Kepemimpinan KH. Baidhowi Muslich dalam membentuk kultur pesantren study di Pondok Pesantren Anwarul Huda Karang Besuki Malang

Asrori, Asrori (2014) Kepemimpinan KH. Baidhowi Muslich dalam membentuk kultur pesantren study di Pondok Pesantren Anwarul Huda Karang Besuki Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
10110199.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (15MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Seiring perkembangan zaman budaya dalam dunia pendidikan mempunyai peranan penting dalam kehidupan dan perkembangan manusia karena kebudayaan merupakan wahana dimana anak-anak untuk pertama kali dan seterusnya mengalami proses pembelajaran menjadi manusia melalui relasinya dengan sesamanya, alam yang maha tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga pendidikan dalam pesantren sebagai media pengkaderan pemikir-pemikir agama (centre of excellent), mencetak manusia yang berkarakter, membangun pola pikir, sikap, dan perilaku peserta didik agar menjadi pribadi yang positif, berakhlak karimah, berjiwa luhur, dan bertanggung jawab dalam proses mencetak manusia yang berkarakter ini perlulah seorang pemimpin yang memberikan bimbingan, mengarahkan dan mengatur agar mereka mau melakukan hal yang berkaitan dengan suatu tujuan yang diinginkan oleh lembaga pendidikan pesantren.

Berangkat dari inilah penulis kemudian ingin membahasnya dalam Penelitian dan mengambil judul peran KH. Baidhowi Muslikh dalam mengembangkan kultur pondok pesantren (studi kasus di pondok Pesantren Anwarul Huda karang besuki malang ). Tujuan dilakukan penelitan ini adalah untuk mengetahui apa saja budaya yang dikembangkan oleh KH. Baidhowi Muslikh, bagaimana peran KH. Baidhowi Muslikh dalam mengembangkan budaya yang ada di pondok pesantren anwarul huda dan juga untuk mengetahui proses, faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan budaya di pondok pesantren anwarul huda malang.

Pengumpulan datanya dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriftif yang bertujuan menggambarkan keadaan yang ada dilapangan. Sedangkan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus.

Hasil dari penelitian yang peneliti dapat bahwa peran KH. Baidhowi Muslikh dalam mengembangkan budaya sangatlah besar. sebagai pengasuh dan pemimpin PP. Anwarul Huda beliau yang mengawal jalannya Proses pengembangan budaya yang dilakukan di PP. Anwarul Huda. Faktor pendukung dari peran kyai dalam membentuk budaya atau kultur dipondok pesantren anwarul huda yaitu : sarana dan prasarana yang menunjang, lingkungan yang kondusif dan peran orang tua yang mendukung dan ikut berperan aktif dalam pengembangan pondok pesantren. Sedangkan yang menjadi penghambatanya antara lain yaitu : dari santri yang tidak disiplin, sistem manajemen yang kurang optimal dan sebagian guru yang tidak mendukung dalam proses pembentukan kultur pondok pesantren.

ENGLISH:

As the times of culture in educational field has an important role in the life and human development because culture is as a vehicle in which the children experience the learning process for the first time and so on to be human through their relationships with each other, the great nature in the everyday life. Therefore a medium of education in a islamic boarding school is cadre of religious thinkers (center of excellence), create human character, build mindset, attitudes, and behaviors of students to become personal positive, good moral, noble-minded, and responsible in the process of printing human character is needed by a leader to give guidance, direct and manage in order they want to do things related to a desired destination by boarding educational institutions.

Departing from this the author then wants to discuss the study and take the title KH. Baidhowi Muslikh’s role in developing a culture of boarding school (in the case study of Anwarul Huda Islamic Boarding Schools Karang Besuki Malang). The purpose of this research is to find out what the culture developed by KH. Baidhowi Muslikh, how the role of KH. Baidhowi Muslikh in developing a culture that is in Anwarul Huda islamic boarding school and also to know the process, motivating and inhibiting factors in the development of culture in the Anwarul Huda islamic boarding school Malang.

Data collection is done by using the method of observation, documentation and interviews. The data analysis using descriptive analysis that aims to describe the existing situation in the field. While this type of research is a descriptive qualitative research with case study approach.

The results of the study in which researcher obtains that KH. Baidhowi Muslikh’s role in developing a culture is enormous. as caregivers and leader of Anwarul Huda islamic boarding school. He is guiding the cultural development process which is conducted in Anwarul Huda islamic boarding school. Factors supporting the role of priest in shaping cultures in Anwarul Huda Islamic boarding schools, namely: infrastructure and facilities support, enabling environment and the role of parents who support and take an active role in the development of islamic boarding school.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Nur, Muhamad Amin
Keywords: Kepemimpinan; Kultur Pondok Pesantren; Leadership; Islamic Boarding School Culture
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 06 Dec 2016 10:42
Last Modified: 06 Dec 2016 10:42
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/5007

Actions (login required)

View Item View Item