Responsive Banner

Konsep tazkiyatun nafs dalam Al-Quran dan implikasinya dalam pengembangan pendidikan Islam

Humaini, Humaini (2008) Konsep tazkiyatun nafs dalam Al-Quran dan implikasinya dalam pengembangan pendidikan Islam. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
04110139.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

Manusia adalah makhluk dwi dimensi dalam tabiatnya, potensinya, dan dalam kecenderungan arahnya. Ini karena ciri penciptaannya sebagai makhluk yang tercipta dari tanah dan hembusan Ilahi, menjadikannya memiliki potensi yang sama dalam kebajikan dan keburukan, petunjuk dan kesesatan. Manusia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, dia mampu mengarahkan dirinya menuju kebaikan atau keburukan dalam kadar yang sama. Al-Quran menyeru manusia untuk mengamati dirinya dan juga untuk menyucikannya. Diri manusia rentan pada pada setiap perubahan yang terjadi, umumnya perubahan yang negatif. Al-Quran memerintahkan manusia untuk menjaga dirinya hingga ia terbingkai oleh fitrahnya. Menjaga diri disini mencakup menjaga fisik dan juga jiwa dari semua penyakit yang kerap mengganggu. AlQuran telah memberikan ekspresi tertinggi pada diri manusia. Hal ini tampak jelas dari tujuan penting ajaran Islam yakni menjaga diri (eksistensi) manusia yang ditempuh dengan selalu menyucikan jiwanya (tazkiyatun nafs). Maka dari itu, penulis ingin membahasnya secara lebih mendalam melalui skripsi “Konsep Tazkiyatun Nafs dalam Al-Quan dan Implikasinya dalam Pengembangan Pendidikan Islam.” Dengan tujuan untuk mengetahui konsep Nafs dan konsep Tazkiyatun nafs dalam Al-Quran, serta mendiskripsikan implikasinya terhadap pengembangan Pendidikan Islam.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian Library Research. Dalam mengerjakannya peneliti menggunakan metode dokumenter; membaca buku-buku primer (Wawasan Al-Quran: Tafsir Maudlui atas Pelbagai Persoalan Umat dan�Tafsir Al- Mishbah, oleh: Quraish Shihab, Tafsir Al-Kabir, oleh: Imam Fakhr Razi, Al- Tafsir Fi Dzilalil Quran, oleh: sayid Qutub), sekunder (Al-Mustakhlash Fii Tazkiyatil Anfus, oleh: Said Hawwa, Panduan Lengkap dan Praktis Psikologi Islam, oleh: Muhammad Izzuddin Taufiq, dan Paradigma Psikologi Islami, oleh: Baharuddin ) dan penunjang yang berhubungan dengan pembahasan. Selanjutnya menganalisisnya dengan teknik analisis deskriptif dan content analysis, yaitu mengumpulkan dan menyusun suatu data, kemudian menganalisis data.

Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa secara umum konsep nafs dalam Al-Quran menunjuk kepada sisi dalam diri manusia yang memiliki potensi baik dan buruk. Al-Quran dalam menggunakan kata nafs untuk menunjuk sisi dalam diri manusia itu, sedikitnya ada 4 pengertian yang dapat diperoleh. Pertama, bahwa nafs berhubungan dengan nafsu; kedua, bahwa nafs berhubungan dengan napas kehidupan; ketiga bahwa nafs berhubungan dengan jiwa; dan keempat bahwa nafs berhubungan dengan diri manusia. Sedangkan tazkiyatun nafs adalah proses penyucian jiwa dari perbuatan syirik dan dosa, pengembangan jiwa manusia mewujudkan potensi-potensi menjadi kualitas-kualitas moral yang luhur (akhlakul hasanah), proses pertumbuhan, pembinaan akhlakul karimah (moralitas yang mulia) dalam diri dan kehidupan manusia. Implikasi konsep tazkiyatun nafs, sesungguhnya mengarahkan pada pembentukan filsafat pendidikan Islam yang lebih humanistic- teosentric dengan mengikuti aliran konvergensi. Dalam pengembangannya pendidikan Islam menyeimbangkan dua unsur (jasmani dan rohani) secara integratif. Peneliti mengharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi pendidik dalam melaksanakan konsep tazkiyatun nafs berdasarkan Al-Quran. Kalaupun masih ada alternatif lain yang lebih baik, maka hal itu dapat dijadikan masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan bermanfaat di kemudian hari. Amin.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Supriyatno, Triyo
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSupriyatno, TriyoUNSPECIFIED
Keywords: Tazkiyatun Nafs; Al-Quran; Implikasi
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 08 Sep 2016 16:05
Last Modified: 08 Sep 2016 16:06
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4842

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item