Responsive Banner

Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai Pluralisme agama pada siswa SMP Negeri 16 di Malang

Irsyad, Nurul Hidayah (2012) Upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai Pluralisme agama pada siswa SMP Negeri 16 di Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
08110180.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Berbicara mengenai kehidupan keagamaan di sekolah, maka akan menggiring pemahaman setiap orang bahwa, sekolah tak ubahnya sebagai sebuah laboratorium pluralisme. Begitu pula halnya SMP Negeri 16 Malang, adalah sebuah lembaga pendidikan menengah yang merangkul berbagai macam peserta didik dengan berbagai macam latar belakang agama maupun etnis. Perbedaan latar belakang agama dan etnis yang terdapat pada masing-masing individu masyarakat sekolah tersebut kemudian disikapi, disadari serta diterima dengan ketulusan hati, sehingga melahirkan sebuah masyarakat sekolah yang harmonis. Akan tetapi, sebenarnya kesadaran akan kemajemukan itu seharusnya tidak hanya ada pada guru atau staf pengajar saja, melainkan juga harus ditanamkan pada diri setiap peserta didik, sehingga peserta didik tidak hanya tahu bahwa mereka hidup dalam kemajemukan agama, tapi mereka juga mengetahui nilai-nilai yang tersembunyi di balik realitas pluralisme agama di sekolahnya dan pada gilirannya mereka mampu mengaplikasikannya dalam bentuk prilaku sehari-hari.

Sejauh ini, usaha penanaman nilai-nilai kemanusiaan yang dikembangkan di SMP Negeri 16 Malang relatif sama dengan lembaga pendidikan umum lainnya, yaitu dengan menambahkan muatan kurikulum kelompok mata pelajaran estetika, dan belum diarahkan sepenuhnya pada pembentukan pribadi peserta didik yang pluralis. Peserta didik hanya dididik dan diarahkan untuk dapat saling menghormati, sementara mereka tidak memahami secara mendalam akan arti nilai saling menghormati terebut. Tidak salah jika mereka terkadang saling menghargai, tapi ketika mendengar isu-isu yang tak bertanggung jawab, mereka juga dapat bertindak anarkis, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Hal inilah yang yang mungkin belum disadari oleh lembaga pendidikan secara umum, sehingga sampai saat ini lembaga pendidikan selalu menjadi sorotan ketika terjadi berbagai fenomena tindak kekerasan di masyarakat. Oleh karena itu, peneliti merasa tertarik dan tergugah untuk melakukan penelitian tentang proses penanaman nilai-nilai pluralisme agama yang terdapat pada lembaga pendidikan umum, dalam hal ini SMP Negeri 16 Malang, dengan harapan dapat mengungkap nilai-nilai di balik realita pluralisme agama di sekolah tersebut. Adapun fokus penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana keharmonisan beragama di SMP Negeri 16 Malang?, 2) Bagaimana upaya guru PAI dalam menanamkan pemahaman tentang nilai pluralisme beragama pada siswa SMP Negeri 16 Malang?, dan 3) Bagaimana kondisi pluralisme pada siswa SMP Negeri 16 Malang?

Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk memeperoleh gambaran secara mendalam tentang: 1) Keharmonisan beragama di SMP Negeri 16 Malang, 2) Upaya Guru PAI dalam Menanamkan Pemahaman Nilai Pluralisme Agama pada Siswa SMP Negeri 16 Malang, dan 3) Untuk mengetahui kondisi pluralisme pada siswa SMP Negeri 16 Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik penelitian yang meliputi: wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan keabsahan datanya akan diperkuat dengan melakukan pengecekan data menggunakan teknik tringulasi dan menggunakan bahan referensi.

Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Keharmonisan beragama di SMP Negeri 16 Malang tercermin dalam: 1) Tingkah laku keseharian siswa dan tidak pernah terjadi konflik atas nama agama, 2) tidak membeda-bedakan dalam pemberian hak kepada setiap individu, 3) saling menghormati, dan 4) saling menghargai. Kedua, upaya yang dilakukan guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam menanamkan pemahaman nilai-nilai pluralisme agama di SMP Negeri 16 Malang di antaranya: 1) Dengan cara mengembangkan silabus, 2) Dengan adanya kegiatan keagamaan yang mampu menumbuhkan kesadaran pluralisme pada siswa, 3) Pada saat jam pelajaran menyertakan film yang mempunyai tema pluralisme, dan 4) Memberikan pemahaman-pemahan pada siswa pada saat pelajaran agama Islam. Ketiga: kondisi pluralisme pada siswa SMP Negeri 16 Malang adalah: 1) Terlihat dari latar belakang agama siswa dan guru yang berbeda-beda, yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen katolik, Hindu dan Budha. 2) Tidak adanya konflik antar umat beragama, 3) Meminimalisir perbedaan- perbedaan dengan mengedepankan persamaan-persamaan.

ABSTRACT

Talking about religious at school, it will lead the understanding of everyone that, school as not a laboratory of pluralism. Similarly, Junior High School Students 16 Malang, is a educational institution which embraces a wide range of students with different religious and ethnic backgrounds. Differences in religious backgrounds and ethnic found in each individual school communities are then addressed, recognized and accepted with sincerity, so that gave a harmonious school community. However, actualy awareness of the diversity that should not exist only on the teacher or teaching staff, but also must be instilled in every student, so that learners not only know that they live in religious pluralism, but they also know the values hidden in the reality of religious pluralism in school and in turn they are able to apply it in everyday behavior.

So far, the effort of planting human values which developed at the Junior High School 16 Malang relatively similar to other public educational institutions, namely by adding a curriculum subject groups aesthetics, and not directed entirely on the personal creation of pluralistic learners. Learners are educated and geared only to be mutual respect, while they do not understand in depth the meaning of the value of mutual respect for the stretcher. No one if they respect each other sometimes, but when he heard the issues that can not be responsible, they can also act anarchists, both in school and in society. This is what is probably not recognized by educational institutions in general, so far this institution has always been the spotlight when the various phenomena of violence in society. Therefore, the researchers were interested and inspired to do research on the cultivation of the values of religious pluralism found in the general education institutions, in this case the Junior High School Students 16 Malang hoping to reveal the values behind the reality of religious pluralism in the schools . The focus of this study include: 1) How do religious harmony in the Junior High School 16 Malang?, 2) How is Islamic Teachers Education efforts in instilling an understanding of the value of religious pluralism at students of Students Junior High School 16 Malang?, And 3) What is the condition of pluralism of students of Junior High School 16 Malang?

While the purpose of this study was to obtain overview in-depth of: 1) Religious harmony in the Junior High School 16 Malang, 2) Teacher efforts PAI in Value Investing Understanding Religious Pluralism in Junior High School Students16 Malang, and 3) To determine the condition of pluralism at Students Junior High School 16 Malang country.

This study used a qualitative approach using research techniques include: interviews, observation and documentation study. Data analysis techniques used in this study is a analysis techniques qualitative descriptive. While the validity of the data will be confirmed by checking the data using techniques tringulasi and use reference materials.

The results of this study are: First, the religious harmony in the Junior High School 16 Malang is reflected in: 1) the daily behavior of students and was never a conflict in the name of religion, 2) not discriminate in granting rights to individuals, 3) mutual respect, and 4) mutual respect. Second, the efforts of Islamic Religious Education Teachers in instilling an understanding of the values of religious pluralism in Junior High School Students Malang 16 of them: 1) By way of developing the syllabus, 2) With the religious pluralism that is able to raise awareness in students, 3 ) At the time of class to include films that have themes of pluralism, and 4) Provide an understanding students during a lesson of Islam. Third: the condition of pluralism on the students of Junior High School Students Malang 16 are: 1) Seen from the religious backgrounds of students and teachers are different, namely Islam, Protestantism, Catholic Christianity, Hinduism and Buddhism. 2) The absence of sectarian conflict, 3) Minimize the differences with the advanced equations.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zainuddin, M
Keywords: Guru Pendidikan Agama Islam; Nilai-nilai Pluralisme Agama dan Keharmonisan Beragama; Teacher Islamic Education Religion; Values of Religious Pluralism and Religious Harmony.
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Meirisa Anggraeni
Date Deposited: 27 Jul 2023 09:25
Last Modified: 27 Jul 2023 09:25
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/53463

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item