Responsive Banner

Pengaruh konsentrasi Gliserol sebagai pengganti DMSO (Dimethylsulfoxide) dalam pengencer terhadap kualitas Sperma Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.) setelah pembekuan

Hidayah, Wiwin (2005) Pengaruh konsentrasi Gliserol sebagai pengganti DMSO (Dimethylsulfoxide) dalam pengencer terhadap kualitas Sperma Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.) setelah pembekuan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
00130046.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (16MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Salah satu usaha yang dapat menunjang peningkatan kualitas dan kuantitas benih ikan mas (Cyprinus carpio L.) adalah dengan melakukan penyimpanan garnet terutama dalam bentuk sperma beku. Untuk menghindari kejutan dingin {cold shock) selama proses pembekuan sperma tersebut, maka pada bahan pengencer harus ditambahkan zat anti beku (cryoprotectant) yaitu DMSO. Penggunaan DMSO sebagai cryoprotectan bisa digantikan dengan gliserol karena gliserol mempunyai fungsi yang sama dengan DMSO yaitu sebagai bahan cryoprotectan yang dapat mengikat air dan menurunkan titik beku larutan serta mengurangi pembentukan kristal es dengan demikian kerusakan spermatozoa dapat dikurangi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gliserol sebagai pengganti DMSO (.Dimethylsulfoxide) dalam pengencer terhadap kualitas sperma ikan mas (٠Cyprinus carpio L.) setelah pembekuan.

Sperma uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah sperma ikan mas ('Cyprinus carpio L.) yang telah matang gonad, diambil dengan cara d [stripping yang berasal dari Balai Benih Ikan (BBI) Punten Batu Jawa Timur.

Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Balai Inseminasi Buatan (BIB) Singosari kabupaten Malang pada tanggal 7-14 Maret 2005. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dengan 4 kali k ulangan. Parameter utama yang diukur adalah motilitas individu dan prosentase hidup spermatozoa, sedangkan parameter penunjang yang diukur adalah kualitas spenna segar yang meliputi: warna, pH, konsentrasi, motilitas massa, motilitas individu. Analisis hasil penelitian menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan dilanjutkan dengan BNT 5 %.

Berdasarkan hasil penelitian selama penelitian diperoleh data motilitas individu dan prosentase hidup spermatozoa setelah pembekuan, motilitas individu dan prosentase hidup spermatozoa tertinggi diperoleh pada perlakuan P3 (konsentrasi Gliserol 15 %) dengan motilitas sebesar 45 % dan persentase hidup sebesar 78,8 %. Motilitas individu dan prosentase hidup terendah diperoleh pada perlakuan P4 (konsentrasi Gliserol 20 %) dengan motilitas sebesar 37,5 % dan prosentase hidup sebesar 61,6 %.

Dari hasil penelitian dapat disarankan bahwa konsentrasi gliserol 15 % dalam pengencer dapat digunakan sebagai cryoprotectant pada proses pembekuan dan untuk mengetahui apakah penilaian kualitas sperma secara makro maupun mikro menghasilkan benih yang bagus maka perlu dilakukan penelitian lanjutan yaitu uji biologis antara lain uji daya tetas dan kelulushidupan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Muchtaromah, Bayyinatul
Keywords: Konsentrasi Gliserol; DMSO; Kualitas sperma Ikan Mas (Cyprinus carpio ٠١،ا
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 21 Aug 2023 14:29
Last Modified: 21 Aug 2023 14:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/55643

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item