Responsive Banner

Peran guru agama dalam meningkatkan kerukunan siswa antar agama di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu

Rini, Dwi Candra (2015) Peran guru agama dalam meningkatkan kerukunan siswa antar agama di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11110210.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Sebuah lingkungan yang multikultur, dimana terdapat berbagai macam keberagaman seperti etnis, agama, dan sebagainya sangat membutuhkan perhatian khusus oleh masyarakat. Perbedaan latar belakang seringkali memicu konflik dimata masyarakat. Oleh sebab itu, pendidikan yang baik sangat dibutuhkan agar terjadi suatu kerukunan dan menjadi lingkungan yang harmonis.

Seperti halnya di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu ini, yang lingkungannya bagaikan Indonesia mini, dimana terdapat keberagaman suku dan agama. Oleh sebab itu, peran guru agama sangat dibutuhkan, melihat guru agama juga sebagai pemuka agama bagi anak didiknya. Dengan adanya pendidikan yang baik, diharapkan anak didik dapat mengimplementasikan apa yang ia dapat dikehidupannya kelak.

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: 1) peran guru agama dalam meningkatkan kerukunan siswa antar agama di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu, 2) faktor pendukung dan faktor penghambat guru agama dalam meningkatkan kerukunan siswa antar agama di SMA Selamat Pagi Indonesia Batu.

Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini, teknik yang digunakan adalah meliputi wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan keabsahan datanya diperkuat dengan melakukan pengecekan data menggunakan teknik triangulasi data.

Dari hasil observasi, wawancara, serta dokumentasi, ditemukan bahwa: Pertama, lingkungan Selamat Pagi Indonesia Batu yang multikultur, sehingga guru agama dituntut untuk dapat berperan sebagai mediator, inspirator, demonstrator, motivator, fasilitator, dinamisator, konsultan, serta informatory. Kedua, faktor pendukung yang meliputi lingkungan yang mendukung, dimana siswa bersama-sama hidup dalam asrama dan multikultur yang tersedia didalamnya, baik dari segi agama maupun ras, rasa tasamuh/toleransi siswa sangat tinggi, keteladanan dari bapak-ibu guru dan seluruh stakeholder sekolah, tersedianya sarana-prasana yang mewadahi masing-masing agama, dan tersedianya program-program yang menunjang kerukunan siswa antar agama. Kemudian faktor penghambatnya ialah proses penyesuaian siswa di awal-awal bulan pertama masuk sekolah, pembicaraan yang mengikut sertakan ras, suku, dan agama, serta paham fanatisme yang mereka bawa dari luar.

ENGLISH:

A multicultural environment, that have a lot of variety like ethnic, religion, and the other crave special attention from society. Difference background often create conflict in social. Therefore, good education very need to create harmony and create harmony environment.

Like the condition of Selamat Pagi Indonesia Senior High School of Batu, that the environment like a mini Indonesia, there are diversity ethnic and religion. Therefore, very need role of religion teacher, seeing that religion teacher also as a religion figure for the pupils. With a good education, expected pupils can do implementation what they get in the future.

As for research purpose is to description: 1) Role of religion teacher to increase pupils harmony inter-religion in Selamat Pagi Indonesia Senior High School of batu. 2) Supporting factor and obstacle factor of religion teacher to increase pupils harmony inter-religion in Selamat Pagi Indonesia Senior High School of Batu.

To achieving that goals, used approach cualitative research with kind of descriptive research. In this research, technic that be used is interview, observation, and documentation study. Technic of data analysis that be used is analysis descriptive cualitative technic. Meanwhile data validity reinforcedwith checking data use triangulation data technic.

From observation result, interview, and documentation, found that: First, Selamat Pagi Indonesia Batu environment is very multicultural, so religion teacher be charged to can be as mediator, inspiratory, demonstrator, motivator, fasilitator, dinamisator, consultative, and informatory. Second, supporting factor that include support environment, there are pupils live together in dorm and multiculture that served in, from religion side or race, pupils tasamuh/tolerance feel very high, exemplary from the teacher and a whole school stakeholder, served facility that embodies each religion, and served program-program that support pupils harmony inter-religion. Then, obstacle factor is adaptation process in first month come in school. Conversation that involved race, ethnic, and religion, and believe in fanatism that they bring from out environment.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sulalah, Sulalah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSulalah, SulalahUNSPECIFIED
Keywords: Peran Guru Agama; Kerukunan Antar Agama; Religion Teacher Role; Inter-religion Harmony
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 06 Dec 2016 16:49
Last Modified: 06 Dec 2016 16:49
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5218

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item