Dampak sistem pembelajaran dalam pembentukan akhlak santri: Studi kasus di Pondok Pesantren Darur Rahmah Al Islamy As Sunny Sukun Kota Malang

Adawiyah, Robiatul (2015) Dampak sistem pembelajaran dalam pembentukan akhlak santri: Studi kasus di Pondok Pesantren Darur Rahmah Al Islamy As Sunny Sukun Kota Malang. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11110165.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB)

Abstract

INDONESIA:

Pendidikan pada hakekatnya tidak mengarahkan anak didik pada aspek kognitif saja, akan tetapi aspek-aspek lain juga perlu dikembangkan sehingga sebagai pendidik menggunakan berbagai metode untuk membina akhlakul karimah. Berkenaan dengan pembinaan akhlakul karimah, pondok pesantren merupakan salah satu lembaga yang paling relevan untuk membina akhlaqul karimah santri. Pembelajaran yang dilaksanakan dipesantren adalah upaya dalam menciptakan generasi bangsa yang memiliki integritas tinggi dalam bidang akhlak dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran di pesantren Darur Rahmah Al Islamy As sunny Sukun kota Malang, (2) mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran di pesantren Darur Rahmah Al Islamy As Sunny Sukun kota Malang, (3) mendeskripsikan keterkaitan metode pembelajaran terhadap pembentukan akhlak santri dipesantren Darur Rahmah Al Islamy As Sunny Sukun kota Malang. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisa data digunakan metode deskriptif kualitatif, yakni uraiannya berdasarkan pada gejala-gejala yang tampak. Agar hasil penelitian berjalan dengan baik, maka proses analisa data tersebut dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, reduksi data yaitu penggolongan dan pemusatan data–data yang sudah diperoleh di lapangan untuk mempermudah peneliti dan data yang diperoleh juga valid, kedua penyajian data yaitu mengumpulkan data secara tersusun dengan memberi kemungkinan adanya kesimpulan dan tindakan, ketiga, verifikasi yaitu penarikan kesimpulan yang memberikan analisis data puncak.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, penerapan metode pembelajaran dipesantren Darur Rahmah Al Islamy As sunny menggunakan metode tradisional diantaranya yaitu sorogan, bandongan, hafalan, musyawarah dan muhadatsah atau muhawarah. Pelaksanaanya santri langsung berhadapan dengan ustadz atau ustadzah secara individu, juga pembelajaran secara klasikal. Kedua, kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran yang diterapkan dipesantren Darur Rahmah Al Islamy As sunny yaitu : Sorogan, kelebihanya terjalin hubungan yang baik dengan adanya interaksi langsung antara ustadz dan santri, kekuranganya membutuhkan waktu yang cukup banyak. Bandongan, kelebihanya mudah dan simpel dalam penerapan, kekuranganya pembelajaran monoton dan terpusat pada ustadz. Hafalan, kelebihanya meningkatkan daya ingat, kekuranganya membutuhkan waktu yang efektif. Musyawarah, kelebihanya santri lebih kreatif, kekuranganya suasana belajar kurang baik karena banyak terjadi perbedaan pendapat. Muhadatsah, kelebihanya mengembangkan penguasaan bahasa arab, kekuranganya mufradat baru harus dipraktekkan langsung. Ketiga, keterkaitan metode pembelajaran dengan akhlak santri yaitu: (1) Sorogan, membentuk akhlak tawadhu’, sabar dan disiplin. (2) Bandongan, membentuk akhlak sederhana, rendah hati, tenggang rasa dan kasih sayang. (3) Hafalan, membentuk akhlak jujur, toleransi, cermat, tanggung jawab dan sopan. (4) Musyawarah, membentuk akhlak adil, tanggap dan menghargai. (5) Muhadatsah atau muhawarah, membentuk akhlak bersosialisasi yang baik, ukhuwah islamiyah, sopan dan santun dalam bertutur kata. Peneliti berharap ada peneliti lanjutan sebagai respon positif dalam upaya pembentukan akhlak. Sehingga nantinya dapat dijadikan pertimbangan terhadap kebijakan pesantren dalam meningkatkan pembinaan akhlak santri Darur Rahmah Al Islamy As Sunny.

ENGLISH:

Basically, education is guiding the learners not only in a cognitive aspect but also other aspects that are essential to be sharpened and improved. Therefore, as an educator, he or she has to apply various methods for a good attitude. Regarding to the development of a good attitude, pondok pesantren is one of the most relevant institution in developing students’ good attitude. This is done in Pesantren as an endeavor to enhance high intregity of national generations in moral. The purposes of this research are: (1) to describe the students’ learning methods in pondok pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny in Sukun, Malang; (2) to describe the strengths and weaknesses of the teaching methods used in pondok pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny in Sukun, Malang; (3) to describe the relevance of its method to the students’ sttitude in pondok pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny in Sukun, Malang. In analysing the data, the method used in this study is descriptive-qualitative method. Data collection goes through observations, interviews and documentations.. The elaborations are based on the appeared indications. There are some steps which are conducted to get a good result of this research. First, data reduction is to organize and center the obtaining data in its field in order to get easy for the researcher as well as the validity of the data. Second, data presentation is to arrange the data collection by giving conclusions and its actions. Third, verification is to draw conclusions which provide the last data analysis.

The results of the research show that the learning methods applied in pondok pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny are considered as traditional metods. They are sorogan, bandongan, hafalan, musyawarah and muhadatsah or muhawarah. In its applications, the student and the teacher are face to face; the teaching it self is done clasically. Besides, there are strengths and weaknesses of this method in pondok pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny are. Sorogan, the strength is to make and direct a good relationship both teacher and student. The weakness is taking a lot of time. The stength of Bandongan is easy and simple to be applied. Its weakness is a monotonous learning that always focuses on the teacher. Hafalan is upgrading the students’ momory. While, the weakness is time ineffectiveness. In Musyawarah, The students are more creative. The weakness is learning condition is not quite good because of the different opinion takes place. Muhadatsah is to improve Arabic mastery while the weakness is it has just to be practised directly. The relation of those three methods with students’ good attitude are: (1) Sorogan, to perform some attitudes like humble, patience and discipline; (2) Bandongan, to perform humbleness, tolerance dan compassion; (3) Hafalan, to perform other attitude such as honest, tolerance, accuracy, responsiblity and politeness; (4) Musyawarah, to perform quality in justice, self-response and regardness. (5) Muhadatsah or muhawarah, to perform self-association, Islamic relationship, politeness and well-spoken deed. Hopefully, there will be further researcher as a positive response in the way of performing a good attitude. Finally, it is important to be as consideration towards the pesantren’s policy to improve the students’attitude in pesantren Darur Rahmah al Islamy as Sunny.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Nur, Muhamad Amin
Keywords: Metode pembelajaran; Akhlak; Pondok Pesantren; Learning method; Attitude; Pondok Pesantre
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 06 Dec 2016 10:03
Last Modified: 06 Dec 2016 10:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5156

Actions (login required)

View Item View Item