Ficaksana, Dwi Agus (2008) Kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat: Studi keputusan ijtima’ ulama komisi fatwa MUI se Indonesia II tahun 2006. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
![]() |
Text (Fulltext)
03210090.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (750kB) | Request a copy |
Abstract
INDONESIA:
Pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah memberikan banyak dampak pada masyarakat Di antaranya, semakin maraknya kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service). Majelis Ulama Indonesia (MUI) memfatwakan bahwa Kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service) haram hukumnya karena mengandung unsur judi. Namun meskipun pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa tentang keharaman program kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat atau SMS(Short Message Service), fenomena di masyarakat tentang kuis ini tetap marak dan menjadi salah satu acara trend di media elektronik. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana dasar hukum yang dipakai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam mengharamkan kuis berhadiah ini, serta metode pengistinbathan dalam perumusannya.
Tujuan dalam penelitian ini adalah merasionalisasikan fatwa Majelis Ulama Indonesia(MUI) dengan mendeskripsikan dan mengetahui secara mendetail tentang dasar-dasar pengharaman kuis berhadiah ini serta mengetahui metode yang digunakan dalam pengistinbathan hukum pengharaman kuis berhadiah ini.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang dipakai ialah deskriptif. Sehingga penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif, yang dimaksudkan ialah untuk memberikan data yang seteliti mungkin tentang hal-hal yang berkaitan dengan objek penelitian secara detail dan rinci. Data yang didapat merupakan fatwa MUI yang berkaitan dengan kebijakan hukum kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service) dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Selanjutnya data yang sudah diperoleh dianalisis untuk dapat melaksanakan pemeriksaan keabsahan data.
Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dalil-dalil yang dijadikan dasar hukum pengharaman kuis berhadiah melalui layanan pesan singkat atau SMS (Short Message Service) oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah tepat dan rasional. Kemudian metode pengistinbathan hukum yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) tetap berpegang pada Surat Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor: U-596/MUI/X/1997, yaitu setiap keputusan fatwa didasarkan pada Kitabullah dan Sunnah Rasul yang mu’tabarah, serta tidak bertentangan dengan kemaslahatan umat.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Yasin, Noer | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Fatwa; SMS; Undian Berhadiah | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah | ||||||
Depositing User: | Arfan Trisna Rizkydian | ||||||
Date Deposited: | 10 Aug 2016 18:39 | ||||||
Last Modified: | 06 Feb 2023 10:35 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4292 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |