Responsive Banner

Dampak perubahan tingkat pendapatan terhadap perilaku keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) : Studi kasus di Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung

Habibah, Umi (2012) Dampak perubahan tingkat pendapatan terhadap perilaku keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) : Studi kasus di Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (fulltext)
08130043 full.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Dampak perubahan tingkat pendapatan terhadap perilaku keluarga TKI yaitu berubahnya perilaku keluarga TKI yang kebanyakan orang setelah mereka mempunyai uang yang banyak mereka akan bersikap sedikit sombong mungkin dengan cara memamerkan hasil yang didapat selama salah satu anggota keluarganya bekerja menjadi TKI. Banyak warga desa Ngentrong yang menjadi TKI di luar negeri. Sekitar kurang lebih 30 sampai 40 orang dari warga desa Ngentrong yang bekerja sebagai TKI. Ada beberapa hal yang menyebabkan mereka bekerja sebagai TKI di luar negeri yaitu: 1) Adanya pengaruh lingkungan sekitarnya. Mereka melihat atau mendengar banyak orang yang berubah hidupnya atau sukses setelah mereka bekerja sebagai TKI, 2) gaji atau penghasilan yang ditawarkan lebih besar dari pada kalau kita bekerja di dalam negeri, walaupun disana hanya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, 3) untuk mencari pekerjaan karena didalam negeri mencari pekerjaan sangat sulit apalagi dengan pendidikan yang rendah, 4) keinginan untuk merubah hidup menjadi lebih baik. Walaupun banyak berita-berita baik di media cetak maupun elektronik yang memberitakan tentang adanya kekerasan atau kasus-kasus pelanggaran HAM yang terjadi pada TKI terutama tenaga kerja wanita (TKW) tidak menyurutkan tekad mereka untuk menjadi TKI di luar negeri. Namun kebenaran argumen ini per lu dibuktikan melalui kegiatan penelitian agar diperoleh jawaban yang akurat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perilaku keluarga TKI di Desa Ngentrong sebelum dan sesudah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri? (2) Bagaimana perubahan pendapatan keluarga TKI di Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung sebelum dan sesudah menjadi TKI?

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perilaku keluarga TKI di Desa Ngentrong sebelum dan sesudah menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri, (2) Untuk mengetahui perubahan pendapatan keluarga TKI di Desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung sebelum dan sesudah menjadi TKI. Informasi penelitian ini adalah masyarakat Desa Ngentrong yang salah satu anggota keluarganya menjadi TKI dan tetangga sekitar rumah dari keluarga TKI tersebut, dengan jumlah keseluruhan yaitu sekitar 10 responden ditambah 2 orang dari perangkat desa Ngentrong Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik deskriptif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ekonomi atau pendapatan keluarga yang jauh lebih baik bahkan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Mereka lebih memperhatikan pendidikan anak- anaknya dan kualitas suatu barang yang dikonsumsi. Selain itu perubahan hidup yang dialami oleh keluarga TKI sering ditandai dengan membeli sepeda motor, membangun rumah yang bagus, membeli tanah, memakai perhiasan yang banyak dan lain sebagainya. Dan mereka membeli suatu barang karena didorong oleh dua hal yaitu karena memang mereka membutuhkan barang tersebut atau hanya sekedar menunjukkan eksistensi dirinya bahwa dirinya punya uang banyak. Hal itu sering menimbulkan iri bagi orang yang tidak senang melihat mereka sukses atau sebaliknya dapat menimbulkan kesombongan atau sikap yang kurang bersahabat dengan tetangga sekitarnya. Selain itu dengan peningkatan ekonomi atau pendapatan keluarga juga dapat mengakibatkan budaya konsumsi yang berlebihan.

Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa ada perubahan perilaku keluarga TKI dalam kehidupan bermasyarakat baik itu positif maupun negatif dan perubahan pendapatan sebelum menjadi TKI dan setelah menjadi TKI.

