Responsive Banner

Pemetaan Struktur Bawah Permukaan Desa Kedensari daerah Lumpur Lapindo menggunakan Metode Gravitasi

Hamzah, Ruhul (2015) Pemetaan Struktur Bawah Permukaan Desa Kedensari daerah Lumpur Lapindo menggunakan Metode Gravitasi. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
08640012.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian dengan metode gravitasi pada tanggal 19 April 2013 di Desa Kedensari daerah sumber Lumpur Sidoarjo (LUSI) di sebelah barat tanggul Porong untuk mengetahui pola anomali Bouguer dan struktur geologi bawah permukaan di daerah tersebut. Setelah dilakukan pengambilan data maka dilakukan beberapa koreksi data yang meliputi: konversi ke mgal, koreksi drift, koreksi tidal, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi bouger dan koreksi medan maka didapatkan nilai anomali Bouguer lengkap. Selanjutnya dilakukan interpretasi secara kualitatif dan kuantitatif. Interpretasi kualitatif dilakukan dengan membaca pola kontur anomali bouguer lengkap, sedangkan interpretasi kuantitatif dilakukan dengan membuat penampang 2D pada empat lintasan AB, CD, EF dan GH. Berdasarkan interpretasi kualitatif didapat variasi nilai anomali Bouger antara 23-50 mGal dengan nilai anomali tinggi antara 33-50 mGal yang diinterpretasikan sebagai pada sebagai struktur dimana perlapisannya terdapat resevoar yang terisi oleh lumpur. Sedangkan untuk anomali rendah disebabkan oleh struktur yang perlapisannya terdapat reservoar yang kosong disebabkan lumpur tersebut bermigrasi ke permukaan. Berdasarakan interpretasi kuantitatif pada model penampang 2D lintasan AB, CD, EF dan GH, didapatkan tujuh lapisan batuan. Pada lapisan pertama yang ditafsirkan sebagai lempung pasiran, pasir abu-abu dan krikil. Pada lapisan kedua diduga sebagai campuran antara breksi volkanik, lava dan tufa. Sedangkan lapisan ketiga diduga sebagai breksi coklat kekuningan berbutir pasir kasar. Pada lapisan ke empat ditafsirkan sebagai breksi, batu pasir tufaan, batu lempung tufaan. Pada lapisan ke lima ditafsirkan sebagai batu pasir tufaan, batu lempung tufaan dan konglomerat di dominasi oleh batu serpih. Pada lapisan ke enam diduga sebagai lempung pasiran dan lempung. Pada lapisan ketujuh di duga sebagai pasir vulkanik, abu-abu tua butiran sedang sampai kasar Keberadaan lumpur terdapat pada lapisan keenam sampai ke empat, lumpur tersebut terjebak dalam antiklin dan singklin dalam tiap lapisan formasi.

ABSTRACT

Has been researched by gravity method on 19th of April 2013 in Lapindo mud area in Kedensari village at the west of porong dam in order to know Bouguer Anomali pattern and subsurface geology strukture in that area. Data correction is conducted after collecting data, those infolve: mgal convert, drift correction, tidal correction, latitude effect correction, free air correction, bouger correction and terrain correction, obtained Bouger anomaly complete values. Then performed a quantitave and qualitative interpretattion. Qualitative interpretation is done by reading of bouger anomaly complete contour patterns, while qualitative interpretation is done by creating a 2 D cross-section of the paths AB, CD, EF And GH. Base on the qualitative of the Bouger anomaly complete contours obtained variation values between 33. mgal until 50 mgal with a high anomaly located on the center to east on hot springs area and low anomaly located on the northwesterly to sothwestern research areah. All research area almost dominated by high Bouger anomalies. Base on quantitative interpretation of 2 D cross-section model of the path AB, CD, EF and GH obtained seven layers of rock. The first layer is interpreted as sandy loam , gray sand and gravel. The second layer is suspected as a mixture of volcanic breccia, lavas and tuffs. While the third layer is assumed as a yellowish brown grained breccia sand gauze. The fourth layer is interpreted as a breccia, tuffaceous sandstone, clay stone tufaan. The fifth layer is interpreted as tuffaceous sandstone, clay stone and tuffaceous conglomerate dominated by shale. The sixth layer alleged sandy loam and clay. The seventh layer in the suspect as volcanic sand, dark gray medium to coarse grains contained in the layers of mud presence of six to four, the mud stuck in the anticline and singklin in each layer formation.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Basid, Abdul and Nashichuddin, Achmad
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDBasid, AbdulUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDNashichuddin, AchmadUNSPECIFIED
Keywords: Anomali Bouguer; Lumpur Sidoarjo; Struktur Geologi Bouguer Anomaly; Lapindo Mud; Geology Structural
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 03 May 2023 14:00
Last Modified: 03 May 2023 14:00
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/49451

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item