Responsive Banner

Model pendidikan Islam pada komunitas Dzikir Saman: Studi kasus pendidikan luar sekolah di Desa Kekait, Lombok Barat

Hasan, Muhammad (2015) Model pendidikan Islam pada komunitas Dzikir Saman: Studi kasus pendidikan luar sekolah di Desa Kekait, Lombok Barat. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
11110052.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Banyaknya penyimpangan dan perilaku negatif dari para pemaja saat ini tidak lain disebebkan oleh kurangnya penghayatan akan nilai-nilai agama islam. Hal itu terjadi disebabkan oleh kurangnya pengawasan dan kontrol sosial yang baik ditengah-tengah masyarakat. Salah satu komunitas sosial yang memberikan perhatian pada fenomena tersebut adalah komunitas Dzikir Saman di daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Adapaun tujuan diadakannya penelitian ini ialah untuk: (1) untuk mendeskripsikan kegiatan pada komunitas dzikir saman. (2) untuk mendeskripsikan model Pendidikan Islam pada komunitas Dzikir Saman, dan (3) untuk mendeskripsikan kelebihan dan kekurangan dari pendidikan islam pada komunitas Dzikir Saman di desa Kekait, Lombok Barat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Instrumen kunci ialah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan memaparkan data dan menarik kesimpulan.

Kegiatan anggota pada komunitas Dzikir Saman di Desa Kekait ini terbagi atas tiga bagian, Pertama ialah latihan keterampilan tarian yang dilakukan pada malam minggu. Kedua, latihan Tilawah yang dilakukan pada malam Selasa. Dan ketiga merupakan kumpulan rutin yang diisi dengan kegiatan yasinan di masing-masing rumah anggota setiap malam jum’at. Tentu pengembangan-pengembangan pola pendidikan yang meliputi materi dan metode pengajaran akan terus dikembangkan.

Pendidikan islam dalam komunitas ini bisa dideskripsikan dalam beberapa point penting, yakni: syariah, akhlak, dan seni. Ketiga model pendidikan islam ini dimanifestasikan dalam kegiatan-kegiatan yang berorientasi sosial dengan pendekatan keteladanan, mauizhoh hasanah, sharing dan diskusi.

Dalam penelitian ini ditemukan beberapa kekurangan yang penting untuk dievaluasi seperti: tidak adanya konsep pendidikan islam yang matang dan sistematis, materi hanya sebatas akhlak dan seni, serta intensitas pertemuan yang sedikit. Namun demikian pendidikan islam di komunitas ini cukup bagus dan efektif karena mampu memberikan kontribusi penting dalam pendidikan terkhusus pada pendidikan karakter.

ENGLISH:

Many deviation and negative behavior of the teens today are caused by a lack of appreciation of the values of islamic religion. It happened due to less of supervision and social control are in the middle of society. One of the social community that give attention to this phenomenon is Dzikir Saman community in Lombok, West Nusa Tenggara.

The purpose of this research are: (1) to describe the activities of the Dzikir saman community. (2) to describe the model of Islamic education in Dzikir Saman community, and (3) to describe the advantages and disadvantages of Islamic education in the dzikir saman community in the Kekait village, West Lombok.

This research used a qualitative approach with case study. The key instrument is the researchers itself. Data collection technique by interview, observation and documentation. Data were analyzed by reducing irrelevant data describing the data and conclude.

Activities of Dzikir saman Community members in the Kekait village are divided into three parts, the first is practice dance skills performed in Saturday night. Second, exercise recitations performed on Tuesday night. And the third is a routine gathered that is filled with activities yasinan in each member's home every Friday night. Certainly developments of education pattern which includes teaching materials and methods will continue to be developed.

Islamic education in these communities can be described in several important points, namely: sharia, morality, and arts. The third model of Islamic education are manifested in the activities of the social oriented with the model approach, mauizhoh hasanah, sharing and discussion.

In this research was found some important deficiencies to be evaluated as: the absence of a well-established concept of Islamic education and the systematic, the material was limited to moral and arts, as well as meeting the intensity slightly. However, Islamic education in this community is pretty good and effective because it can provide an important contribution in education, especially for the development of education character.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Ahmad Fatah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, Ahmad FatahUNSPECIFIED
Keywords: Pendidikan Islam; Komunitas Dzikir Saman; Islamic Education; Dzikir Saman Community
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 06 Dec 2016 17:32
Last Modified: 06 Dec 2016 17:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5078

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item