Responsive Banner

Respon Mahasiswa Fakultas Syari’ah Jurusan Al- Ahwal Al-Syakhsiyah Semester V UIN Malang terhadap hasil Bahtsul Masâil Ulama NU tentang tayangan Infotainment

Barizi, Yusron (2008) Respon Mahasiswa Fakultas Syari’ah Jurusan Al- Ahwal Al-Syakhsiyah Semester V UIN Malang terhadap hasil Bahtsul Masâil Ulama NU tentang tayangan Infotainment. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (fulltext)
02210061.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (643kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Berawal dari fenomena yang terjadi di masyarakat, bahwa masyarakat dewasa ini telah banyak yang menggandrungi sebuah tayangan informasi berlatar belakang entertainment, sehingga menimbulkan reaksi dikalangan ummat Islam, khususnya ulama Nahdliyyin. Maka ulama NU mengeluarkan fatwa dari hasil bahtsul masâil pada acara MUNAS alim ulama di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, bertepatan pada tanggal 27 samapai 30 Juli 2006, yang keputusannya antara lain adalah pengharaman tayangan infotainment yang diklaim sebagai bentuk dari ghibah.

Terlepas dari reaksi masyarakat atas fatwa tersebut, secara aplikasi, masyarakat tampak bersikap tutup mata akan adanya fatwa tersebut. Banyak dari mereka yang masih menikmati berbagai tayangan infotainment yang disajikan oleh berbagai media massa. Bukti dari minatnya masyarakat terhadap tayangan tersebut adalah masih eksisnya tayangan itu di berbagai media hingga saat ini.

Maka dari itu peneliti ingin meneliti fenomena yang terjadi antara hubungan fatwa haramnya infotainment dan masyarakat. Namun dalam hal ini peneliti hanya memfokuskan penelitian pada respon mahasiswa fakultas Syari’ah jurusan Ahwal Ahsakhsiyah semester V UIN Malang terhadap keputusan bahtsul masâil NU tentang tayangan infotainment. Mahasiswa dijadikan objek penelitian dengan pertimbangan bahwa mahasiswa merupakan kelompok sekaligus gambaran kecil dari masyarakat. Selain itu, dari sisi akademis, mahasiswa dianggap berkompeten dalah menyikapi masalah tersebut.

Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Untuk pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode penyebaran angket. Yakni mahasiswa diberi selebaran angket yang berupa pertayanyaan semi tertutup dengan pilihan jawaban yang telah disediakan beserta alasan pilihannya.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Mahasiswa fakultas Syariah semester V UIN Malang pada umumnya sepakat bahwa tayangan infotainment mempunyai unsur ghibah yang diharamkan oleh agama sebagaimana yang di putuskan atau difatwakan oleh ulama NU. Dari hal tersebut, mahasiswa tampaknya sebagian besar mendukung atau setuju atas dikeluarkannya fatwa itu, yakni dengan prosentase 67,6% mahasiswa dan 70% mahasiswi. Adapun yang tidak setuju sebanyak 18,9% mahasiswa dan 10% mahasiswi. Sedangkan selebihnya 13,5 mahasiswa dan 20% mahasaiwi ragu-ragu dan tidak menjawab. Mengenai pengaruh fatwa tersebut terhadap mahasiswa tampak tidak jauh berbeda, yakni 40,5% mahasiswa dan 45% mahasiswi merasakan bahwa fatwa tersebut mempunyai pengaruh terhadap pribadi mereka. Dan selebihnya,
mengatakan tidak adanya pengaruh atas keluarnya fatwa tersebut pada diri mereka dengan prosentase 51,4% mahasiswa dan 55% mahasiswi. Dan lainnya 8,11% mahasiswa tidak menjawab.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Yasin, Noer
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDYasin, NoerUNSPECIFIED
Keywords: Respon Mahasiswa; Hasil Bahtsul Masâil Ulama NU; Tayangan Infotaiment
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 30 Jan 2023 11:02
Last Modified: 30 Jan 2023 11:02
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/45710

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item