Sa'diyah, Khalimatus (2005) Pengasuhan Anak di Luar Nikah di Pondok Metal Muslim di Rejoso Kabupaten Pasuruan: Studi kasus Perspektif Inpres No: I Tahun 1991 tentang KHI dan UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
01210102.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (15MB) | Request a copy |
Abstract
ABSTRAK
Pengasuhan anak luar nikah adalah menjaga, merawat, dan mendidik anak segala hal anak-anak yang belum dapat menjaga dan mengatur dirinya sendiri, anak yang diperoleh dari hubungan akad nikah yang tidak sah. Pondok Metal Muslim merupakan lembaga agama Islam yang melakukan pengasuhan anak luar nikah dengan jumlah 95 anak, dimana pengasuhan dilakukan oleh semua santri akan tetapi hanya seorang santri yang bertanggung jawab pada satu anak, agar anak tidak terlantar. Masalah pembiayaan perawatan dan pengasuhan semua ditanggung Ponpes ditambah dari dana JPS untuk perawatan kesehatan, mereka dalam pengasuhan menggunakan cara spiritualitas dan keihlasan.
Tujuan adalah mengetahui konsep pengasuhan anak dan anak luar nikah menurut Perspektif Inpres No : I Tahun 1991 tentang KHI dan UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, mengetahui pengasuhan yang dilakukan Pondok relevan dengan Perspektif Inpres No : I Tahun 1991 tentang KHI dan UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat Pondok dalam pengasuhan anak luar nikah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, sehingga hasil penelitian tidak berupa angka-angka melainkan berupa interpretasi dan kata-kata. Dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus yang dapat dilihat dari permasalahannya. Studi kasus adalah suatu pendekatan untuk mempelajari, menerangkan, atau menginterpretasi suatu kasus dalam konteksnya secara natural tanpa adanya intervensi dari pihak luar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaDari hasil analisa maka konsep pengasuhan anak dan pengasuhan anak luar nikah menurut KHI dan UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak mempunyai fungsi yang sama dalam hal perlindungan anak dimana anak mempunyai hak dan kewajiban yang wajib dipenuhi tetapi juga mempunyai perbedaan masalah pengambilan dasar. Pengasuhan anak yang dilakukan oleh Pondok masih ada hal yang kurang memenuhi bila dilihat dari KHI yaitu tentang penyusuan yang tidak dilakukan oleh ibu, pembiayaan yang tidak dilakukan oleh ayah, batas kedewasaan anak dimana dalam KHI 21 sedangkan pondok 17 tahun akan tetapi bila kita melihat dari segi UU RI No.23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak maka dapat dikatakan memenuhi.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Sj, Fadil |
Keywords: | Pengasuhan; Anak; Luar Nikah |
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
Depositing User: | Moch. Nanda Indra Lexmana |
Date Deposited: | 15 Aug 2023 14:20 |
Last Modified: | 15 Aug 2023 14:20 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/55771 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |