Responsive Banner

Pendirian minimarket di dekat toko tradisional perspektif Perda Kota Malang nomor 8 tahun 2010 dan Maqȃshid Syarȋ’ah: Studi di Kelurahan Merjosari

Mahcmudah, Rif'atul (2015) Pendirian minimarket di dekat toko tradisional perspektif Perda Kota Malang nomor 8 tahun 2010 dan Maqȃshid Syarȋ’ah: Studi di Kelurahan Merjosari. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
11220027.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (722kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Dalam penulisan skripsi ini penulis membahas implementasi Perda di lapangan yang belum sesuai. Banyak sekali minimarket yang jaraknya sangat berdekatan dengan toko tradisional, padahal berdasarkan Perda Nomor 8 Tahun 2010 pasal 23 Ayat 2 tentang Penyelengaraan Perindustrian dan Perdagangan sudah menyebutkan secara jelas terkait jarak antara toko modern dengan toko tradisional.

Rumusan masalah yang dipakai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) bagaimana prosedur pendirian minimarket di Kelurahan Merjosari. Dan 2) bagaimana tinjauan Perda Kota Malang Nomor 8 Tahun 2010 dan Maqâshid Syariah terhadap pendirian minimarket di dekat toko tradisional di Kelurahan Merjosari. Penelitian ini termasuk dalam penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder berupa dokumen, buku, dan lain-lain yang berkaitan dengan penelitian. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data tersebut diolah dengan melalui beberapa tahapan, yaitu pemeriksaan data (editing), klasifikasi (classifiying), verifikasi (verifying), analisis (analysing) dan pembuatan kesimpulan (concluding).

Adapun hasil penelitian ini adalah 1) prosedur pendirian minimarket di Kelurahan Merjosari dilakukan dengan memenuhi persyaratan dengan cara sosialisasi masyarakat sekitar, mengisi formulir permohonan izin toko modern, mengisi surat izin mendirikan bangunan (IMB), surat izin gangguan (HO), surat izin usaha perdagangan (SIUP). 2) Pendirian minimarket di dekat toko tradisional di Kelurahan Merjosari berdasarkan Peraturan Daerah Kota Malang Nomor 8 Tahun 2010 yaitu dalam pasal 23 ayat 2 telah disebutkan bahwa terhadap pendirian Toko Modern yang dilakukan oleh jaringan minimarket hanya dapat dilakukan pada jarak 500 (lima ratus) meter antar minimarket, toko dan pasar tradisional/ usaha perdagangan mikro. Akan tetapi kenyataannya di lapangan belum sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan, karena jarak minimarket kurang dari 500 meter dari toko tradisional. Sedangkan berdasarkan maqâshid syariah, tujuan hukum Islam adalah untuk mengatur setiap kehidupan umat manusia yang berdasarkan pada kemaslahatan manusia di dunia maupun di akhirat. Akan tetapi pendirian minimarket di dekat toko tradisional menimbulkan kemadharatan yaitu merugikan pihak toko tradisional berupa penurunan omset.

ABSTRACT

In writing this study, the authors discuss the implementation of Perda in the field which is not appropriate yet. Lots of minimarkets were located very close to the traditional store, whereas on the law No. 8 of 2010 Article 23, Paragraph 2 of the Industry implementation and Trade has been mentioned clearly related to the minimum distance between modern store with the traditional store.

The problem of the study stated as follows: 1) how is the procedure of minimarket build in the village Merjosari. And 2) how is the review regulation region of Malang number 8 of 2010 and maqâshid syarî’ah view towards minimarket build near with the traditional store in the village Merjosari. This research included in empirical research with qualitative approach. While the data was collected in the form of primary data and secondary data involved documents, books, and other related data to the research. Methods of data collection was done by observation, interview and documentation. Then the data is processed through several stages, namely the examination of data (editing), classification (classifiying), verification (verifying), analysis (analyzing) and the manufacture of conclusions (concluding).

