Latifa, Bilqis Nur (2022) Implementasi pasal 3 Permenhub No 98 tahun 2017 terhadap pemenuhan aksesibilitas bagi pengguna jasa berkebutuhan khusus (Studi Pada Moda Transportasi Angkutan Kota di Kota Batu). Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Mulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
18230052.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK:
Pengguna berkebutuhan khusus perlu mendapatkan fasilotas yang aksibel pada transportasi angkitan kota. Kota Batu merupakan kota pariwisata dan menggunakan angkutan kota sebagai sarana transportasi umum. Karena itu pemenuhan aksesibilitas pada moda transportasi angkutan kota sangat diperlukan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi pasal 3 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas Pada Jasa Transportasi Publik Bagi Pengguna Berkebutuhan Khusus pada moda transportasi angkutan kota di Kota Batu dan bagaimana tinjauan siyasah syar’iyyah terhadap implementasi peraturan tersebut pada moda transportasi angkutan kota di Kota Batu.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penulisan hukum empiris dengn pendekatan yuridis sosiologis. Sumber data yang digunakan terdiri dari sumber data primer berupa wawancara dan sumber data sekunder adalah buku yang berkaitan dengan teori dan peraturan perundang-udangan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif.
Hasil penelitian pertama: implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 tahun 2017 tentang Penyediaan Aksesibilitas Pada Jasa Transportasi Publik Bagi Pengguna Berkebutuhan Khusus pada moda transportasi angkutan kota di Kota Batu tidak sepenuhnya sesuai dengan faktor efektifitas hukum. Terkait faktor hukumnya sendiri dan faktor budaya implementasi peraturan bisa saja berjalan dengan baik namun jika ditinjau dari faktor penegak hukum, sarana dan prasarana penegak hukum, dan faktor masyarakat. Implementasi tidak bisa dikatan efektif dikarenakan tidak adanya sosialisasi dari dinas perhubungan sehingga pengadaan fasilitas tidak dilakukan. Dengan tidak terpenuhinya fasilitas maka tujuan dari peraturan tersebut tidak terwujud dan dapat disimpulkan implementasi peraturan tersebut tidak efektif. Kedua tinjauan siyasah syar’iyyah adalah bahwa implementasi Pasal 3 Permenhub No.98 tahun 2017 tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syara’ karena prinsip musyawarah tidak terpenuhi, dan tidak dengan prinsip-prinsip syara’ karena prinsip musyawarah tidak terpenuhi, dan tidak transportasi angkutan kota tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan persamaan hak.
ABSTRACT:
Users with special needs require accessible facilities on city transportation. Batu City is a tourism town and uses the city transportation as public transportation. Therefore, the fulfillment of accessibility in the transportation mode of city transportation is urgently needed. This study aims to analyse how the implementation of article 3 of the Minister of Transportation Regulation Number 98 of 2017 concerning Provision of Accessibility to Public Transportation Services for Users with Special Needs on city transportation modes in Batu City and how the siyasah syar'iyyah review of the implementation of these regulations on city transportation modes in Batu City. The method used in this research is empirical legal writing method with sociological juridical approach. The data sources used are primary data sources in the form of interviews and secondary data sources are books related to theory and legislation. The analysis method used is descriptive analysis. The first research result: the implementation of the Minister of Transportation Regulation Number 98 of 2017 concerning the Provision of Accessibility in Public Transportation Services for Users with Special Needs on city transportation modes in Batu City is not fully in accordance with legal effectivity factors. Regarding the legal factors themselves and cultural factors, the implementation of regulations can run well, but when reviewed from law enforcement factors, law enforcement facilities and infrastructure, and community factors. Implementation cannot be described as effective due to the absence of socialization from the transportation agency so that the procurement of facilities is not carried out. By not fulfilling the facilities, the purpose of the regulation is not fulfilled and it can be concluded that the implementation of the regulation is not effective. The second siyasah syar'iyyah review is that the implementation of Article 3 of Permenhub No.98 of 2017 is not in accordance with the principles of shara' because the principle of deliberation is not fulfilled, and the non-fulfilment of accessibility for users with special needs in the city transportation mode is not in accordance with the principles of justice and legal equality
مستخلص البحث:
يحتاج مستخدم المعاق إلى سهلة المرافق في النقل الحضري. مدينة باتو مدينة سياحية وتستخدم النقل الحضري كوسيلة من وسائل النقل العام. لذلك ، فإن تحقيقإمكانية الوصول في أساليب النقل الحضري ضروري جدا. يهدف هذا البحثإلى تحليل كيفية تنفيذ المادة3من مرسوم وزارة المواصلات رقم98لسنة 2017بشأن توفير إمكانية الوصول إلى خدمات النقل العام لمستخدمذي الإعاقةفي أساليب النقل الحضري في مدينة باتو وكيفيةنظرةالسياسة الشرعيةإلىتنفيذ ذلك هذا المرسومعلى أساليب النقل الحضري في مدينة باتو. الطريقة المستخدمة في هذا البحث هي طريقة كتابة القانون التجريبي بمدخل قانوني اجتماعي. تتكون مصادر البيانات المستخدمة من مصادر البيانات الأساسية من المقابلة ومصادر البيانات الثانوية المتعلقة بالنظريات والقواعد التنظيمية. طريقة التحليل المستخدمة هي التحليل الوصفي. نتيجةالبحثالأولى:إنتنفيذ مرسوم وزارة المواصلات رقم98لسنة2017بشأنإنجازإمكانية الوصول إلى خدمات النقل العام لمستخدمذي الإعاقةفي أساليب النقل الحضري في مدينة باتو لا يتوافق تمامامع عامل الفعالية القانونية. فيما يتعلق بالعوامل القانونية والعوامل الثقافية ، كان يمكن تنفيذالمرسوم بشكل جيد ، ولكن عندماينظر إليها من خلال عوامل إنفاذ القانون ، ومرافق إنفاذ القانون والبنية التحتية ، وعوامل المجتمع ، لا يمكن القول أن التنفيذ فعال لأن لاتوجدفيهالتنشئةالاجتماعية منمصلحةالمواصلات بحيث بحيث لا يعقداحضارالمرافق.إن لم ينفذإنجاز المرافق،فلا يتحقق غرضالمرسومويستنتجأن تنفيذ المرسومغيرفعال.الثانية:نظرةالسياسة الشريعةهيأن تنفيذ المادة3من مرسوم وزارة المواصلات رقم98لسنة2017لا يتوافقمع مبادئالشريعةلأن مبدأ التداول لايتحقق، وإمكانية الوصول للمستخدم ذي الإعاقةفي أساليب النقل الحضري لاتتوافقمع مبادئ العدل والمساواة القانونية.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Umam, Khairul | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Aksesibilitas; Pengguna Berkebutuhan Khusus; Efektivitas Hukum; Siyasah Syar’iyyah. Permenhub No,98 Tahun 2017. إمكانيةالوصول ؛ مستخدم المعاق ؛ الفعالية القانونية ؛ السياسة الشرعية ؛ مرسوم وزارة المواصلات رقم98لسنة2017 Accessibility; Users with Special Needs; Legal Effectiveness; Siyasah Shar'iyyah. Minister of Transportation Regulation No.98 of 2017. | ||||||
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Tata Negara | ||||||
Depositing User: | Bilqis Nur Latifa | ||||||
Date Deposited: | 16 Mar 2023 15:19 | ||||||
Last Modified: | 16 Mar 2023 15:19 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46700 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |