Responsive Banner

Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di STM Turen Malang

Hidayah, Ani (2007) Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di STM Turen Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Full text)
03110266.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (560kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam menghadapi ilmu pengetahuan dan teknologi baik pendidikan umum ataupun pendidikan agama. Namun pendidikan yang berlangsung selama ini masih di anggap kurang bermakna bagi perkembangan pendidikan dan watak peserta didik. Hal ini disebabkan atau dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus sosial kemasyarakatan, yang terjadi cendrung membahayakan sesama dan kurang memiliki kepekaan yang cukup untuk membina toleransi dan kebersamaan dalam kondisi masyarakat yang kian majemuk dengan berbagai kepentingannya. Berkaitan dengan hal diatas, setiap orang menyadari bahwa harapan dimasa yang akan datang, sangat besar terletak pada putra putrinya, sehingga setiap orang berkeinginan agar putra-putrinya mereka menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kenyataan tersebut dapat dilihat melalui fakta yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari bahwa tak seorang pun yang menginginkan anaknya cacat, baik dari segi fisik maupun tingkah laku. Jadi, pada umumnya mereka menginginan anaknya berhasil menjadi orang yang dapat di contoh dan menjadi panutan. Namun kenyataannya menunjukkan bahwa perubahan zaman yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi selalu mengakibatkan perubahan sosial, dengan semakin canggihnya teknologi komunikasi, transportasi dan sistem informasi membuat perubahan masyarakat melaju dengan cepat. Dalam menghadapi situasi demikian siswa sering kali memiliki jiwa yang labil dan sensitif yang pada akhirnya tidak sedikit para siswa terjerumus pada hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai moral, norma agama, norma susila, dan norma hidup bermasyarakat. Oleh karena itu siswa akan cenderung mempunyai tingkah laku yang tidak wajar dalam artian melakukan tindakan yang melanggar norma yang ada di sekolah. Berbicara mengenai kenakalan siswa adalah masalah yang dirasakan sangatlah penting dan menarik untuk dibahas. Karena yang namanya siswa merupakan bagian dari generasi muda yang termasuk asset Negara, yang merupakan tumpuan serta harapan bagi masa depan bangsa, negara dan agama.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka skripsi ini mengkaji tentang “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di STM Turen Malang” dan masalah yang diteliti adalah:1. Bentuk-bentuk kenakalan siswa di STM Turen Malang, 2. Faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan siswa di STM Turen Malang 3. Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di STM Turen Malang.

Sedangkan metode yang penulis gunakan dalam teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara (interview), dokumentasi. Dengan metode ini diharapkan dapat memperoleh data-data yang kongkrit yang sesuai dengan kebutuhan dalam penelitian yang dilaksanakan di STM Turen Malang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisa melalui metode deskriptif untuk data yang kualitatif.

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan akhirnya menghasilkan suatu kesimpulan sebagai berikut: Pertama, bentuk-bentuk kenakalan siswa di STM diantaranya: Membolos sekolah, datang sekolah terlambat, nongkrong dipasar sambil merokok, berkelahi, mencuri, pulang sebelum waktunya, minum-minuman keras, tidak mengerjakan PR, membaca komik atau bacan porno. Kedua, Faktor yang menyebabkan kenakalan siswa di STM Turen: 1). Faktor keluarga, seperti: broken home, orang tua yang kerja diluar negeri, ekonomi yang lemah. 2). Faktor lingkungan/pergaulan. Dan yang ketiga Strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa dengan menggunakan strategi prefentif (pencegahan) dan kuratif (penyembuhan). Strategi prefentif dengan langkah- langkah sebagai berikut: Mengadakan kegiatan keagamaan: (1). Memperingati hari besar Islam (PHBI). (2). Mengadakan pondok romadhon dan malamnya melaksanakan shalat tahajjut bersama. (3). Setiap awal pelajaran agama semua siswa membaca Asmaul Khusna secara bersama. (4). Membaca doa sebelum pelajaran mulai dan di pimpin oleh ketua kelas. (5). Shalat dhuhur berjama’ah. Kegiatan keagamaan ini diselenggarakan di sekolah, sehingga dapat mengosentrasikan lingkungan dan pergaulan siswa yang kondusif untuk mengacu perkembangan moral siswa kearah yang positif. Sedangkan Strategi Kuratif dengan langkah-langkah diantaranya: (1). Mengadakan pendekatan terhadap siswa yang bermasalah/bimbingan pribadi. (2). Mengadakan Home Visit kepada siswa yang bersangkutan dan menjelaskan tentang putranya. (3). Menekankan pembinaan moral.

Kesimpulannya adalah bahwa keberhasilan strategi guru agama Islam dalam mengatasi kenakalan siswa di STM Turen, juga didukung oleh adanya kegiatan-kegiatan yang sudah diprogramkan guna untuk mengatasi kenakalan siswa.

Guru agama Islam merupakan barometer siswa dalam suksesnya pendidikan. Agar dalam mengatasi kenakalan siswa terwujud dengan baik, maka kuncinya terletak pada kemauan dan kemampuan guru, dan hal tersebut juga dapat didukung dengan adanya strategi yang lebih terfokus pada masalah kenakalan siswa.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Baharuddin, Baharuddin
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDBaharuddin, BaharuddinUNSPECIFIED
Keywords: Guru Pendidikan Agama Islam; Kenakalan Siswa
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nada Auliya Sarasawitri
Date Deposited: 17 Feb 2023 14:31
Last Modified: 17 Feb 2023 14:31
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46658

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item