Implementasi pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik pada tema pahlawanku di Kelas 4 SDN Ketawanggede

Dirgantari, Shellya Khabib (2015) Implementasi pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik pada tema pahlawanku di Kelas 4 SDN Ketawanggede. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11140020.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB)

Abstract

INDONESIA:

Pembelajaran tematik merupakan salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang mengaitkan beberapa mata pelajaran menjadi satu kesatuan tema dengan tujuan agar peserta didik memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang utuh. Menurut paparan wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam konsep dan implementasi kurikulum 2013 mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 ini merupakan pengembangan dari kurikulum KTSP. Dalam implementasinya, kurikulum 2013 menggunakan pendekatan yang mengkombinasikan proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi, menjadi mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Pendekatan ini disebut dengan pendekatan saintifik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1)Untuk mengetahui pembelajaran tematik dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional kelas IVB SDN Ketawanggede Malang (2)Untuk mengetahui pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik kelas IVA SDN Ketawanggede Malang (3)Untuk mengetahui perbandingan hasil pembelajaran tematik dengan menggunakan Model Pembelajaran Konvensional dan pendekatan saintifik kelas IV SDN Ketawanggede Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen kuasi pada desain nonrandomized control-group pretest-posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 2 (dua) kelas, yaitu kelas eksperimen (IV A) dan kelas kontrol (IV B). Hasil belajar kelompok tersebut berupa nilai yang diperoleh dari pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan untuk mendeskripsikan data yaitu dengan teknik analisis data deskriptif yang meliputi: modus, median, mean, dan varians. Kemudian dilakukan uji persyaratan analisis dengan uji homogenitas dan uji normalitas. Kemudian untuk menguji hipotesis perbedaan hasil belajar siswa digunakan statistik parametris dengan uji t-test. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) Proses pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik membuat peserta didik aktif dan terhindar dari pembelajaran yang monoton. (2) Proses pembelajaran tematik dengan menggunakan model pembelajaran langsung membuat peserta didik pasif dan mengakibatkan pembelajaran terkesan monoton. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas IVA dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan selisih nilai rata-rata sebesar 34,11 dan kelas IVB yang tidak menggunakan pendekatan saintifik dengan selisih nilai rata-rata sebesar 24,63 pada pembelajaran 4 tema 5

ENGLISH:

Thematic learning is one instructional approach that links several subjects into one unified theme with the aim that students acquire the knowledge, skills, and attitudes intact. According exposure deputy Minister of Education and Cultural Affairs in the concept and implementation of the 2013 curriculum revealed that the 2013 curriculum is the development of the KTSP curriculum. In implementation, the 2013 curriculum using an approach that combines process of exploration, elaboration and confirmation, be observe, ask, reason, try, and communicate. This approach is called a scientific approach. The purpose of this research is to (1) To explain the thematic learning using Direct Instruction Learning Model B-Fourth Grade SDN Ketawanggede Malang (2) To explain the thematic learning using Scientific Approach A-Fourth Grade SDN Ketawanggede Malang (3) To compare in the thematic learning outcomes using Direct Instruction Learning Model and Scientific Approach Fourth Grade SDN Ketawanggede Malang.

This research use quantitative approach with quasi experimental method on nonrandomized design of control-group pretest-posttest. The subjects were students of fourth grade consisting of two classes, experiment class (IV A) and control class (IV B). The treatment is given in the experimental class by giving Direct Instruction learning model, while the control class learning is done with conventional learning model. Results of the study group as a value obtained from the pretest and posttest. The data analysis technique that is used to describe the data that is descriptive data analysis techniques that include: mode, median, mean, and variance. Then test the homogeneity test requirements analysis and test for normality. Then, to test the hypothesis of differences in learning outcomes of students used parametric statistics with t-test. From the analysis of the data indicate that: (1) thematic learning process using a scientific approach make learners active and avoid the monotony of learning. (2) thematic learning process using direct learning model create passive learners and lead to learning monotonous. (3) There are differences in learning outcomes between A-Fourth Grade using scientific approach with the difference in value an average of 34.11 and B-Fourth Grade that do not use scientific approach with the difference in value an average of 24.63 in learning 4 theme 5.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Bashith, Abdul
Keywords: Implementasi Pembelajaran Tematik; Pendekatan Saintifik; The Implementation Of Thematic Learning; Scientific Approach
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 13 Dec 2016 02:29
Last Modified: 13 Dec 2016 02:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5377

Actions (login required)

View Item View Item