Responsive Banner

Konsep Tazkiyat Al-Nafs Al-Ghazali sebagai metode dalam Pendidikan Akhlak

Marzuqi, Ahzab (2009) Konsep Tazkiyat Al-Nafs Al-Ghazali sebagai metode dalam Pendidikan Akhlak. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
05110155.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Fitrah diciptakanya manusia adalah sebagai makhluk suci yang dibekali dengan kesempurnaan akal dan jiwa. Dengan akal dan jiwa inilah sebenarnya letak vital eksistensi manusia yang hakiki. Karena dengan akal dan jiwa inilah manusia dapat memahami dirinya dengan benar dan dapat memahami hidupnya dengan benar pula. Namun tidak selamanya jiwa yang dimiliki manusia mencerminkan jiwa yang bersih dan suci, jika diibaratkan laksana sebuah kaca, kadangkala jiwa tersebut juga ternoda dengan berbagai macam kotoran. Apabila jiwa telah terkontaminasi dengan berbagai kotoran, jiwa tersebut telah terjangkit penyakit yang biasa disebut dengan penyakit kejiwaan.Adanya penyakit jiwa ini, akan berdampak pada pola tingkah laku (akhlak) manusia. Dalam hal ini menjadikan manusia bertindak dan melanggar batas-batas tatanan yang ada. Dapat dikatakan bahwa penyakit jiwa tersebut berdampak pada terbentuknya akhlak tercela yang melanda kehidupan manusia. Oleh sebab itu, adanya dekadensi moral tersebut menunjukkan akhlak atau moral yang ada harus didik dan dibina. Namun permasalahanya adalah bagaimanakah cara atau jalan yang digunakan dalam rangka memberikan pendidikan agar tercipta akhlak yang Islami. Berangkat dari latar belakang inilah penulis mengambil judul Konsep Tazkiyat al-Nafs Al- Ghazali Sebagai Metode Dalam Pendidikan Akhlak. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui secara spesifik bagaimanakah konsep tazkiyat al-nafs yang dicetuskan oleh Al-Ghazali. Tujuan selanjutnya adalah untuk mengetahui metode atau jalan seperti apakah yang digunakan oleh konsep tazkiyat al-nafs dalam rangka memberikan pendidikan terhadap akhlak.

Penelitian yang penulis lakukan ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif analisis kritis. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan berbagai macam buku-buku, dan jurnal. Sedangkan untuk analisis data, penulis menggunakan teknik analisis isi (content analisis) suatu teknik analisis untuk mendeskripsikan data secara obyektif, sistematis, kemudian menarik kesimpulan yang benar dari data tersebut.

Hasil dari penelitian ini merupakan sebagai jawaban dari rumusan masalah diatas, yaitu penjelasan mengenai tazkiyat al-nafs dengan uraian bahwa jiwa diibaratkan sebagai sebuah kaca yang kesempurnaanya terletak pada kesiapan dan kemampuanya dalam menerima gambar yang berada didepanya dan memantulkanya kembali dalam bentuk aslinya, apabila kaca tersebut kotor, maka secepatnya dibersihkan dengan cara mengelapnya serta menghilangkan karat, kotoran serta debu yang melekat padanya. Begitu juga dengan jiwa, apabila jiwa tersebut tercampur dengan berbagai macam penyakit maka langkah yang ditempuh adalah dengan membersihkan jiwa dengan berbagai macam hal positif, agar jiwa kembali bersih. Adapun metode yang digunakan konsep tazkiyat al-nafs ini antara lain dengan metode mujahadah dan riyadhah, metode keteladanan, metode pembiasaan, metode kisah, metode nasihat sehingga dengan ini akan terbentuk sebuah akhlak yang sesuai dengan ajaran Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Fannani, Bakhruddin
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDFannani, BakhruddinUNSPECIFIED
Keywords: Tazkiyat Al-Nafs; Metode; Pendidikan Akhlak
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Moch. Nanda Indra Lexmana
Date Deposited: 03 Feb 2023 14:30
Last Modified: 03 Feb 2023 14:30
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/46082

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item