Strategi peningkatan mutu pendidikan dalam perspektif manajemen berbasis sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan

Fariz, Nawafillah (2008) Strategi peningkatan mutu pendidikan dalam perspektif manajemen berbasis sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Islam Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
04110068.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Peningkatan mutu pendidikan bukanlah tugas yang ringan karena tidak hanya berkaitan dengan permasalahan teknis, tetapi mencakup berbagai persoalan yang sangat rumit dan kompleks, baik yang menyangkut masalah perencanaan, pendanaan, maupun efisiensi dan efektifitas penyelengaaraan sistem sekolah. Peningkatan kualitas pendidikan juga menuntut manajemen pendidikan yang lebih baik. Sayangnya, selama ini aspek manajemen pendidikan pada berbagai tingkat dan satuan pendidikan belum mendapat perhatian yang serius sehingga seluruh komponen sistem pendidikan kurang berfungsi dengan baik. Lemahnya manajemen pendidikan yang terlihat dari jumlah peserta didik yang menggulang kelas dan putus sekolah. Manajemen pendidikan merupakan alternatif strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan. Karena manajemen sekolah secara langsung akan mempengaruhi dan menentukan efektif dan tidaknya kurikulum, berbagai peralatan belajar, waktu mengajar, dan proses pembelajaran. Hasil pendidikan dipandang bermutu jika melahirkan keunggulan akademik dan non akademik pada peserta didik yang dinyatakan lulus untuk satu jenjang pendidikan atau menyelesaikan program pembelajaran tertentu.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis mengadakan penelitian dengan judul Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan. Dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana mutu pendidikan di MTs Negeri Babat Lamongan, (2) Bagaimnana Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan, (3) Apa faktorfaktor Pendukung dan Penghambat Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan dalam

Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk mengetahui bagaimana Mutu Pendidikan di MTs Negeri Babat Lamongan, (2) Untuk mendeskripsikan bagaimana Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan, (3) Untuk mendeskripsikan faktor-faktor Pendukung dan Penghambat Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan.

Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi, wawancara/interview, dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan metode deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mutu Pendidikan di MTs Negeri Babat Lamongan yaitu Mutu pendidikan akademik yang dinyatakan dalam nilai raport UAM Mata Pelajaran: Al-Qurán Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, SKI pada UTS dan UAS. Dan mutu pendidikan non akademik yang dinyatakan dalam program-program ekstrakurikuler mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini dapat diketahui dari nilai raport UAM Mata Pelajaran: Al-Qurán Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, SKI pada UTS dan UAS semester ganjil kelas VII (A-J) dan kelas VIII (A-I) dan prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh MTsN Babat Lamongan baik akademik maupun non akademik.

Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah Di MTs Negeri Babat Lamongan dari segi Mutu pendidikan akademik yang dinyatakan dalam nilai raport UAM Mata Pelajaran: Al-Qurán Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, SKI pada UTS dan UAS yaitu dengan menyusun program kerja dengan melibatkan semua elemen sekolah. Peningkatan kualitas guru dengan memberdayakan MGMPAI, workshop, pelatihan GMPAI. Peningkatan kualitas siswa dengan mengadakan UTS, UAS, ulangan harian, les, remidi. Peningkatan sarana prasarana dengan pengadaan bahan ajar. Mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev) melalui kunjungan kelas. Rapat rutin kepala sekolah dengan dewan guru dan staf minimal 3 bulan. Sedangkan Mutu pendidikan non akademik yang dinyatakan dalam program-program ekstrakurikuler yaitu dengan Menyusun program kerja dengan melibatkan semua elemen sekolah. Mengadakan latihan-latihan yang telah diprogramkan. Mengadakan monitoring dan evaluasi (Monev) yaitu kepala sekolah bekerja sama dengan setiap koordinator pelaksana program ekstrakurikuler.

Faktor Pendukung Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam Perspektif Manajemen Berbasis Sekolah di MTs Negeri Babat Lamongan adalah Lokasi MTs Negeri Babat Lamongan yang sangat strategis, kondusif dan efektif. Guru-guru dan karyawan sebagian besar berlatar belakang S1. Sarana prasarana yang lengkap dan cukup memadai. Sedangkan Faktor penghambat adalah Dana BOS yang diberikan belum sesuai dengan jumlah siswa di MTsN Babat Lamongan.

Dari kesimpulan tersebut direkomendasikan bahwa agar strategi peningkatan mutu pendidikan dapat berjalan efektif dan efisien maka perlu adanya pengaturan manajemen yang baik dan adanya Monev. Di samping itu, perlu pula adanya penyadaran pada seluruh elemen sekolah (kepala sekolah, guru, staf, siswa) termasuk orang tua siswa dan masyarakat, bahwa untuk meningkatan mutu pendidikan di sekolah melalui peningkatkan mutu monitoring dan evaluasi (Monev) menjadi tanggung jawab bersama, sehingga mereka bisa ikut andil dan dapat memberikan konstribusi yang nyata terhadap berbagai program yang dilakukan oleh sekolah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Ali, Nur
Keywords: Mutu Pendidikan; Manajemen Berbasis Sekolah
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Heni Kurnia Ningsih
Date Deposited: 10 Aug 2016 11:31
Last Modified: 10 Aug 2016 11:31
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4313

Actions (login required)

View Item View Item