Responsive Banner

Pelaksanaan Mendamaikan Perkara Perceraian oleh Advokat berdasarkan Kode Etik Advokat: Studi kasus Anggota IKADIN Malang

Lukitaningsih, Lukitaningsih (2005) Pelaksanaan Mendamaikan Perkara Perceraian oleh Advokat berdasarkan Kode Etik Advokat: Studi kasus Anggota IKADIN Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
01210002.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Masalah yang diteliti adalah berkaitan dengan metode mendamaikan dalam perkara percaraian yang dilakukan oleh advokat, dan sudah tercantum dalam Undang-undang Kode Etik Advokat. Latar belakang penelitian ini adalah penulis melihat kurang bertanggung jawabnya para penegak hukum di Indonesia, dan semakin meningkatnya jumlah perceraian, yang juga tidak luput dari peranan para penegak hukum seperti jaksa, hakim, dan advokat. Selain metode mendamaikan juga dijelaskan kendala-kendala yang dialami advokat dalam setiap mengadakan perdamaian masalah perceraian. Mendamaikan merupakan kewajiban pertama setiap advokat, agar perceraian tersebut tidak dilakukan oleh mereka yang akan bercerai dengan mengingatkan pada mereka bahwa anak adalah korban dari sebuah perceraian. Penelitian ini dibatasi pada anggota advokat di Ikadin Malang karena anggota Ikadin Malang mempunyai anggota terbesar di Malang yaitu berjumlah 167 orang.

Penelitian ini merupakan penelitian empiris, yaitu penelitian yang diperoleh melalui pengalaman dan dapat memberikan pengetahuan yang benar. Sumber datanya yaitu data primer yang mana bertemu langsung dengan anggota advokat Ikadin Malang dan data sekunder yaitu berupa buku-buku dan literatur yang berhubungan dengan pembahasan. Penelitian ini memakai sampel bertujuan (Purposive Sampling), dimana diambil 4 orang sebagai sampel, karena mereka merupakan anggota advokat yang berhasil mendamaikan klien, mereka juga berprofesi lama sebagai advokat, dan mempunyai banyak pengalaman dalam advokasi.

Setelah data terkumpul, maka data-data yang bersifat kualitatif diolah dengan metode induksi, yaitu metode yang berangkat dari teori-teori yang bersifat khusus kemudian dikemukakan kenyataan-kenyataan yang bersifat umum. Teori advokat dalam mendamaikan perkara perceraian diungkapkan dalam pembahasan, kemudian kenyataan di lapangan diungkapkan dalam hasil penelitian.

Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa setiap advokat di Ikadin Malang dalam menyelesaikan perkara perceraian, hampir semuanya melakukan proses perdamaian terlebih dahulu. Metode advokat sama dengan metode hakim dalam mendamaikan perkara perceraian. Kendala-kendala advokat dalam mendamaikan berasal dari pihak keluarganya sendiri dan pihak la١van yang tidak setujujika perdamaian itu dilakukan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Herry, Musleh
Keywords: Mendamaikan Perkara Perceraian; Advokat; Kode Etik Advokat; IKADIN Malang
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 15 Aug 2023 14:23
Last Modified: 15 Aug 2023 14:23
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/55610

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item