Responsive Banner

Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid berdasarkan Teori Rubu’ Mujayyad dan Teori Sinus-Cosinus : Studi Arah Kiblat di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember

Yakin, Abdullah (2008) Uji Akurasi Arah Kiblat Masjid berdasarkan Teori Rubu’ Mujayyad dan Teori Sinus-Cosinus : Studi Arah Kiblat di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
02210020.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (965kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Setiap muslim mendirikan shalat fardu lima kali sehari. Pada saat mendirikan shalat itu pertama kali ia harus tahu kapan waktu shalat telah tiba dan kapan waktu shalat berakhir. Kedua, ia harus dapat menetukan arah untuk menghadapkan wajahnya waktu shalat.

Menentukan arah kiblat merupakan salah satu kewajiban magi orang yang akan melakukan shalat, karena menghadap kiblat merupakan salah satu syarat sahnya ibadah shalat. Oleh karena itu, mengetahui dan menetukan arah kiblat secara tepat merupakan hal yang sangat penting agar ibadah seseorang bisa sah secara syar’i.

Arah kiblat merupakan suatu arah yang wajib dituju oleh umat islam ketika melakukan ibadah shalat dan ibadah-ibadah yang lain. Arah kiblat adalah arah ka’bah, maka orang yang berada di dekat ka’bah tidak sah shalatnya kecuali menghadap wujud ka’bah (‘ain ka’bah) dan orang yang jauh dari ka’bah (tidak melihat) maka wajib baginya berijtihat untuk menghadap ka’bah (ke arah atau jurusan ka’bah).

Dalam menetukan arah kiblat sebelum dikenal daftar logaritma (sinus-cosinus), perhitungan ilmu falak dilakukan dengan Rubu’ (Rubu’ Mujayyad). Rubu’ Mujayyad adalah alat hitung yang berbentuk seperempat lingkaran, hingga dikenal pula dengan kuadrat yang artinya “Seperempat”. Dalam metode rubu’ dan sinus-cosinus ada beberapa hal yang perlu diketahui yaitu: a. Bagaimana cara perhitungan teori rubu’ yang digunakan oleh masyarakat Kecamatan Ajung?. b. Berapa besar keakuratan arah kiblat teori rubu’ apabila dihitung berdasarkan teori sinus-cosinus?. Berkaitan degan hal tersebut. Maka metode studi ini yang berkaitan dengan tema tersebut diatas menggunakan metode kuantitatif yang digabungkan dengan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dari tulisan atau ungkapan dan tingkah laku yang dapat diobservasi. Oleh karena itu, penulis karya ilmiah ini akan dilakukan berdasarkan hasil studi terhadap beberapa masjid-masjid di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember yang menggunakan teori rubu’.

Metode hisab arah kiblat masjid-masjid yang dibangun menggunakan teori Rubu’ di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember besar deviasinya bervariasi antara 0o sampai dengan 7o dari kesemua penyelewengan dalam penentuan arah kiblat yang menggunakan teori rubu’ mengarah atau condong ke arah barat, berarti arah bangunan berada disebelah selatan dari arah yang sebenarnya. Arah kiblat yang tepat mengarah ke arah kiblat dengan memakai teknik yang akurat menurut trigonometri (sinus- cosinus) adalah 0o.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Murtadho, Moh.
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMurtadho, Moh.UNSPECIFIED
Keywords: Teori Rubu’ Mujayyad; Teori Sinus-Cosinus; Akurasi.
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Fadlli Syahmi
Date Deposited: 26 Jan 2023 14:52
Last Modified: 30 Jan 2023 08:43
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/45527

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item