Responsive Banner

Hubungan soft skills guru Pendidikan Agama Islam dengan motivasi dan hasil belajar siswa Kklas X dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN Malang 2 Kota Batu

Ichsan, Muchamad (2015) Hubungan soft skills guru Pendidikan Agama Islam dengan motivasi dan hasil belajar siswa Kklas X dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MAN Malang 2 Kota Batu. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11110158.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (3MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Dalam realita dewasa ini, permasalahan dalam pembelajaran semakin kompleks. Salah satu hal mendasar yang menyebabkan permasalahan ini adalah guru yang tidak memiliki soft skills yang baik dalam proses pembelajaran. Sehingga tidak jarang seorang guru masih menggunakan kekerasan, menggunakan paksaan, hukuman yang tidak ada korelasinya dengan tujuan pembelajaran, acuh tak acuh terhadap siswa, proses pembelajaran yang monoton, dan lain sebagainya. Hal inilah yang menyebabkan suasana belajar menjadi tidak nyaman, tidak kondusif dan kurang ideal, tentu ini sangat berpengaruh terhadap hasil/output dari pembelajaran itu sendiri.Idealnya sebagai seorang guru harus memiliki soft skills yang baik dalam proses pembelajaran. Sehingga guru dengan segala upaya mampu mengerti kondisi siswa dan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman dan kondusif serta ideal, sehingga proses pembelajaran bisa berjalan dengan optimal. Soft skills merupakan bagian keterampilan dari seseorang yang lebih bersifat pada kehalusan atau sensitifitas perasaan seseorang terhadap lingkungan di sekitarnya. Dikarenakan soft skill lebih mengarah kepada ketrampilan psikologis maka dampak yang diakibatkan lebih tidak kasat mata namun tetap bisa dirasakan. Akibat yang bisa dirasakan adalah perilaku sopan, disiplin, keteguhan hati, kemampuan kerja sama, membantu orang lain dan sebagainya. Keabstrakan kondisi tersebut mengakibatkan soft skills tidak mampu dievaluasi secara tekstual karena indikator-indikator soft skills lebih mengarah pada proses eksistensi seseorang dalam kehidupannya.

Tujuan penelitian ini secara umum yaitu untuk menganalisis hubungan soft skills guru PAI terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas X dalam mata pelajaran PAI di Madrasah Aliyah Negeri Malang 2 Kota Batu. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan rancangan penelitian dengan pendekatan kuantitatif berjenis korelasional yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Metode pengumpulan data berupa observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X MAN Malang 2 Kota Batu yang berjumlah 340 siswa. Sehingga dalam penelitian ini akan diambil sampel sebanyak 120 siswa. Analisis yang digunakan adalah product moment pearson dengan menggunakan SPSS for Windows Version 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi (r) antara variabel soft skills guru Pendidikan Agama Islam (X) dengan motivasi belajar siswa (Y1) sebesar 0,520 dengan sig (p) = 0. Arti harga r bila dikonsultasikan dengan tabel interpretasi koefisien korelasi Product Moment berikut ini, maka ditemukan nilai r = 0,520 tergolong sedang. Soft skills guru Pendidikan Agama Islam memiliki hubungan yang sedang terhadap motivasi belajar siswa dikarenakan soft skills yang dimiliki oleh guru PAI terhitung baik, oleh karena itu motivasi belajar siswa pun akan terhitung baik pula. Sedangkan nilai koefisien korelasi (r) antara variabel soft skills guru Pendidikan Agama Islam (X) dengan hasil belajar siswa (Y2) sebesar 0,202 dengan sig (p) = 0,14. Arti harga r bila dikonsultasikan dengan tabel interpretasi koefisien korelasi Product Moment berikut ini, maka ditemukan nilai r = 0,202 tergolong rendah. Soft skills guru Pendidikan Agama Islam memiliki hubungan yang rendah terhadap hasil belajar siswa dikarenakan soft skills yang dimiliki oleh guru PAI terhitung baik, oleh karena itu hasil belajar siswa pun akan terhitung baik pula.

ENGLISH:

In today's reality, increasingly complex problems in learning. One of the fundamental things that cause this problem are teachers who do not have good soft skills in the learning process. So it is not rare that a teacher is still using violence, using coercion, punishment which has no correlation with the purpose of learning, indifferent to the students, the learning process is monotonous, and so forth. This is what causes the atmosphere to learn to be uncomfortable, is not conducive and less than ideal, this would greatly affect the outcome / output from the learning sendiri.Idealnya as a teacher must have good soft skills in the learning process. So that teachers in every effort is able to understand the condition of the students and is able to create a learning atmosphere that is safe, comfortable and conducive and ideal, so the learning process can run optimally. Soft skills are part of the skills a person who is more on subtlety or sensitivity to one's feelings towards the surrounding environment. Due to the soft skills is more directed to the psychological skills of the impact caused over the invisible but still can be felt. A result that can be felt is the polite behavior, discipline, courage, ability to work together, helping others, and so on. Abstractness of these conditions result in soft skills are not able to be evaluated textually as indicators of soft skills is more directed to the existence of a person in his life.

The general purpose of this study is to analyze the relationship between soft skills and motivation of teachers PAI against the results of class X student in subjects PAI at Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Batu Malang. To achieve these objectives the study design used various correlational quantitative approach that includes planning, execution, and settlement. Data collection methods such as observation, questionnaires, interviews, and documentation. The population in this study were all students of class X MAN 2 Kota Batu Malang, amounting to 340 students. So in this study will be taken a sample of 120 students. The analysis is the Pearson product moment using SPSS for Windows Version 16. The results showed that the correlation coefficient (r) between the variable soft skills Islamic Education teacher (X) with student motivation (Y1) of 0.520 with a sig (p) = 0. r Meaning price when consulted by the interpretation table product moment correlation coefficient The following, then discovered the value of r = 0.520 was moderate. Soft skills teacher of Islamic education is being linked to student motivation due to the soft skills that are owned by PAI countless good teacher, therefore the students' motivation will be counted good anyway. While the value of the correlation coefficient (r) between the variable soft skills Islamic Education teacher (X) with the student learning outcomes (Y2) amounted to 0.202 with sig (p) = 0.14. Meaning prices r when consulted by the interpretation table following product moment correlation coefficient, then find the value of r = 0.202 is low. Soft skills Islamic Religious Education teachers have a low correlation to student learning outcomes due to soft skills possessed by teachers PAI counted either, therefore student learning outcomes will be counted good anyway.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Zuhdi, A
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDZuhdi, AUNSPECIFIED
Keywords: Soft skills; Motivasi; Hasil Belajar; Motivation; Learning Outcomes
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 06 Dec 2016 17:04
Last Modified: 06 Dec 2016 17:04
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5151

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item