Responsive Banner

Manajemen Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah - NTB

Ali, Muhammad (2012) Manajemen Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah - NTB. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
10710072.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Salah satu tanggung jawab yang dibebankan kepada Guru Pendidikan Agama Islam adalah menjadikan siswa dapat membaca Al-Qur’an secara tartil sesuai dengan ilmu tajwid serta mengembangkan kemampuan membaca, menulis dan memahami Al- Qur’an melalui proses pendidikan dan pembudayaan. Oleh karena itu maka berbagai faktor pendorong seperti dorongan kepala sekolah, guru dan siswa sangat dibutuhkan dalam pengembangan budaya membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu berbagai upaya manajerial yang harus dilakukan untuk mengelola kegiatan membaca Al-Qur’an, seperti menyusun perencanaan, pengorganisasian dan pengarahan serta proses pengendalian. Meskipun dalam proses pengembangan budaya membaca Al-Qur’an memiliki kendala- kendala seperti kendala dari segi sarana dan prasarana, kemampuan manajerial, dan minimnya dukungan orang tua siswa.

Ada tiga tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini yaitu : 1. Untuk mendiskripsikan faktor-faktor pendorong pengembangan budaya membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah, 2. Untuk mendiskripsikan upaya guru pendidikan Agama Islam dalam memanaj pengembangan budaya membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah, 3. Untuk mendiskripsikan kendala- kendala yang diahdapi dalam pengembangan budaya membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah serta cara mengatasinya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan menggunakan tehnik wawancara, observasi dan dokumentasi, interpretasi data menggunakan persepektif fenomenologis. Data yang terkumpul diperiksa keabsahannya dengan pengecekan data menggunakan trianggulasi, diskusi sejawat dan pemeriksaan kesimpulan.

Dari hasil analisis data dalam penelitian ini didapatkan bahwa Manajemen Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Budaya Membaca Al-Qur’an di SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah – NTB dapat dikatagorikan telah berjalan sesuai dengan yang diprogramkan dalam perencanaan meskipun masih terdapat kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Hal tersebut terlihat dari kuatnya dorongan dari kepala sekolah, para guru dan siswa terhadap guru Pendidikan Agama Islam dalam upaya memanaj pengembangan budaya membaca Al-Qur’an yang dimulai dari perencanaan, pengorganisasian dan pengarahan serta pengendalian yang telah dilakukan dengan dibantu oleh kepala sekolah dan guru mata pelajaran lainnya.

Sementara itu masih terdapat sejumlah kendala yang menghambat dalam pelaksanaan pengembangan budaya membaca Al-Qur’an yang meliputi faktor sarana prasarana seperti belum adanya mushalla dan kurangnya buku bacaan agama Islam. Terkait dengan kurangnya kemampuan manajerial guru Pendidikan Agama Islam dalam mengelola dan mengembangkan budaya membaca Al-Qur’an belum sebanding dengan tuntutan tugas yang dibebankan dalam pengembangan kegiatan keagamaan di sekolah. Sedangkan minimnya dukungan orang tua siswa berkaitan dengan lemahnya sistem kontrol orang tua terhadap anak di luar jam sekolah sehingga serangkaian program kegiatan tambahan menjadi terhambat karena ketidakaktifannya.

