Marbun, Yorgita Naully (2023) Analisis kerawanan bencana gempabumi di permukaan menggunakan metode PSHA di Malang Raya. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
![]() |
Text (Fulltext)
19640067.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 20 July 2025. Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
INDONESIA:
Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dipengaruhi oleh pergerakan lempeng yang tidak mampu menahan energi dari deformasi batuan sehingga energi dilepaskan berupa gempa bumi. Malang Raya merupakan wilayah yang sangat berpotensi terhadap bencana gempa bumi karena berdekatan dengan zona subduksi pertemuan lempeng aktif Indoaustralia dengan lempeng Eurasia. Malang Raya terletak di metrolopolitan Jawa Timur yang berpenduduk padat, pembangunan infrastuktur yang sangat signifikan setiap tahunnya, dan berpenduduk padat. Bencana gempa bumi tidak dapat diprediksi kapan terjadinya dan seberapa kekuatannya namun dapat diantisipasi dampak bencananya dengan adanya mitigasi bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan nilai spektra percepatan tanah maksimum pada T=0.2 detik dan T=1 detik di Wilayah Malang Raya untuk di batuan dasar dan di permukaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) dengan menggunakan software R Crisis. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini yaitu dengan dilakukannya decluster data gempa sehingga menghasilkan nilai a dan b valeu kemudian dilakukan digitasi sumber gempa yakni sumber gempa subduksi, patahan dan background. Sebaran spektra percepatan tanah di batuan dasar menghasilkan pada T = 0,2 detik memiliki rentang nilai 0.302 - 0.444 dan pada kondisi T = 1 detik memiliki rentang nilai 0.177 - 0.277. Sedangkan sebaran nilai spektra di permukaan pada kondisi T=0.2 detik memiliki rentang antara 0.302 - 0.551. Daerah yang menunjukan nilai kerawanan bencana gempa bumi tertinggi terdapat pada wilayah disekitar pesisir selatan Malang Raya karena berdekatan dengan sumber gempa. Sedangkan di wilayah bagian utara juga terdapat kenaikan nilai spektra percepatan dikarenakan berdekatan dengan sumber gempa patahan.
ENGLISH:
Earthquakes are natural disasters that frequently occur in Indonesia, influenced by the movement of tectonic plates that cannot withstand the energy from rock deformation, resulting in the release of seismic energy. Malang Raya is a region that is highly prone to earthquakes due to its proximity to the subduction zone where the active Indo-Australian plate meets the Eurasian plate. Malang Raya is located in the metropolitan area of East Java, densely populated with significant infrastructure development every year. Earthquakes cannot be predicted in terms of when and how strong they will be, but their impacts can be mitigated through disaster mitigation measures. The aim of this research is to map the maximum ground acceleration spectra values at T=0.2 seconds and T=1 second in the Malang Raya region, both at the bedrock and surface levels. The method used in this research is Probabilistic Seismic Hazard Analysis (PSHA) using R Crisis software. The results obtained from this research include declustering earthquake data to determine the a and b values, followed by digitization of earthquake sources, including subduction earthquakes, fault earthquakes, and background earthquakes. The distribution of ground acceleration spectra at the bedrock level ranges from 0.302 to 0.444 for T=0.2 seconds and from 0.177 to 0.277 for T=1 second. Meanwhile, the distribution of spectra values at the surface level for T=0.2 seconds ranges from 0.302 to 0.551. The areas with the highest earthquake hazard vulnerability are found in the coastal areas of southern Malang Raya due to their proximity to earthquake sources. Additionally, there is an increase in acceleration spectra values in the northern part of the region due to its proximity to fault earthquake sources.
ARABIC:
يؤدي إلى إطلاق الطاقة على شكل زلزال. منطقة مالانغ رايا لديها إمكانية كبيرة لحدوث زلزال بسبب قربها من منطقة الغمرة حيث تلتقي الصفائح النشطة لإندوأستراليا وصفيحة يوراسيا. تقع منطقة مالانغ رايا في متروبوليتان جاوة الشرقية التي تعتبر مكتظة السكان وتشهد بنية تحتية ضخمة تطور سنويًا وكثافة سكانية عالية. لا يمكن توقع متى وكم قوة حدوث الزلزال، ولكن يمكن التصدي لآثار الكارثة من خلال اتخاذ تدابير مواجهة الكوارث. يهدف هذا البحث إلى رسم خريطة قيم سبيكتر الإسراع الأرضي القصوى في الفترات الزمنية 0.2 ثانية و 1 ثانية في منطقة مالانغ رايا على الصخور الأساسية وعلى سطح الأرض. تم استخدام طريقة تحليل المخاطر الزلزالية الاحتمالية (PSHA) باستخدام برنامج R Crisis في هذا البحث. أظهرت النتائج التي تم الحصول عليها في هذا البحث أنه عند قيامنا بفصل بيانات الزلازل، حصلنا على قيمة a و b، ثم تم توضيح مصدر الزلازل من خلال ترصيع المصادر المتعلقة بالغمرة والكسور والخلفية. أظهر توزيع سبيكتر الإسراع الأرضي على الصخور الأساسية نطاق قيم بين 0.302 و 0.444 عند T = 0.2 ثانية ونطاق قيم بين 0.177 و 0.277 عند T = 1 ثان
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Supervisor: | Basid, Abdul and Abtokhi, Ahmad |
Keywords: | bencana gempabumi; PSHA; earthquakes hazard; Malang; الخطر الزلزالي، PSHA، مالانغ |
Subjects: | 04 EARTH SCIENCES > 0404 Geophysics > 040407 Seismology and Seismic Exploration |
Departement: | Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika |
Depositing User: | Yorgita Naully M |
Date Deposited: | 18 Jul 2023 14:09 |
Last Modified: | 31 Oct 2023 10:02 |
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/53432 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |