Responsive Banner

Pengembangan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam materi gaya dengan model Learning Cycle 5 Fase untuk Siswa Kelas IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang

Muhayyinah, Ayu (2012) Pengembangan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam materi gaya dengan model Learning Cycle 5 Fase untuk Siswa Kelas IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
08140014.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Upaya meningkatkan mutu pendidikan yang sudah ditempuh adalah dengan adanya pembaharuan kurikulum 2004 menjadi kurikulum 2006 yang lebih dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Perubahan tersebut akan memberikan keluasan kepada sekolah untuk berkreasi dan menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif. Hal ini menuntut kecermatan dan ketelitian dari guru dalam memilih komponen-komponen dalam pembelajaran seperti kesiapan siswa dan guru, ketersediaan bahan ajar, kurikulum, fasilitas dan pengelolaan. Bahan ajar merupakan salah satu komponen yang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap proses belajar mengajar. Sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, perlu dilakukannya pengembangan bahan ajar. Karena dengan mengembangkan bahan ajar sendiri, guru lebih mengetahui kebutuhan dan karakteristik materi ajar yang akan disampaikan dan sesuai dengan karakteristik dan lingkungan sosial siswa. Berdasarkan observasi peneliti terhadap bahan ajaryang dipakai oleh guru dan siswa MI Islamiyah ditemukan beberapa masalah, yaitu 1) sajian materinya masih jauh dari kehendak kurikulum, 2) sajian bahasanya masih berorientasi pada penulis sendiri dan belum berorientasi pada pembaca (siswa sasaran), dan 3) kemasan materinya tidak jauh berbeda dengan kemasan buku referensi atau buku bacaan pada umumnya. Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, peneliti ingin mengembangkan bahan ajar yang digunakan oleh MI Islamiyah Pakis-Tumpang dengan menggunakan model learning cycle 5 fase. Karena model tersebut dapat melibatkan siswa dalam kegiatan belajar aktif sehingga akan terjadi proses asimilasi, akomodasi dan organisasi dalam kognitif siswa maka tersusunlah judul penelitian yaitu Pengembangan Bahan Ajar Ilmu Pengetahuan Alam Materi Gaya dengan Model Learning Cycle 5 Fase untuk Siswa Kelas IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar ilmu pengetahuan alam kelas IV MI model learning cycle 5 fase serta untuk meningkatkan efektifitas, efisiensi dan kemenarikan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam materi gaya melalui penggunaan bahan ajar dengan model learning cycle 5 fase di kelas IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau Research and Development. Pengembangan atau Research and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan, keefisiensi dan kemenarikan produk tersebut. Model yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar ini adalah model Suhartono. Langkah-langkah dalam pengembangan bahan ajar ini ada empat tahap, 1) tahap analisis situasi awal; 2) tahap pengembangan rancangan bahan ajar; 3) Tahap penulisan bahan ajar; dan 4) tahap penilaian bahan ajar.

Hasil pengembangan bahan ajar ini berupa bahan ajar sebagai panduan siswa yang dilengkapi dengan CD pembelajaran yang digunakan sebagai panduan guru dalam mengajar. Untuk mengetahui tingkat keefektifan, keefisiensi dan kemenarikan produk pengembangan bahan ajar, maka dilakukan validasi dalam 4 tahap. Tahap pertama validasi terhadap produk pengembangan bahan ajar yang dilakukan oleh satu dosen fisika sebagai ahli materi ilmu pengetahuan alam, tahap kedua validasi terhadap produk pengembangan bahan ajar yang dilakukan oleh satu dosen Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) sebagai ahli media pembelajaran, tahap ketiga validasi terhadap produk pengembangan bahan ajar yang dilakukan oleh satu guru bidang studi ilmu pengetahuan alam kelas IV MI sebagai ahli pembelajaran dan tahap keempat validasi terhadap produk pengembangan bahan ajar yang dilakukan pada uji coba lapangan yang diwakili oleh 6 responden.