The results of this study were 1) The procedure of the building up minimarket in village Merjosari carried out by fulfilling the requirements by means of community outreach around, filling the modern shop license application form, filling out the request of building permits (IMB), permit license interference (HO), the trading license (Business License). 2) Building up minimarket near with traditional store in Merjosari prespective of Regulation Region of Malang Number 8 of 2010 is in article 23 paragraph 2 has been mentioned that the establishment of the Modern Stores done by mini network can only be done at a distance of 500 (five hundred) meters among minimarkets, shops and traditional markets / micro trading business. But on reality, it is not in accordance with the provisions established, because the distance of the minimarket was less than 500 meters from a traditional store. And based on maqâshid syarî’ah objective of Islamic law is to regulate every human life based on the human benefit in the world and hereafter, but the proximity between minimarket with traditional stores are detrimental to cause bad things in which the traditional store experienced lost like a decrease in turnover.

مستخلص البحث

كتبت الباحثة في هذا البحث العلمي عن تطبيق القرار المنطقي الذي لايناسب بحالة في ميدان البحث. ووجدت هناك مسافة السوق المركزي أو سوبرماركت والدكان التقليدي مسافة قريبة، مع أن قد كتب في القرار المنطقي رقم ٨ سنة ٢٠١٠ فصل ٢٣ أية ٢ عن تنفيذ الصناعة والتجارة والمسافة بينهما.

وأسئلة البحث المستخدمة في هذا البحث هي: ١) كيف إجراءات بناء سوبرماركب الصغير في قرية مرجوساري؟، ٢) كيف نظر القرار المنطقي مالانج رقم ٨ سنة ٢٠١٠ ومقاصد الشريعة عن بناء سوبرماركب الصغير قربة بالدكان التقليدي في قرية مرجوساري؟. هذا البحث بحث تجريبي بالوصفي كيفي. وتجمع البيانات الأساسية والثانوية بطريقة الملاحظة والمقابلة والوثائق. وتحلل البيانات بمراحل كثيرة وهي فتش البيانات والتصنيف والتصحيح والتحليل والإستنباط.

ونتيجة هذا البحث هي : ١) إجراءات بناء سوبرماركب الصغير في قرية مرجوساري بطريقة التنشئة الإجتماعية إلى المجتمع، والتسجيل، وتقديم رسالة الإذن لإنشاء البناء والدكان العصري (IMB)، (HO)، رسالة الإذن للتجارة والبيع (SIUP) . ٢). بناء سوبرماركب الصغير قربة بالدكان التقليدي في قرية مرجوساري نظر القرار المنطقي مالانج رقم ٨ سنة ٢٠١٠ أن في فصل ٢٣ أية ٢ تذكر على أن تأسيس الدكان العصري الذي تكون في شعبة سوبرماركت والدكان والسوق لايجوز إلا أن تكون المسافة نقص من ٥٠٠ متر. لكن في الميدان لايناسب بالقرار المنطقي وهي أن تكون المسافة على الأقل ٥٠٠ مترا من الدكان التقليدي. وأما نظر المقاصد الشريعة هي لتنظيم حياة الأمة لمصلحة الأمة في الدنيا والأخرة. لكن بناء سوبرماركب الصغير قربة بالدكان التقليدي قد يؤدي إلى مضارات وخسارات وهي إنخفاص الأرباح.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Noer
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, NoerUNSPECIFIED
Keywords: Pendirian Minimarket; Perda Nomor 8 Tahun 2010; Maqâshid Syarî’ah; Building Minimarket; Regulation Region of Malang Number 8 of 2010; Maqâshid Syarî’ah; بناء سوبرماركب الصغير; القرار المنطقي مالانج رقم ٨ سنة ٢٠١٠; مقاصد الشريعة
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Bisnis Syariah
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 01 Mar 2023 14:09
Last Modified: 01 Mar 2023 14:09
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/47643

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item