawinan dan perceraian di Desa Sumberagung tahun 2003 sampai bulan agustus 2004, selanjutnya metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah metode dokumentasi, observasi dan interview. Untuk metode analisa datanya adalah dengan analisis deskriptif yaitu penyajian data dengan fakta khusus yang di hubungkan dengan ketentuan hukum yang derkaitan dengan tidak adanya tanggungjawab suami.

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa.faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya perceraian karena tidak adanya tanggungjawab suami adalah, tidak ada nafkah, meninggalkan pihak lain dan selingkuh

Dampak perceraian yang muncul adalah terhadap keluarga (anak- anak dan istri), keluarga suami istri dan masyarakat sedangkan upaya yang ditempuh guna mencegah terjadinya perceraian adalah melalui penyuluhan- penyuluhan oleh da’i atau tokoh masyarakat dan menanamkan pentingnya sebuah perkawinan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Smeer, Zeid B
Keywords: Tanggungjawab Suami
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 25 Aug 2023 14:03
Last Modified: 25 Aug 2023 14:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/56037

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item