Responsive Banner

Pelaksanaan Pendidikan Anak dalam Keluarga TKW: Studi kasus di desa Sumberputih kecamatan Wajak kabupaten Malang

Bintari, Sulis (2007) Pelaksanaan Pendidikan Anak dalam Keluarga TKW: Studi kasus di desa Sumberputih kecamatan Wajak kabupaten Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
01140003.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (563kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK

Pelaksanaan pendidikan anak dalam keluarga merupakan pendidikan pertama yang sangat penting bagi perkembangaan anak selanjutnya. Baik buruknya kepribadian anak tergantung pada pendidikan serta lingkungan yang mempengaruhinya. Peranan orang tua sebagai guru dan pendidikan anak sangat menentukan kepribadian anak tersebut, sehingga orang tua dituntut untuk mampu menjalankan kewajibannya yaitu melaksanakan pendidikan anak dalam keluarga.

Fokus daripada studi ini ialah mencari keterangan tentang pelaksanaan pendidikan anak dalam keluarga TKW di desa Sumberputih kecamatan Wajak kabupaten Malang, yang dijabarkan dalam rumusan masalah sebagai berikut (1) bagaimana peranan keluarga TKW dalam pelaksanaan pendidikan anak (2) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan anak dalam keluarga (3) problem-problem apa saja yang di hadapi keluarga TKW dalam pelaksanaan pendidikan anak dan bagaimana usaha pemecahannya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif pula, yaitu berupa pemaparan dan penggambaran secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya mengenai data-data terkait, baik yang tertulis maupun lisan dari objek penelitian yang ada. Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, yaitu metode observasi, interview dan dokumentasi.

Adapun hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Peran keluarga dalam pendidikan anak TKW sangat penting, terutama peran seorang nenek, kakek, bibi maupun paman. Dengan usia mereka yang sudah lanjut, yang seharusnya waktu mereka gunakan untuk istirahat dari aktifitas merawat dan mendidik anak-anak, mereka harus bersusah payah merawat cucunya atau (anak TKW), sedangkan seorang bibi di samping harus mengurusi keluarga dan anak-anaknya dia juga harus bertanggung jawab merawat dan mendidik keponakannya, untuk itu peran mereka cukup menggantikan peran ibu yang sekarang tidak ada (bekerja menjadi TKW).
2. Dalam pelaksanaan pendidikan anak dalam keluarga TKW, ada beberapa metode yang diterapkan, yaitu metode keteladanan, pembiasaan, pemberian nasehat, memberikan perhatian, pengawasan, pemberian hadiah dan hukuman. dan metode menuruti segala kemauan anak. Untuk metode menuruti segala kemauan anak ini, pihak keluarga beralasan agar anak tidak rewel, dan akhirnya membuat anak-anak TKW menjadi manja dan tidak mandiri.
3. faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pendidikan anak dalam keluarga TKW yaitu:
a. Faktor Internal
Faktor internal disini berasal dari diri anak itu sendiri. Dengan tidak ada ibu dirumah, mereka merasa bebas melakukan apa yang mereka kehendaki, karena merasa bebas dari pengawasan ibunya. Sehingga mereka menjadi anak yang kurang berprestasi di sekolahnya, di karenakan malas belajar
b. Faktor Eksternal
Faktor eksternal disini berasal dari luar diri anak, yaitu berasal dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Untuk lingkungan keluarga, pendidikan anak, negara tujuan ibu TKW,, selain itu kondisi keluarga yang di tinggalkan, juga mepengaruhi pelaksanaan pendidikan anak TKW. sedangkan lingkungan masyarakat juga mempengaruhi pelaksanaan pendidikan anak. Masyarakat yang baik, akan berdampak baik bagi anak dan sebaliknya jika masyarakat kita buruk atau tidak baik maka menjadikan anak-anak tidak baik
4. Problem-problem yang di hadapi keluarga TKW dalam pelaksanaan pendidikan anak berdasarkan observasi dan wawancara peneliti di lapangan mencakup 3 sektor yaitu: pertama sektor keluarga, kebanyakan problem yang di hadapi adalah keterbatasan biaya, rendahnya kesadaran orang tua dalam mendidik anak, ekonomi keluarga, dan pendidikan orang tua. Kedua sektor lingkungan yang tidak baik dan pergaulan yang tidak terkontrol, ketiga sektor media massa problem yang di hadapi adanya informasi baik dari media elektronik maupun media cetak yang tidak tersaring.
5. Usaha-usaha untuk mengatasi problem tersebut diatas, dapat di jabarkan sebagai berikut: keluarga TKW, bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan berdagang, menjadi buruh tani dan lain-lain untuk mencukupi kebutuhan keluarga dan biaya pendidikan anaknya. Untuk problem pendidikan anak baik pendidikan agama maupun pendidikan umumnya keluarga TKW untuk menyuruh anaknya belajar ngaji dan les privat untuk pendidikan umumnya. Sedangkan pengaruh dari lingkungan usaha yang dilakukan keluarga TKW mengawasi pergaulan anak, menasehati dan memarahi jika anak melakukan kesalahan dan menyimpang tidak sesuai pergaulan. Sedangkan pengaruh dari media massa keluarga TKW membatasi dalam menonton TV dan menemani mereka ketika menonton program tertentu yang tidak baik. Dan melarang anak untuk tidak membeli buku bacaan dan majalah yang tidak baik. usaha – usaha ini tidak berarti dilaksanakan karena memerlukan waktu, biaya tenaga dan lain-lain.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Prabowo, Sugeng Listyo
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDPrabowo, Sugeng ListyoUNSPECIFIED
Keywords: Pendidikan Anak; Keluarga TKW
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Nada Auliya Sarasawitri
Date Deposited: 25 Jan 2023 14:35
Last Modified: 25 Jan 2023 14:35
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/45113

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item