Responsive Banner

Implementasi nilai-nilai tasawuf di Pondok Pesantren dalam upaya menghadapi era-globalisasi: Studi kasus di Pondok Pesantren al-Fatah Temboro Magetan

Murtado, Subhan (2015) Implementasi nilai-nilai tasawuf di Pondok Pesantren dalam upaya menghadapi era-globalisasi: Studi kasus di Pondok Pesantren al-Fatah Temboro Magetan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11110055.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (8MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Globalisasi membuat masyarakat memiliki sikap hidup yang materialistik (mengutamakan materi), hedonistik (memperturutkan kesenangan dan kelezatan syahwat), totaliteristik (ingin menguasai semua aspek kehidupan) dan hanya percaya kepada rumus-rumus pengetahuan empiris saja. Dengan sikap hidup seperti itu telah memunculkan penyimpangan-penyimpangan. Penyimpangan-penyimpangan itu juga telah merusak akhlak dan bahkan aqidah seseorang, sehingga akan menjauhkan seseorang dari Allah SWT. Untuk menghadapi era-globalisasi yang memunculkan berbagai penyimpangan itu sangat perlu dilakukannya implementasi nilai-nilai tasawuf.

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui bagaimana implementasi nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren al-Fatah Temboro dalam upaya menghadapi pengaruh globalisasi dilakukan. (2) Mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam proses implementasi nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren al-Fatah Temboro dalam upaya menghadapi pengaruh globalisasi. (3) Mengetahui bagaiamana solusi yang diberikan oleh pondok pesntren ketika ada suatu hambatan dalam proses implementasi nilai-nilai tasawuf yang ada di pondok pesantern al-Fatah Temboro dalam upaya menghadapi pengaruh globalisasi.

Untuk mencapai tujuan diatas, digunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Instrument kunci adalah peneliti sendiri, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan interview. Data di analisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Implementasi nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren al-Fatah Temboro dilakukan dengan cara takhalli, tahalli, dan tajalli. Takhalli adalah mengosongkan diri dari sikap ketergantungan terhadap kehidupan duniawi. Tahalli adalah mengisi atau menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji dengan ketaatan lahir maupun batin. Tajalli adalah tersingkapnya tabir pembatas antara seorang hamba dengan tuhannya. Cara-cara tersebut dilakukan dengan menggunakan pendekatan ruhani, diantaranya adalah dengan bimbingan keilmuan dan suri tauladan dari para kyai. (2) Faktor yang mendukung proses implementasi nilai-nilai tasawuf di pondok pesantren al-Fatah meliputi: adanya tharekat Naqsabandiyah Qholidiyah yang muktabarah, pondok pesantren dijadikan sebagai pusat jama’ah tabligh, peran aktif pengurus bagian keamanan, adanya program TABANSA (tabungan santri), kesederhanaan dalam hidup yang di contohkan oleh para pengasuh. Sedangkan faktor penghambatnya meliputi: psikologi santri yang belum matang, lingkungan masyarakat dan keluarga santri yang kurang kondusif. (3) Solusi yang di berikan pesantren dalam mengatasi faktor penghambat itu adalah dengan perlunya pembiasaan bagi para santri dan kesabaran para ustadz dalam mendampingi para santri, pesantren memberi batasan bagi santri yang akan keluar dari lingkungan pesantren.

ENGLISH:

Globalization makes people have a materialistic attitude to life (emphasis of matter), hedonistic (pleasure and indulge in the delights of lust), totaliteristik (want to control all aspects of life) and just believe in formulas empirical knowledge alone. With attitudes like that have given rise to deviations. Deviations it also has deprave and even aqidah someone, so that will keep a person from Allah SWT. To face globalization era that gave rise to various irregularities it is necessary to do the implementation of the values of Sufism.

The purpose of this study was to: (1) Knowing how the implementation of the values Sufism in Islamic boarding school al-Fatah Temboro in an effort to face the impact of globalization do. (2) Determine what are the supporting factors and obstacles in the implementation process values Sufism in Islamic boarding school al-Fatah Temboro in an effort to face the impact of globalization. (3) Knowing how your solution provided by the lodge pesntren when there is an obstacle in the process of implementing the values Sufism in Islamic Boarding School al-Fatah Temboro in an attempt to face the impact of globalization.

To achieve the above objectives, the study used a qualitative approach with case study. Key instrument is the researcher himself, and data collection techniques used are documentation, observation, and interviews. The data was analyzed by reducing irrelevant data, describing data, and drawing conclusions.

Results of the study showed that: (1) Implementation of the values ​​of Sufism in Islamic boarding school al-Fatah Temboro done by takhalli, tahalli, and tajalli. Takhalli is emptying ourselves of dependency attitude towards earthly life. Tahalli is filling or adorn themselves with admirable qualities with inner and outer obedience. Tajalli is unfolding curtain divider between a servant to his god. These ways is done by using a spiritual approach, such as the scientific guidance and role models from the clerics. (2) factors that contribute to the implementation of values Sufism in Islamic boarding school al-Fatah include: the tharekat Naqsabandiyah Qholidiyah that muktabarah, boarding school as a center Jama'ah Tabligh, the active role of the security department officials, the program TABANSA (saving students), simplicity in life that demonstrated by the caregiver. Whereas the inhibiting factors include: the psychology students were immature, communities and families of students are less favorable. (3) Solutions provided in schools in overcoming the limiting factor is the need for habituation to the students and the patience of the chaplain in assisting the students, schools impose limits for students who will be out of the boarding school environment.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Ahmad Fatah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, Ahmad FatahUNSPECIFIED
Keywords: Nilai-Nilai Tasawuf; Pondok Pesantren; Era-Globalisasi; Sufism; Boarding school; Era-Globalization
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 06 Dec 2016 17:32
Last Modified: 06 Dec 2016 17:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5082

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item