Saran dalam penelitian ini, bagi keluarga TKI diharapkan berperilaku sewajarnya sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial dengan tetangga atau masyarakat sekitarnya dan bagi wanita yang bekerja diharapkan tidak melupakan kodratnya sebagai wanita. Dan bagi pihak pemerintah desa, supaya lebih memperhatikan masyarakanya, terutama penduduk usia produktif agar diberikan pelatihan, pembinaan dan pendampingan dalam hal pekerjaan. Pemerintah Daerah, terutama Departemen Tenaga kerja dan Transmigrasi agar lebih berusaha lagi untuk mengatasi masalah peluang kerja dan lebih memperhatikan nasib TKI, mereka yang menjadi TKI/TKW sebaiknya diberikan bekal skil tertentu sehingga mereka tidak menjadi kuli kasar dan menjadi “budak” di negeri orang.

ABSTRACT

Impact on behavior change in the level of family income that is changing the behavior of family’s TKI that most people once they have that much money they will be a little arrogant perhaps by way of showing the results obtained during one working family member is a TKI. Many villagers Ngentrong who became TKI (Indonesian labor). Approximately about 30 to 40 people from Ngentrong villagers work as migrant workers. There are several things that cause them to work as TKI (Indonesian labor) in foreign. Namely: 1) The influence of the surrounding environment. They saw or heard a lot of people who changed their lives or after their successful work as TKI, 2) the salary or income offered is greater than if we work in the country, although it only works as a maid, 3) to find a job because seek employment in the country is very difficult especially with low education, 4) the desire to change lives for the better. Although a lot of good news in print and electronic media who reported about the existence of cases of violence or human rights violations that HAM (occur on female workers), especially female workers (TKW) did not dampen their determination to become TKI. But the truth of this argument needs to be proven through research activities in order to obtain accurate answers. The problems that be studied in this research are: (1) How does behavioral family of TKI in Desa Ngentrong before and after become of TKI (indonesian labor)?, (2) How do changes in family income workers in the Village District Ngentrong Campurdarat Tulungagung District before and after a TKI (Indonesian labor)?.

The purpose of this study was: (1) To determine the behavior of workers in the village Ngentrong families before and after a TKI (Indonesian labor) to foreign countries, (2) To determine the changes in family income workers in the Village District Ngentrong Campurdarat Tulungagung District before and after a TKI. Information of this study is the village of Ngentrong that one member of his family became TKI and neighbors about the home of the family of TKI, with a total of about 10 respondents plus two people from the rural district Ngentrong Campurdarat Tulungagung District. Data collection methods used in this study were interviews and observation. The data collected were analyzed by descriptive techniques.

The results showed that the increase in economic or family income is much better and even more than sufficient to meet the needs of everyday life. They are more attention education her children and the quality of a goods which

consumed. Besides changes in family life experienced by TKI often characterized by buying a bike, build a nice house, buy land, put a lot of jewelry and so forth. And they buy an item because it is driven by two things, that is they need the item or just show the existence of himself that he had a lot of money. That is often leads to envy for people who are not happy to see their success or otherwise can lead to arrogance or attitudes that are less friendly to the surrounding neighbors. In addition to increased economic or family income can also lead to excessive consumption of culture. Based on the above research can be concluded that there are changes in family behavior of migrants in community life be it positive or negative and the change in revenue before a TKI and after a TKI.

Suggestions in this study, for family TKI are expected to behave appropriately so as not to cause social jealousy with their neighbors or the surrounding communities and for women who work are expected not to forget the nature as women. And the village authorities, so that more attention to the people of village, especially the productive age population that are given training, coaching and mentoring in terms of employment. Local governments, especially the Ministry of Manpower and Transmigration to be more tr ying again to solve the problem of job opportunities and more attention to fate workers, those who become TKI/TKW should be given specific skills provision so that they do not become rude and coolies into "slavish" in the foreign.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Efiyanti, Alfiana Yuli
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDEfiyanti, Alfiana YuliUNSPECIFIED
Keywords: Perubahan Tingkat Pendapatan; Perilaku Keluarga, TKI.
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 16 Feb 2023 12:32
Last Modified: 16 Feb 2023 12:32
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46663

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item