Responsive Banner

Pengaruh lama paparan dan Nilai Frekuensi Gelombang Bunyi terhadap percepatan pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp)

Minarti, Echa Yuniar (2015) Pengaruh lama paparan dan Nilai Frekuensi Gelombang Bunyi terhadap percepatan pertumbuhan Ikan Lele (Clarias sp). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
10640039.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Ikan merupakan hewan air yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai salah satu bahan pangan. Di dalam tubuh ikan terdapat komposisi kimia daging ikan yaitu air 60,0-84,0%, protein 18,0-30%, lemak 0,1-2,2%, karbohidrat 0,0-1,0% dan sisanya adalah vitamin dan mineral. Protein yang cukup tinggi dalam daging ikan tersusun oleh asam-asam amino yang berpola mendekati pola kebutuhan asam amino dalam tubuh manusia. Ikan merupakan hewan yang hidup di air. Sebagai penghuni air, cara yang paling efektif untuk berkomunikasi adalah menggunakan gelombang bunyi. Gelombang bunyi merupakan gelombang longitudinal (gelombang yang partikelnya bergerak sejajar dengan arah rambatnya) yang terjadi karena perapatan dan perenggangan dalam medium gas, cair atau padat. Pemanfaatan gelombang bunyi sebagai alat komunikasi ikan memiliki beberapa keunggulan, antara lain dapat merambat hingga jarak yang cukup jauh tanpa dipengaruhi oleh keberadaan terumbu karang atau batu karang, serta tidak dipengaruhi oleh kecerahan perairan sehingga species ikan tertentu mampu berkomunikasi dengan menggunakan suara/bunyi dalam keadaan gelap.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai frekuensi gelombang bunyi terhadap percepatan pertumbuhan ikan lele. Mengetahui pengaruh lama paparan gelombang bunyi terhadap percepatan pertumbuhan ikan lele. Pada penelitian ini menggunakan ikan lele sebagai objek yang diberi paparan gelombang bunyi dengan nilai frekuensi (kontrol, 2 kHz, 5 kHz, 10 kHz, 15 kHz) dengan lama paparan selama (1 jam, 2 jam, 3 jam perhari selama 4 minggu). Gelombang bunyi tersebut dihasilkan dari function generator yang dihubungkan dengan speaker. Pengamatan berat (bobot) dilakukan selama 4 minggu, dengan hasil akhir menimbang berat (bobot) lele.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelombang bunyi mempengaruhi pertumbuhan (bobot) pada ikan lele. Frekuensi yang paling berpengaruh ditunjukkan pada frekuensi gelombang bunyi 15 kHz. Sedangkan Uji lama paparan gelombang bunyi terhadap pertumbuhan ikan lele yang paling optimal ditunjukkan pada lama paparan selama 3 jam.

ABSTRACT

Fish are aquatic animals used by humans as a food ingredient. The fish body contains the chemical composition of fish meat, which are: water 60.0 to 84.0%, from 18.0 to 30% protein, 0.1 to 2.2% fat, carbohydrates 0.0 to 1.0% and the rest is vitamins and minerals. High protein in the fish meat is composed of amino acids which the pattern is almost similar as pattern of amino acids inside human body. Fish is the animals that live in the water. As the occupants of water, the most effective way to communicate is using sound waves. Sound wave is a longitudinal wave (wave which the particle moves parallel to its creepage direction) that occurs due to sealing and stretching inside the medium of gas, liquid or solid. Utilization of a sound wave as a communication tool fish has several advantages, some of them are being able to vine until long enough distances without being influenced by the existence of coral reefs or rocks, and are not affected by the brightness of the waters therefore the certain fish species are able to communicate by using voice / sound in the dark.

The purpose of this study was to determine the effect of the frequency value of the sound waves toward the accelerated growth of catfish. Knowing the effects of exposure duration of sound waves to accelerate the growth of catfish. This study uses a catfish as an object that is exposed to sound waves with a frequency value (control, 2 kHz, 5 kHz, 10 kHz, 15 kHz) with a long duration for (1 hour, 2 hours, 3 hours per day for 4 weeks). The sound waves are generated from the function generator which is connected to the speakers. Observations of weight was done for 4 weeks, with the end result was identified by measuring the weight of the catfish.

The results showed that the sound waves affect the growth (weight) in catfish. The most influential frequency was shown in the sound wave frequency of 15 kHz. While the test of sound wave exposure duration toward the growth of the most optimal catfish were shown in exposure duration for 3 hours.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mulyono, Agus and Abtokhi, Ahmad
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMulyono, AgusUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDAbtokhi, AhmadUNSPECIFIED
Keywords: Frekuensi Gelombang Bunyi; Lama Paparan; Ikan Lele; Berat Badan (Bobot) Frequency of Wave Sound; Exposure Duration; Catfish; Weight
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 03 May 2023 13:58
Last Modified: 03 May 2023 13:58
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/49501

Downloads

Downloads per month over past year

Loading...

Actions (login required)

View Item View Item