Responsive Banner

Implementasi pemberian cerita Islami dalam upaya menanamkan nilai-nilai Keagamaan anak di TKIT Qurrota A’yun jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang

Muyasaroh, Hanik (2007) Implementasi pemberian cerita Islami dalam upaya menanamkan nilai-nilai Keagamaan anak di TKIT Qurrota A’yun jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Full text)
03110239.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (640kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Pendidikan penting artinya bagi kehidupan manusia. Oleh karena itu, pendidikan wajib diberikan kepada anak sejak dini. Orang tua berkewajiban menangani langsung pendidikan anak-anaknya, dengan menjadi teladan dan memberi pemahaman-pemahaman serta metode-metode belajar kepada mereka. Banyak orang tua yang mengabaikan pendidikan anaknya, mereka kurang bertanggung jawab terhadap pendidikan anaknya, lebih-lebih pendidikan agama. Padahal memberikan pendidikan agama adalah hal paling dasar yang harus diajarkan oleh orang tua kepada anak. Oleh karena itu, dalam mengatasi pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan lajunya zaman, maka pemberian cerita Islami dan nasehat-nasehat yang baik merupakan langkah yang tepat untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari tayangan-tayangan negatif tersebut. Dengan adanya media pemberian cerita Islami ini, diharapkan bisa dijadikan sarana dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan anak. Di mana pada usia ini anak-anak harus dirangsang akal dan hatinya dengan cerita-cerita yang mendidik agar mereka meniru dan mencontoh perilaku tokoh-tokoh yang baik dan memusuhi atau membenci perilaku-perilaku yang kurang baik. Pemberian cerita Islami harus dilakukan dengan kontinue dan diadakan pemeliharaan yang baik sehingga anak menjadi matang.

Cerita merupakan media yang paling tepat untuk anak-anak dalam menanamkan nilai-nilai positif yang akan bermanfaat dalam kehidupannya di masa mendatang. Imajinasi anak akan tumbuh dengan baik karenanya. Pertumbuhan imajinasi ini penting sekali untuk membuat pemikiran inovatif dikemudian hari. Karenanya cerita yang baik adalah cerita yang mampu mendidik akal budi, imajinasi, etika dan nilai keagamaan anak, serta bisa mengembangkan potensi pengetahuan yang ia miliki. Bahkan melalui cerita tersebut memungkinkan anak mengembangkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikimotorik. Berangkat dari latar belakang itulah, maka perlu diadakan penelitian tentang 1) Bagaimana peranan pemberian cerita Islami pada anak di TKIT Qurrota A’yun Jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang, 2) Bagaimana implementasi pemberian cerita islami dalam upaya menanaman nilai-nilai keagamaan anak di TKIT Qurrota A’yun Jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang.

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui peranan pemberian cerita Islami pada anak di TKIT Qurrota A’yun Jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang, 2) Untuk mengetahui implementasi pemberian cerita Islami Dalam Upaya Menanaman Nilai-Nilai Keagamaan Anak Di TKIT Qurrota A’yun Jalan Sunan Kalijaga Dalam 9 Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi (1) Observasi, (2) Wawancara, (3) Dokumentasi. Data yang diperoleh dari ketiga teknik tersebut diorganisasikan, ditafsirkan, dan dianalisis guna menyusun dan mengabstraksi temuan lapangan.

Hasil dari penelilitian yang dilakukan penulis dapat disimpulkan bahwasanya cerita Islami mempunyai peranan yang sangat penting bagi anak, hal ini dapat dibuktikan bahwa anak-anak di TKIT Qurrota A’yun ini mampu memahami wawasan dan pengetahuan yang telah disampaikan oleh guru. Melalui cerita itu pula anak-anak bisa mengaplikasikan etika sehari-hari dengan menunjukkan akhlak yang mulia.

Implementasi pemberian cerita Islami dilakukan pada setiap akhir pekan yaitu pada hari Sabtu, disesuaikan dengan jadual pelajaran. Sedangkan untuk hari-hari yang lain (Senin-Jumat), cerita hanya disisipkan di sela-sela pelajaran saja. Walaupun media-medianya masih belum lengkap, para pendidik terus mengupayakan segala hal yang dapat membantu kelancaran proses pembelajaran ini. Upaya-upaya yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada anak adalah dengan pembiasaan, keteladanan sehari-hari dan kerjasama dengan wali murid di rumah. Hal ini dilakukan dalam rangka menjaga keutuhan aqidah Islamiyah, ibadah/syariah dan akhlak mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Usman, Muchlis
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDUsman, MuchlisUNSPECIFIED
Keywords: Cerita Islami; Nilai-nilai keagamaan anak
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nada Auliya Sarasawitri
Date Deposited: 13 Feb 2023 14:57
Last Modified: 13 Feb 2023 14:57
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46552

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item