Responsive Banner

Implementasi Sistem Mu’allimien (Kurikulum Integral) untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep

Djunaidi, Djunaidi (2012) Implementasi Sistem Mu’allimien (Kurikulum Integral) untuk meningkatkan kualitas Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
10710010.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Sistem mu‟allimien (kurikulum integral) merupakan salah satu alterrnatif kebijakan pendidikan dalam keikutsertaan mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena Secara umum implementasi pendidikan sistem mu‟allimien (kurikulum integral) menyangkut tiga aspek yakni Mu’amalah Ma’alllah (hubungan manusia dengan Tuhannya), Mu’amalah Ma’annas (hubungan manusia dengan manusia), serta Mu’amalah Ma’albiah (hubungan manusia dengan lingkungan).

Penelitian inibertujuan untuk menganalisis, memahami, dan mendeskripsikan tentang: Sistem Mu‟allimien (Kurikulum Integral) yang di kembangkan di pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep, dengan fokus mencakup: (1) pengembangan sistem mu‟allimien (Kurikulum Integral), (2) Implementasinya, (3) Faktor-faktor pendukung dan penghambatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, yang dilakukan pondok pesantren Al Amien Prenduan Sumenep.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus (case studies). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknis analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan cara perpanjangan keikutsertaan peneliti; teknik triangulasi dengan menggunakan berbagai sumber, teori, dan metode; dan ketekunan pengamatan. Informan penelitian yaitu pengasuh pondok (Raisul Ma’had), Pengasuh TMI (Mudir), Pengasuh umum (Mudir ‘Aam), kepala Sekolah(Mudir Marhalah),dan Guru (Ustadz).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sistem mu‟allimien dari awal telah membuktikan bahwa out put yang dihasilkan mampu bersaing dan berkiprah di tengah masyarakat secara luas dalam berbagai macam corak profesi. Karena sistem mu‟allimien (kurikulum integral) sebagai “kurikulum hidup dan kehidupan”; (2) Pendidikan mu‟allimien dikelompokkan pada 4 jenis program, yaitu program intra kurikuler, ekstra kurikuler, ko-kurikuler, serta program bimbingan dan penyuluhan; (3) Faktor Pendukung :Keteladanan Kiyai dan guru- guru, Sarana prasarana lumayan memadai, Infrastruktur yang cukup baik, manajemen moderntelah diaplikasikan dan disempurnakan dalam rentang waktu yang relatif lama; (4) Faktor Penghambat :Perubahan personalia, kuantitas dan kualitas SDM masih kurang, ketersediaan sarana masih kurang, platform dan tradisi yang relatif seragam itu juga menimbulkan persoalan. Karena diasumsikan bahwa setiap personel di TMI memahami tugas-tugas manajerialnya dengan baik.

ABSTRACT

Mu'allimien system (integral curriculum) is one of the education policy in a participatory alternatif intellectual life of the nation. Since the implementation of the general education system mu'allimien (integral curriculum) concerning three aspects namely mu'amalah ma'alllah (man's relationship with God), mu'amalah ma'annas (man's relationship to man), and mu'amalah ma'albiah (man's relationship with the environment).

This study aims to analyze, understand and describe the: System Mu'allimien (Integral Curriculum) that was developed in the Al Amien boarding school Prenduan Sumenep, with focus include: (1) development system mu'allimien (Integral Curriculum), (2 ) implementation, (3) factors supporting and inhibiting to improve the quality of Islamic education, which made Al Amien boarding school Prenduan Sumenep.

This study used a qualitative approach with case study design. Data collection was done by using in-depth interviews, participant observation, and documentation. Technical analysis includes data reduction, data presentation, and conclusion, checking the validity of the findings made by way of extension of the participation of researchers; triangulation techniques using a variety of sources, theories, and methods, and persistence of observation. Research informants are boarding school leaders (Raisul Ma'had), Director of TMI (Mudir), general director of TMI (Mudir 'Aam), headmaster of TMI (Mudir Marhalah), and teacher of TMI (Ustadz).

The results showed that: (1) System mu'allimien from the beginning has been proved that the resulting output can compete and take part in the wider community in a variety of shades of professions. Because the system mu'allimien (integral curriculum) as "life and living curriculum", (2) Education mu'allimien grouped in four types of programs, they are intra-curricular program, extra- curricular, co-curricular activities, as well as guidance and counseling program, (3) Supporting Factors: Modeling chaplain and teacher, quite adequate infrastructure facilities, infrastructure is quite good, modern management has been applied and refined in a relatively long period of time, (4) Obstacles: personnel changes, the quantity and quality of human resources is still lacking, availability of facilitiesare lacking, platforms and relatively uniform tradition that also cause problems. Since it is assumed that the personnel at TMI understand managerial tasks well.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Rahardjo, Mudjia and Susanto, Djoko
Keywords: Implementasi sistem mu’allimien; kualitas pendidikan Islam; pondok pesantren; Implementation mu'allimien system; the quality of Islamic education,Boarding School
Departement: Sekolah Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 20 Jul 2023 10:28
Last Modified: 20 Jul 2023 10:28
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/53268

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item