Pembuatan alat ukur kadar besi dalam air dengan metode absorbsi spektrofotometri

Faricha, Nia (2008) Pembuatan alat ukur kadar besi dalam air dengan metode absorbsi spektrofotometri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
03540019.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (888kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Besi merupakan salah satu unsur yang terdapat dalam air. Al-Qur’an menjelaskan tentang besi sebagai berikut: ”Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa”,(QS. Al-Hadîd/57:25). Kadar besi yang melebihi standar akan dapat berpengaruh buruk pada kesehatan manusia. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk membuat alat ukur kadar besi dalam air dengan metode absorbsi spektrofotometri menggunakan instrumen fotometri dan menentukan tingkat akurasi alat.

Alat ukur ini terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen sebagai sumber cahaya, filter cahaya warna hijau (λ = ±510 nm), kuvet sebagai tempat sampel, serta LDR sebagai sensor cahaya. Sedangkan sistem elektronik meliputi rangkaian pengkondisi sinyal, ADC 0804, MCU AT89S51, serta LCD sebagai display penampil. Sampel yang digunakan sebanyak 11 sampel dengan range kadar besi 0–10%. Pembuatan larutan sampel dilakukan dengan metode pengenceran.

Pengambilan data pada sistem elektronik dilakukan dengan memberikan tegangan variabel pada sistem dan diamati tegangan keluarannya. Sedangkan pengambilan data untuk sistem keseluruhan dilakukan dengan pengukuran sampel yang telah diketahui kadar besinya secara perhitungan, kemudian diukur dengan alat ukur kadar besi dalam air.

Analisis data untuk sistem elektronik dilakukan dengan mencari prosentase penyimpangan rata-rata pada data hasil pengujian. Dan untuk analisis data pada sistem keseluruhan dilakukan dengan mencari prosentase kesalahan relatif (KR) rata-rata pada data hasil pengujian. Data hasil pengujian pada sistem elektronik menunjukkan bahwa prosentase penyimpangannya sebesar 1.27%. Sedangkan hasil pengujian pada sistem keseluruhan dengan menggunakan 11 sampel buatan menunjukkan bahwa prosentase kesalahan relatif (KR) sebesar 1.11%.

ENGLISH:

Iron is one elements of water. Al-Qur’an has explained about iron: “And We create the iron that has super power ability and also has many advantages to human life, so that Allah knows whoever help His religion and His prophets although He doesn’t seen it. In fact Allah is the strongest and the powerful” (QS. Al-Hadîd/57:25). Iron content which exceed standard will bring bad effect to the human healthy. The purpose of this research are construct measuring instrument of iron content in the water with absorption spectrophotometry method use photometry instrument and to determine level of instrument accuracy.

This measuring instrument consists of 2 systems; optical system and electronic system. Optical system consists of halogen lamp which is as source of light, green optical filter (λ = ±510 nm), cuvet is as sample place, and LDR as light censor. Whereas electronic system consists of signal preparation, ADC 0804, MCU AT89S51, and LCD as presenting display. It uses 11 samples which have range of iron content between 0–10%. Production of samples solution uses dilution method.

Data collection from electronic system is done by giving variable voltage on system and watching the output voltage. Whereas collecting data from the hole system is done by measuring samples which have been known their iron content with calculation, then it is measured by measuring instrument of iron content in the water.

Data analysis for electronic system is done by seeking out the percentage of average deviation on the result data of examination. And data analysis of the hole system is done by seeking out percentage of the average relative misscalculate on the result data of examination. The result data of examination on electronic system indicate that percentage of deviation is 1.27%. Whereas result of examination on the hole system by using 11 artificial samples indicate that percentage of relative misscalculate is 1.11%.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Tirono, M and Barizi, Ahmad
Keywords: Besi; Absorbsi Spektrofotometri; Intensitas Cahaya; Iron; Absorption Spectrophotometry; Light Intensity
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Fisika
Depositing User: Arfan Trisna Rizkydian
Date Deposited: 25 Aug 2016 02:27
Last Modified: 25 Aug 2016 02:27
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4584

Actions (login required)

View Item View Item