Responsive Banner

Pengaruh Metode Resitasi (Penugasan) Pendidikan Agama Islam terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMU Negeri I Cerme Gresik

Asiyah, Siti (2003) Pengaruh Metode Resitasi (Penugasan) Pendidikan Agama Islam terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMU Negeri I Cerme Gresik. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
99110816.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (18MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Pendidikan adalah suatu proses untuk menghasilkan manusia berbudaya tinggi untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya di masyarakat. Pendidikan Agama merupakan bagian pendidikan sebagai salah satu alat untuk mencapai tujuan suatu bangsa yaitu: mencerdaskan bangsa. Hal ini termuat dalam UUD 1945 alenia IV: “kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpa darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan pada kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan social, maka disusunlah kemerdekaan itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia,...” .

Mengingat bahwa siswa yang sekolah pada jenjang SMU adalah mereka yang pada umumnya berada pada usia remaja, dimana pada usia remaja seseorang dituntut untuk melaksanakan secara penuh atau yang disebut mukallaf karena telah mencapai umur baligh. Melihat fakta yang ada di sekitar kita bahwa pendidikan di sekolah-sekolah sekarang ini, terutama di sekolah umum sangat minim. Dari permasalahan ini seorang guru dituntut mengefesiensikan jam pelajaran agama yang hanya tersedia dua jam pelajaran dalam satu minggu. Padahal bahan ajar yang disampaikan sangat banyak. Hal ini sangat tidak imbang sekali antara waktu yang tersedia dengan materi yang disampaikan.

Jika seorang guru benar-benar mengiginkan agar tujuanya tercapai secara efektif dan efisien, maka penguasaan materi saja tidak cukup. Di sinilah seorang guru di tuntut agar berhati-hati dalam memilih metode yang hendak digunakan dalam proses belajar mengajar. Dan hendaknya metode yang di gunakan dapat memotivasi dan memberikan kepuasan bagi anak didiknya, karena metode adalah “seni” dalam mengajar. Untuk itulah Penulis tertarik mengadakan penelitian tentang pengaruh metode resitasi (penugasan) Pendidikan Agama Islam terhadap motivasi belajar siswa dan letak lokasi penelitian tersebut adalah di SMU Negeri I Cerme Gresik.

Dalam pembahasan penelitian ini penulis menggunakan dua metode, yaitu metode deduktif dan metode komparatif. Sedangkan metode penelitian yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah kwantitatif yang lebih menekankan pada indeks-indeks dan pengukuran empiris. Adapun yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas dua yang berjumlah 320 siswa. Dari jumlah populasi yang ada penulis hanya mengambil sample 25% saja, yaitu 80 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah metode observasi, metode angket, metode interview dan metode dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisa data yang telah di peroleh peneliti menggunakan rumus product moment.

Setelah penulis mengadakan penelitian pada tanggal 30 juli sampai dengan 10 agustus di SMU Negeri I cerme Gresik dengan melancarkan angket yang terdiri dari dua variabel dengan ketentuan variabel pertama yaitu pernyataan-pernyataan tentang metode resitasi (penugasan) yang digunakan pendidik dalam bidang studi Pendidikan Agama Islam yang terdiri dari 10 item, variabel kedua tentang motivasi belajar siswa juga terdiri dari 10 item. Setelah angket tersebut terjawab, langkah selanjutnya penulis menganalisis hasil jawaban dari responden yang kemudian dianalisis dan dihitung dengan menggunakan rumus product moment. Dari perhitungan tersebut ditemukan hasil sebesar = 0,587.

Dari hasil tersebut kemudian dikonsultasikan pada tabel product moment dengan ketentuan sebagai berikut: apabila r hitung lebih tinggi atau sama dengan r tabel, maka r yang kita peroleh menunjukkan korelasi. Begitu pula sebaliknya. Setelah dikonsultasikan ternyata diperoleh hasil r hitung > dari r tabel 0,587 > 0,286 dengan taraf signifikansi 1%. Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa semakin seringnya guru Pendidikan Agama Islam memberikan tugas, maka siswa akan semakin termotivasi untuk belajar.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Satral, Satral
Keywords: Metode Resitasi (Penugasan); Pendidikan Agama Islam; Motivasi Belajar Siswa
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 21 Aug 2023 14:34
Last Modified: 21 Aug 2023 14:34
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/55853

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item