Responsive Banner

Pengaruh ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum), biji mimba (Azadirachta indica), dan daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap kutu daun Toxoptera citricidus pada tanaman jeruk (Citrus sp)

Rohman, Tatin Suryani (2007) Pengaruh ekstrak daun tembakau (Nicotiana tabacum), biji mimba (Azadirachta indica), dan daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap kutu daun Toxoptera citricidus pada tanaman jeruk (Citrus sp). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
02520025.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (566kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Jeruk merupakan komoditas buah yang menguntungkan untuk dibudidayakan karena potensi pasar domestik dan peluang ekspornya yang terus berkembang. Salah satu kendala dalam budidaya tanaman jeruk adalah kehadiran serangga hama yaitu Toxoptera citricidus yang merupakan hama utama tanaman jeruk. Usaha pengendalian hama seringkali dilakukan dengan penyemprotan insektisida sintetis. Salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan insektisida sintetis perlu dilakukan usaha untuk mencari bahan yang berasal dari tanaman yang berpotensi sebagai insektisida. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun tembakau, biji mimba, dan daun paitan terhadap mortalitas dan jumlah keturunan yang dihasilkan oleh T.citricidus; nilai LC50 ekstrak daun tembakau, biji mimba dan daun paitan terhadap mortalitas T.citricidus; nilai LT50 ekstrak daun tembakau, biji mimba, dan daun paitan terhadap mortalitas T.citricidus.

Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah berbagai jenis konsentrasi, dan faktor kedua adalah jenis bahan nabati. Ulangan dilakukan sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANAVA dua jalur, jika dari hasil analisis tersebut berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Jarak Duncan dengan taraf signifikansi 5%, dan analisis probit untuk mengetahui besarnya LC50 dan LT50.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 200 g/l ekstrak daun tembakau merupakan konsentrasi yang memiliki tingkat mortalitas terbesar mencapai 100% pada pengamatan 6 JSA, sedangkan ekstrak biji mimba dan daun paitan pada konsentrasi uji belum mampu menekan perkembangan T. citricidus. Ekstrak daun tembakau mampu menekan jumlah keturunan T. citricidus, sedangkan ekstrak biji mimba dan daun paitan pada konsentrasi uji masih belum mampu menekan jumlah keturunan yang dihasilkan T.citricidus; Nilai LC50 ekstrak daun tembakau sebesar 48, 569 g/l, sedangkan nilai LC50 ekstrak biji mimba dan daun paitan tidak tercapai; Nilai LT50 paling cepat yaitu pada perlakuan ekstrak daun tembakau, kemudian secara berturut-turut dicapai oleh daun paitan dan biji mimba.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Kiptiyah, Kiptiyah
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDKiptiyah, KiptiyahUNSPECIFIED
Keywords: Daun tembakau; biji mimba; daun paitan; Toxoptera citricidus
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 08 Mar 2023 10:51
Last Modified: 08 Mar 2023 10:51
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/48003

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item