Untuk mengantisipasi kurangnya sarana dan prasarana seperti belum adanya mushalla sekolah menyediakan tempat melakukan kegiatan keagamaan berupa ruang labratorium PAI yang ukurannya masih sangat minim, sehingga hanya dapat dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan dengan jumlah yang sedikit. Sedangkan untuk kegiatan yang jumlahnya banyak maka guru agama mengajak siswanya melaksanakan kegiatan ke masjid yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan sekolah. Terkait dengan kurangnya buku-buku bacaan agama sekolah mengantisipasinya dengan mengajak siswanya pergi berkunjung ke perpustakaan bahkan kepala sekolah menganjurkan siswanya untuk membeli buku di toko-toko. Sedangkan untuk mengantisipasi minimnya kemampuan manajerial guru Pendidikan Agama Islam kepala sekolah menyarankan agar mau belajar baik dari buku-buku, bertanya ke sekolah-sekolah lainnya. Di samping itu kepala sekolah membimbing dan mendampingi secara langsung tentang sesuatu yang kurang dipahami. Terkait dengan kurangnya dukungan orang tua siswa, kepala sekolah melalui komite sekolah mengajak wali murid untuk duduk bersama merumuskan program kegiatan yang terkait dengan pentingnya program pengembangan minat dan bakat siswa di sekolah.

ABSTRACT

One of the responsibilities imposed on the Islamic Education teachers in addition to the learning process for students is to make students able to read the Quran with tajwid tartil according to science and to develop the ability to read, write and understand the Quran through the acculturation process. Therefore, the various driving factors such as the urge principals, teachers and students is needed in the development of the culture of reading the Quran. As well as any managerial efforts should be made to manage the activities of reading the Quran, such as planning, organizing and directing and controlling the process. Although the process of developing the culture of reading the Quran have constraints such as constraints in terms of facilities and infrastructure, managerial skills, and lack of parental support of students.

There are three objectives that are expected in this study are: 1. To describe the factors driving the development of the culture of reading the Quran in SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah, 2. To describe the efforts of Islamic education teachers in the development of cultural memanaj read the Qur'an in SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah, 3. To describe the obstacles in the development of cultural diahdapi read the Qur'an in SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah and how to overcome them.

This study used a qualitative approach. Data collection using the interview technique, observation and documentation, interpretation of data using a phenomenological perspective. The data collected was examined by checking the validity of the data using triangulation, peer discussion and examination conclusions.

From the results of data analysis in this study found that the Management teacher Islamic Education In Developing Cultural Reading the Qur'an in SMP Negeri 3 Praya Tengah Lombok Tengah - NTB can be categorized has been run in accordance with the programmed in the planning, although still there are obstacles to implementation. This is evident from the strong encouragement from principals, teachers and students of the Islamic Education teachers in the development of cultural memanaj effort to read Al-Qur'an starting from planning, organizing and directing and controlling that have been conducted with the assistance of school principals and teachers other subjects.

Meanwhile, there are a number of obstacles that hinder the development of reading culture in the implementation of the Qur'an which includes factors such as lack of infrastructure and lack of reading materials mosque of Islam. Associated with a lack of managerial skills teacher of Islamic education in managing and developing a culture of reading the Quran is not comparable with the demands of the tasks assigned in the development of religious activities in schools. While the lack of support of parents related to lack of parental control system for children outside school hours so that a series of additional program activities to be hampered by lack of inactivity.

To anticipate the lack of facilities and infrastructure such as the absence of school prayer room provides a place of religious activity of PAI labratorium space whose size is very limited, so it can only be used for activities in small quantities. While for many of the activities of a number of religious teachers bring their students to carry it out to the mosque not too far away to school. Associated with the lack of books of religious schools by encouraging students to go anticipated visit to the library and school principals to encourage their students to buy books in stores. Meanwhile, to anticipate the lack of managerial skills of teachers of Islamic Religious Education recommends that school principals want to learn either from books, asked other schools. Guide and assist principals directly about something that is poorly understood. Associated with lack of parental support of students, the school principal through the school committee invites parents to sit together to formulate a program of activities related to the importance of program development interests and talents of students at the school.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Muhaimin, Muhaimin and Abidin, Munirul
Keywords: Manajemen; Guru Pendidikan Agama Islam; Pengembangan budaya Membaca Al-Qur’an; Management; Master of Islamic Religious Education; Development of Al- Quran Reading culture
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 20 Jul 2023 10:29
Last Modified: 20 Jul 2023 10:29
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/53338

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item