Implementasi manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP I Turen Malang

Fithroni, Hamim (2008) Implementasi manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP I Turen Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
02110295.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Keberadaan suatu lembaga pendidikan selalu ingin menghasilkan out put dan input yang baik, bermutu, berkualitas dan bisa diandalkan baik siswa, guru dan karyawannya. Hal ini terlihat salah satunya dengan tercapainya tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Dari sini banyak cara yang diupayakan pihak sekolah agar bisa maju baik mutu dan kualitas pendidikan yang bagus, atau minimal sekolah yang memiliki nilai atau ciri-ciri tersendiri dibandingkan sekolah-sekolah lain.

Manajemen berbasis sekolah (School Based Management) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan serta mutu dan relevansi pendidikan sekolah. Dengan adanya wewenang/ otonomi yang lebih besar dan lebih luas bagi sekolah untuk mengelolah pendidikannya, efisiensi pemanfaatan sumber daya pendidikan akan lebih tinggi, karena sekolahlah yang lebih tahu tentang kebutuhan dan kondisinya. Dengan adanya kewenangan yang lebih besar, rasa memiliki dan tanggung jawab personil sekolah akan lebih tinggi pula, yang berakibat kepada peningkatan kinerja guru. Peningkatan kinerja guru dalam MBS menjadikan sekolah yang mempunyai akreditas pendidikan tinggi atau disebut sekolah unggulan yang di pegang oleh kekuasaan kepala sekolah dan guru professional yang sangat bertanggung jawab terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat sekolah (orang tua) yang peserta didik siap di masyarakat.

Mengingat pentingnya manajemen berbasis sekolah merupakan sistem program sekolah yang perlu dikaji dan diterapkan, maka rumusan masalah dan tujuan penelitian, sebagai berikut: (1) Implementasi manajemen berbasis sekolah merupakan program kepala sekolah, guru dan staf- stafnya untuk meningkatkan kinerja masing-masing agar mencapai visi dan misi sekolah (2) Peningkatan kinerja guru dan staf-stafnya yang sesuai dengan kinerjanya masing-masing merupakan bentuk dan tujuan untuk meningkatkan input dan output sekolah agar kualitas dan mutu sekolah semakin meningkat. Maka sangat relevan kiranya penelitian ini dilakukan. Sebagai obyek dalam ini adalah lembaga Pendidikan Umum yaitu SMPN I Turen Malang.

Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif pula, yaitu berupa pemaparan dan penggambaran secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya mengenai data-data terkait, baik yang tertulis maupun lisan dari objek penelitian yang ada di lembaga tersebut. Dalam proses pengumpulan data, penulis menggunakan beberapa metode, yaitu metode observasi, interview dan dokumentasi. Untuk mendukung pemaparan data, penulis juga menyertakan berbagai lampiran yang terkait dengan penelitian ini.

Hasil penelitian menyimpulkan: (1) Sekolah SMPN I Turen memanaj program sekolah dengan baik sehingga menjadikan sekolah yang ekonomis, efisien dan efektif, dengan demikian SMPN I Turen dapat membuktikan partisipasi masyarakat, pemerataan dan efisiensi di bidang pendidikan yang ada dengan terwujudnya kebutuhan siswa (2) Kinerja guru, karyawan dan staf sekolah menjalankan manajemen sekolah dengan professional dan saling membantu, sehingga hasil prestasi sekolah dan siswa semakin unggul, jadi implementasi MBS dapat meningkatkan kinerja guru di SMPN 1 Turen dengan adanya motivasi dan partisipasi dari luar seperti dari atasan, teman sesama guru, para siswa, dan lingkungan sekolah.

Namun demikian diupayakan agar guru selalu meningkatkan motivasi yang timbul dari dirinya sendiri (motivasi intrinsik) sehingga dapat dijadikan pendorong untuk meningkatkan kinerjanya. Motivasi guru dapat juga ditingkatkan melalui, misalnya dari insentif dari pemerintahan kabupaten, tunjangan, honor dan asuransi hendaknya dapat dijadikan alat untuk memotivasi diri. Kerjasama antar guru dan ada atau tanpa penghargaan dari kepala sekolah, guru hendaknya tetap termotivasi untuk bekerja, kinerja guru perlu ditingkatkan terutama pada komitmen guru yang mengajar, penguasaan bahan pengajaran, ketepatan waktu mengajar dan kerajinan guru, inisiatif guru dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepala sekolah dan disarankan agar kepala sekolah dapat memotivasi guru untuk meningkatkan kinerjanya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Baharuddin, Baharuddin
Keywords: Implementasi MBS; Kinerja Guru
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 10 Aug 2016 11:52
Last Modified: 10 Aug 2016 11:52
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4328

Actions (login required)

View Item View Item