Responsive Banner

Analisa kinerja keuangan Perusahaan Jasa Telekomunikasi yang Go Publik di Bursa Efek Jakarta periode tahun 2004-2006

Agustin, Nurul Laili (2008) Analisa kinerja keuangan Perusahaan Jasa Telekomunikasi yang Go Publik di Bursa Efek Jakarta periode tahun 2004-2006. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
03220005.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (434kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK

Kinerja keuangan merupakan salah satu segi yang sering dipantau oleh para investor sebagai penanam modal. Perusahaan yang mempunyai kinerja keuangan yang baik diharapkan memberikan pandangan tersebut. Sehingga dengan adanya peningkatan modal maka perusahaan akan menghasilkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi. Begitu juga perusahaan jasa telekomunikasi yang go publik di BEJ periode tahun 2004-2006, dimana ssecara rata-rata tingkat keuntungan perusahaan meningkat dari tahun ke tahun, bahkan meskipun PT. Infoasia Teknologi Global Tbk dan PT. Indosat Tbk yang mengalami penurunan dalam mencari keuntungan, pada tahun 2004-2005 PT. Bakrie Telecom Tbk dan PT. Excelcomindo Pratama Tbk mengalami kerugian namun perusahaan masih tetap menghasilkan profit. Jika modal dibiarkan menurun terus maka secara tidak langsung akan berakibat buruk pada kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan, sehingga diperlukan informasi tentang kinerja keuangan.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dalam arti bahwa data yang diperoleh disusun secara sistematis dan diuraikan kemudian dianalisis untuk ditarik kesimpulan serta untuk dicari jalan pemikirannya. Alat analisa yang digunakan adalah dengan menggunakan analisa rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas, aktivitas, solvabilitas, dan profitabilitas dengan metode time series dan metode cross section.

Berdasarkan alat analisa diatas diperoleh bahwa dilihat dari time series perusahaan jasa telekomunikasi pada likuiditas rata-rata dalam kondisi cukup baik, aktivitas masih berfluktuasi, solvabilitas dan profitabilitas rata-rata dalam kondisi baik, namun pada tahun 2006 PT Excelcomindo Pratama Tbk dalam GPM lebih baik daripada PT. Bakrie

Telecom Tbk dan perusahaan yang lainnya tidak mengalami GPM. Cross sectional tahun 2004 dan 2005 aspek likuiditas, aktivitas, solvabilitas rata- rata dalam kondisi buruk, profitabilitas pada GPM PT. Bakrie Telecom Tbk lebih baik daripada PT Excelcomindo Pratama Tbk, NPM rata-rata dalam kondisi buruk, dan ROI dan ROE dalam kondisi baik. Tahun 2006 likuiditas, aktivitas dan profitabilitas rata-rata dalam kondisi buruk, solvabilitas rata-rata dalam kondisi baik.

ABSTRACT

Financial performance is an important aspect frequently monitored by investors as capital investors. A company having a good financial performance is expected to have this view so that by having an increased capital a company will get a higher level of profit. It also happens to the “Go Public” telecommunication service company in BEJ in the 2004-2006 period in which the average of the company’s profit increases yearly although PT Infoasia Technology Global Tbk and PT Indosat Tbk companies got decreased level of profit, and in the 2004-2005 period PT Bakrie Telecom Tbk and PT Excelcomindo Pratama Tbk were also unprofitable. If a capital is continuously neglected to decrease, it will give a bad effect on the company’s ability in getting profit, and therefore, the information of financial performance is needed.

This study is descriptive qualitative which means that the data obtained are arranged systematically and elaborated and then analyzed to be concluded. The instruements used for data analysis are finance ratio analysis covering liquidity, activity, solvability, and profitability ratios using time series and cross section methods.

The results of data analysis show that seen from time series analysis the telecommunication service company at the liquidity average is in good condition, its activities are still flactuating, its solvability and profitability averages are in good condition but in 2006 PT Excelcomindo Pratama Tbk is better in GPM than PT Bakrie Telecom Tbk ; other companies are not experiencing GPM. Using cross sectional approach it is known that in 2004 and 2005 the average of each of liquidity, activities, and solvability is in bad condition. In term of solvability at GPM, PT Bakrie Telecom Tbk is better than PT Excelcomindo Pratama Tbk, the NPM average is in bad condition, and ROI and ROE are in good condition. In 2006 the average of each of liquidity, activity and profitability are in bad condition, but that of solvability is in good condition.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Sucipto, Agus
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDSucipto, AgusUNSPECIFIED
Keywords: Kinerja Keuangan; Financial Performance
Departement: Fakultas Ekonomi > Jurusan Manajemen
Depositing User: Koko Prasetyo
Date Deposited: 18 Jan 2023 14:33
Last Modified: 18 Jan 2023 14:33
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/44582

Downloads

Downloads per month over past year

Actions (login required)

View Item View Item