Responsive Banner

Risiko timbulnya Acne Vulgaris karena penggunaan masker di era COVID-19 pada mahasiswa program studi pendidikan dokter UIN Malang

Nihar, Rizki Nurun (2022) Risiko timbulnya Acne Vulgaris karena penggunaan masker di era COVID-19 pada mahasiswa program studi pendidikan dokter UIN Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (full text)
19910010.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (6MB) | Preview

Abstract

INDONESIA :

Corona Virus Disease 19 (COVID-19) termasuk penyakit saluran pernafasan yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Pada tanggal 11 Maret 2020 WHO menetapkan sebagai pandemi dunia. Penularan virus COVID-19 telah diketahui melalui droplet saluran pernapasan individu yang terinfeksi. Salah satu upaya pencegahan penularan COVID-19 adalah dengan menggunakan masker. Penggunaan masker dalam jangka waktu yang lama memiliki efek samping terhadap kulit wajah, salah satunya adalah timbulnya acne vulgaris atau sering disebut sebagai “maskne”. Maskne adalah timbulnya acne pada area wajah yang tertutup masker seperti dagu, pipi, dan hidung disebabkan karena penggunaan masker. Penggunaan masker dapat menyebabkan iritasi pada kulit wajah karena adanya gesekan secara terus menerus serta dapat meningkatan kelembaban pada kulit yang menjadi risiko timbulnya acne. Program Studi Pendidikan Dokter UIN Malang telah memberlakukan pembelajaran tatap muka sepenuhnya sehingga kegiatan perkuliahan dilakukan di kampus yang mana harus mematuhi protokol kesehatan, salah satunya adalah menggunakan masker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui risiko timbulnya acne vulgaris karena penggunaan masker di era COVID-19 pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Malang. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berjumlah 66 responden yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Data pada penelitian ini kemudian dianalisis secara bivariat Hasil uji statistik chi square didapatkan nilai p value 0,346 pada jenis masker, p value 0,635 pada durasi pemakaian masker, p value 0,765 pada kebiasaan mengganti masker, p value 0,347 pada riwayat acne sebelumnya sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak didapatkan hubungan antara jenis masker, durasi penggunaan masker, kebiasaan mengganti masker dan riwayat acne sebelumnya terhadap timbulnya acne vulgaris pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter UIN Malang.

ENGLISH :

Background: Corona Virus Disease 19 (COVID-19) includes respiratory tract disease caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). On March 11, 2020, the WHO declared it a world pandemic. Transmission of the COVID-19 virus is known to occur through respiratory droplets from infected individuals. One of the efforts to prevent transmission of COVID-19 is wearing a mask. The long-term use of masks has side effects on the facial skin, one of which is the emergence of acne vulgaris, often referred to as "maskne. Maskne is the appearance of acne on areas of the face covered by a mask, such as the chin, cheeks, and nose, caused by wearing a mask. The use of masks can cause irritation to the facial skin due to continuous friction and can increase moisture in the skin, which is a risk factor for acne. The UIN Malang Medical Education Study Program has fully implemented face-to-face learning so that lecture activities are carried out on campus and must comply with health protocols, one of which is wearing a mask. Objective: The purpose of this study was to determine the risk of developing acne vulgaris due to the use of masks during the COVID-19 era in students of the UIN Malang Medical Education Study Program. Methods: The research method employed was analytic observational with a cross-sectional approach. The stratified random sampling technique was used to select 66 respondents for the study. The data in this study were then analyzed bivariately. Results: The chi square statistical test yielded p values of 0.346 for the type of mask, 0.635 for the duration of wearing the mask, 0.765 for the habit of changing masks, and 0.347 for a history of previous acne. Conclusions: that there is no relationship between the type of mask, duration of wearing a mask, habit of changing masks, and a history of previous acne on the emergence of acne vulgaris in study participants.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Milliana, Alvi and Ayudianti, Prida
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMilliana, AlviUNSPECIFIED
UNSPECIFIEDAyudianti, PridaUNSPECIFIED
Keywords: Acne vulgaris; Masker; Maskne Acne vulgaris; Masks; Maskne
Departement: Fakultas Kesehatan dan Ilmu Kedokteran > Jurusan Pendidikan Dokter
Depositing User: Rizki Nurun Nihar
Date Deposited: 22 Feb 2023 09:57
Last Modified: 08 Mar 2023 15:21
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/44685

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item