Keanekaragaman arthropoda pada lahan padi organik dan anorganik di Desa Bantengan Kecamatan Ringinrejo Kediri

Rahayu, Eva Kurnia (2008) Keanekaragaman arthropoda pada lahan padi organik dan anorganik di Desa Bantengan Kecamatan Ringinrejo Kediri. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
03520015.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (4MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pertanian organik merupakan kegiatan bercocok tanam yang akrab dengan lingkungan dan berusaha meminimalkan dampak negatif bagi alam sekitarnya. Penerapan pertanian organik dapat dijadikan pilihan atas bahaya yang ditimbulkan oleh praktek pertanian konvensional yaitu penggunaan pestisida kimia dan pupuk anorganik secara berlebihan. Arthropoda dalam pertanian dibagi menjadi 3 yaitu herbivora (hama), karnivora (musuh alami) dan omnivora (pengurai). Aplikasi pestisida kimia selain dapat mematikan hama juga dapat menyebabkan matinya arthropoda predator yang mampu mengendalikan populasi hama. Sehingga dengan penerapan pertanian organik diharapkan dapat meningkatkan keanekaragaman arthropoda dan selanjutnya dapat meningkatkan kestabilan ekosistem pada suatu lahan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai jenis Arthropoda yang ada di lahan padi organik dan anorganik, serta untuk mengetahui keanekaragaman komunitas Arthropoda di kedua lahan. Penelitian ini dilakukan di Desa Bantengan Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri, Laboratorium Biologi Universitas Islam Negeri Malang dan Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang, pada bulan Desember-Januari 2007. Penelitian ini dilakukan pada lahan seluas 1000 m2, menggunakan metode ekplorasi, yaitu dengan mengadakan pengamatan terhadap 2 petak tanaman padi yang berbeda, terdiri dari penerapan pertanian organik dan anorganik. Pengamatan dilakukan dengan metode mutlak (pengamatan secara visual dan metode nisbi (dengan alat perangkap pit fall traps).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Arthropoda pada lahan padi organik dan anorganik terdiri dari 2 kelompok yaitu Insekta dan Arachnida. Pada lahan organik peranan Arthropoda sebagai herbivor 69 spesies, predator 153 spesies, prasitoid 8 spesies detritivor 56 polinator 1 spesies dan serangga netral 1 spesies. Pada lahan anorganik Arthropoda herbivor 56 spesies, predator 83 spesies parasitoid 3 spesies, detritivor 39 spesies dan serangga netral 1 spesies. Penerapan pertanian organik dan anorganik berpengaruh terhadap bertambahnya keanekaragaman Arthropoda. Secara kumulatif pada lahan organik diperoleh jenis arthropoda (S) 35 spesies jumlah Arthropoda (N) 291 individu, sedangkan lahan anorganik jenis arthropoda (N) 29 spesies jumlah Arthropoda (N) 188 individu. Indeks keanekaragaman (H’), Tingkat kesamaan (E) dan kekayaan jenis (R) lebih tinggi pada lahan organik dibandingkan lahan anorganik. Kedua lahan mempunyai tingkat kesamaan komunitas tinggi karena letaknya yang berdekatan. Kedua lahan mempunyai Arthropoda dominan yang sama yaitu famili Coccinelidae dan Famili Isotomidae. Rata-rata kandungan organik (C/N, BO dan N) pada lahan padi organik lebih tinggi dibandingkan lahan padi anorganik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Utami, Ulfah and Abidin, Munirul
Keywords: Arthropoda; Keanekaragaman; Organik
Departement: Fakultas Sains dan Teknologi > Jurusan Biologi
Depositing User: Desy Putri Andika
Date Deposited: 16 Aug 2016 05:22
Last Modified: 16 Aug 2016 05:22
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4457

Actions (login required)

View Item View Item