Responsive Banner

Professionalism of certified social studies teachers in State Junior High School 4 Malang

Aulya, Nur Isna (2015) Professionalism of certified social studies teachers in State Junior High School 4 Malang. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11130066.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRACT

Teacher certification is a process of giving teaching certificate for teachers and lecturers or formal evidence as the admission given to teacher and lecturer as professional educators. This program is as realization of legislation number 14, year 2005 and government’s law number 19, year 2005 with the purpose is to improve educators’ quality in Indonesia. Some deceitfulness happened among teachers to fulfill the requirement of teacher certification. They only strive to fulfill administration requirement and underestimate their quality. Thus, many cases happened about unbalance between teacher subsidy and teachers’ work. From many previous studies about teacher certification also showed that teacher certification didn’t be effective yet. Therefore, this study takes social studies teachers who have been certified in State Junior High School 4 Malang as a sample to prove the effectiveness of teacher certification, because, this school is one of favorite school in Malang, and teacher is the root of education growth.

The purposes of this study are; 1) describing the four competences of social studies teacher in State Junior High School 4 Malang before and after passing certification; 2) describing the impacts of teacher certification for social studies teacher in learning process; 3) describing the relations between teacher’s fund and teacher’s work/ performance in State Junior High School 4 Malang, and 4) describing the ways of social studies teacher to be professional teacher.

By using qualitative method and case study approach, this study tries to investigate how was the professionalism of social studies teacher in State Junior High School 4 Malang who was certified. The key informants of this study are 2 social studies teachers, and 5 support informants include 3 students, 1 other teacher, and 1 principal. The techniques of data collection in this study are through observation, deep-interview, and documentation.

The result of this study showed that; 1) four competences of social studies teachers in State Junior High School 4 Malang were improved after they passed teacher certification, especially in social and pedagogical competence. Teachers able to prepare learning well begin from media, sources of learning, leaning method and learning strategy, and learning assessment. But the key informant I should be more discipline in time; 2) the impacts of teacher certification for social studies teacher in State Junior High School 4 Malang in learning process are; increase teachers’ creativity, increase teachers’ workload, increase teachers’ competence, and students being more active at class; 3) teachers used about 10% of their salary to improve their work as a teacher, such as to develop learning media, to buy a laptop and to install the wireless fidelity at home to support their work, and to buy many books relate to social studies; 4) many ways done by social studies teacher in State Junior High School 4 Malang to be a professional teacher are; by updating development of information through mass media to be a topic of discussion in class, by joining many teacher training conducted by the government, by reading books relate to social studies, by collaborating or discussing to other teacher, and by evaluating their work individually whether with the students or other teachers.

ABSTRAK

Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen atau bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru dan dosen sebagai tenaga professional. Program ini adalah sebagai realisasi dari Undang- undang nomor 14 tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 dengan tujuan untuk meningkatkan mutu tenaga pendidik di Indonesia. Beberapa kecurangan terjadi diantara para guru untuk memenuhi persyaratan sertifikasi guru ini. Mereka hanya berorientasi pada pemenuhan syarat secara administrative dan mengabaikan kualitas profesinya. Sehingga terjadi beberapa kasus ketidakseimbangan antara tunjangan guru yang diberikan dengan peningkatan kualitas kerja guru. Dari beberapa penelitian sebelumnya mengenai efektifitas sertifikasi guru juga menunjukkan bahwa sertifikasi guru belum sepenuhnya berjalan efektif. Maka dari itu, penelitian ini mengambil guru IPS yang telah lulus sertifikasi di SMP Negeri 4 Malang, karena sekolah ini adalah salah satu sekolah favorit di Malang, juga, karena guru adalah akar dari pertumbuhan pendidikan nasional.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mendeskripsikan 4 kompetensi guru IPS SMP Negeri 4 Malang sebelum dan sesudah lulus sertifikasi; 2) mendeskripsikan dampak dari adanya sertifikasi guru bagi guru IPS dalam pembelajaran; 3) mendeskripsikan hubungan antara tunjangan guru dan kinerja guru di SMP Negeri 4 Malang, dan 4) menjelaskan bagaimana cara guru meningkatkan kinerja dan kualitasnya untuk menjadi guru professional.

Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini mencoba untuk meneliti seberapa besar tingkat profesionalitas guru IPS di SMP Negeri 4 Malang yang telah tersertifikasi. Informan kunci dari penelitian ini adalah 2 guru IPS, serta 5 informan pendukung yang terdiri dari 3 orang murid, 1 orang kepala sekolah, dan 1 orang waka/ guru mata pelajaran lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data, dan menarik kesimpulan. Kemudian, mengadakan validasi dengan menggunakan triangulasi sumber data.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) empat kompetensi guru IPS di SMP Negeri 4 Malang meningkat setelah mengikuti sertifikasi, terutama pada kompetensi social dan pedagogic. Guru mampu mempersiapkan pembelajaran lebih baik, mulai dari media, sumber, hingga metode dan penilaiannya. Hanya saja, informan kunci I harus lebih disiplin waktu di sekolah; 2) dampak dari adanya sertifikasi bagi guru IPS di SMP Negeri 4 Malang dalam pembelajaran adalah; meningkatkan kreativitas guru, meningkatkan beban kerja guru, meningkatkan kompetensi guru, dan murid menjadi lebih aktif di dalam kelas; 3) guru menggunakan sekitar 10% dari gajinya untuk menunjang kinerjanya sebagai guru, yakni untuk mengembangkan media pembelajaran, membeli laptop dan menginstal Wi-Fi di rumah untuk menunjang kinerjanya, serta membeli beberapa buku yang berhubungan dengan IPS; 4) beberapa cara yang dilakukan oleh guru IPS di SMP Negeri 4 Malang untuk menjadi guru professional adalah dengan selalu mengikuti perkembangan informasi mutakhir melalui berbagai media baik elektronik massa lain untuk dijadikan bahan diskusi dalam pembelajaran, mengikuti beberapa training yang dilaksanakan oleh pemerintah, membaca buku- buku yang berkaitan dengan IPS, lebih sering berkolaborasi / berdiskusi dengan guru-guru lain, serta mengevaluasi kinerjanya baik bersama murid maupun bersama guru lain di sekolah.

Item Type: Thesis (Masters)
Supervisor: Ali, Nur
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDAli, NurUNSPECIFIED
Keywords: certification; teacher; professionalism; social studies; education; sertifikasi; guru; profesionalitas; ilmu social; pendidikan
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 15 Mar 2023 10:45
Last Modified: 15 Mar 2023 10:45
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/48425

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item