Hasil validasi dari ahli materi terhadap produk pengembangan bahan ajar memperoleh hasil prosentase kevalidan mencapai 92,5%. Hasil validasi dari ahli media pembelajaran memperoleh hasil prosentase kevalidan mencapai 87,5%. Hasil validasi dari guru bidang studi ilmu pengetahuan alam kelas IV MI memperoleh hasil prosentase kevalidan mencapai 87,5%. Hasil validasi dari uji coba lapangan memperoleh hasil prosentase kevalidan mencapai 93,3%. Berdasarkan hasil validasi dari beberapa ahli, guru bidang studi dan uji coba lapangan membuktikan bahwa bahan ajar ilmu pengetahuan alam kelas IV MI materi gaya dengan model learning cycle 5 fase ini sudah baik dan layak untuk digunakan.

ABSTRACT

Efforts to improve the quality of education that has been taken is to reform the curriculum of 2004 to 2006 curriculum, better known by the Education Unit Level Curriculum (SBC). The amendment will provide breadth to the school to be creative and create an innovative learning environment. This requires accuracy and precision of the teacher in selecting the components in any learning readiness of students and teachers, availability of teaching materials, curriculum, facilities and management. Teaching materials is one component that has a significant effect on the learning process. In an effort to improve the quality of learning, teaching materials need to be developed. Because by developing their own teaching materials, teachers more aware of the needs and characteristics of teaching materials to be submitted and in accordance with students' social and environmental characteristics. Based on the observations of researchers to the teaching materials used by teachers and students MI Islamiyah found some problems, namely 1) the material is still far from serving the will of the curriculum, 2) grain-oriented language is still the author's own and not oriented to the reader (target students), and 3 ) packaging material packaging is not much different from reference books or books in general. Based on the above problems, researchers want to develop teaching materials used by the MI Islamiyah Pakis- Tumpang by using a model of five-phase learning cycle. Because the model can involve students in active learning activities that will occur the process of assimilation, accommodation and student organizations in the cognitive research that title tersusunlah Development of Teaching Material Sciences Material Force with Learning Cycle Model for Students in Grades 5 Phase IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang. The purpose of this research is to produce teaching materials in the form of the fourth grade science learning cycle model of MI 5 phases as well as to improve the effectiveness, efficiency and attractiveness in the Natural Sciences learning materials through the use of teaching forces with learning cycle model of five phases in the class IV MI Islamiyah Pakis-Tumpang.

The method used in this study is the method of research and development or Research and Development. Development or Research and Development is a research method that is used to generate and test the effectiveness of a particular product, keefisiensi and attractiveness of these products. The model used in the development of teaching materials is a model Suhartono. The steps in the development of teaching materials there are four stages, 1) the initial situation analysis phase, 2) the design development phase of teaching materials, 3) Phase of writing materials, and 4) the assessment phase materials.

The results of the development of teaching materials in the form of teaching materials as a student guide that comes with a CD that is used as a learning guide teachers in teaching. To determine the level of effectiveness, and attractiveness keefisiensi product development of teaching materials, then validated in four stages. The first phase of validation of the product development of teaching materials is carried out by a professor of physics as a matter of natural science, the second phase of validation of the product development of teaching materials by the Department of Teacher Education lecturer Islamic elementary schools (PGMI) as a medium of learning, the third stage of validation the product development of teaching materials by the teachers in the study of natural science class IV MI as a fourth stage of the learning and validation of the product development of teaching materials is carried out in field trials are represented by six respondents.

The results of the validation of matter experts to obtain the product development of teaching materials to achieve the results the percentage validity of 92.5%. The results of the validation of learning media specialists obtain the percentage of validity of the results reached 87.5%. The results of validation studies teachers of natural science class IV MI validity of results percentage reached 87.5%. The results of the validation of the results of field trials validity percentage reaches 93.3%. Based on the validation of some experts, teachers, field studies and field trials to prove that materials science class IV MI force material with a 5-phase model of learning cycle has been good and deserve to be used.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Wibowo, Agus Mukti
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDWibowo, Agus MuktiUNSPECIFIED
Keywords: Pengembangan; Bahan Ajar; Model Learning Cycle 5 Fase; Development; Teaching Material; Learning Cycle Model 5 Phas
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 08 Feb 2023 08:03
Last Modified: 08 Feb 2023 08:03
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46266

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item