Implementasi sistem pembelajaran ilmu Agama di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum I Ganjaran Gondanglegi Malang

Kholil, M (2008) Implementasi sistem pembelajaran ilmu Agama di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum I Ganjaran Gondanglegi Malang. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img]
Preview
Text (Fulltext)
02110042.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (681kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pondok pesantren Raudlatul Ulum I, merupakan sebuah lembaga pendidikan keagamaan yang bersifat salafi yang mengkaji kitab-kitab kuning (klasik). Secara kultural pondok merupakan lembaga pendidikan guna mencetak santrinya menjadi orang-orang yang berwawasan luas serta mengamalkan ilmunya yang telah didapat dari pondok pesantren dan siap menjadi pemimpin di tengah masyarakat. Secara struktural, pondok pesantren Raudlatul Ulum I merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk menata daerah sekitar khususnya, dan masyarakat pada umumnya, agar menjadi kawasan yang religius bagi masyarakat sekitar.

Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran santri yang berwawasan luas dan siap mengamalkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat, maka hal ini yang menarik peneliti untuk menulis skripsi yang berjudul “Implementasi Sistem Pembelajaran Ilmu Agama Di Pondok Pesantren “Raudlatul Ulum” I Ganjaran Gondanglegi Malang“, yang bertujuan untuk mengetahui : Pertama, Bagaimana implemetasi sistem pembelajaran ilmu agama di Pondok Pesantren “Raudlatul Ulum” I Ganjaran Gondanglegi Malang ? Kedua, Apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan sistem pembelajaran di Pondok Pesantren “Raudlatul Ulum” I Ganjaran Gondanglegi Malang?

Untuk mengungkap dan menganalisa fakta-fakta yang ada dalam skripsi ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif diskriptif. Dan untuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam lapangan, maka penulis menggunakan metode observasi, interview, dan dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Implementasi sistem pembelajaran ilmu agama di Pondok Pesantren “Raudlatul Ulum” I terdiri atas lima kegiatan pokok: (1) Tujuan pembelajaran Pondok Pesantren “Raudlatul Ulum” I adalah membentuk pribadi muslim yang bertaqwa, berilmu, berakhlaqul karimah, berwawasan serta berdasarkan pancasila dan UUD 1945. (2) Materi pembelajaran ilmu agama baik yang berupa kegiatan kurikuler dan extrakurikuler. (3) Pengembangan metode yang bervariasi dalam rangka mengembangkan ilmu agama. (4) modul yang digunakan berisi tentang lembar kegiatan peserta didik dan lembar kerja guru (5) Evaluasi yang dilakukan kepada santri senior oleh pengasuh dan dewan asatidz. Adapun Faktor- faktor pendukung penyelenggaraan pembelajaran di pondok pesantren “Raudlatul Ulum” I meliputi : (1) Pelatihan guru dalam rangka mewujudkan guru-guru yang profesional dan ideal, (2) Mengadakan rapat rutin yang dilakukan oleh Pengasuh, Dewan Asatidz dan Pengurus, dalam rangka mengevaluasi kinerja selama satu bulan. (3) Mendatangkan guru tugas, sesuai dengan kedisiplinan ilmunya. (4) Pengkaderan dengan melakukan training selama satu atau dua tahun di Orda masing-masing, sebelum menjadi pengurus atau asatidz, (5) Memberikan kelonggaran kepada dewan guru untuk tetap melangsungkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, dalam rangka mendidik dan mengembangkan SDM dewan guru. (6) Merenovasi tempat-tempat yang tidak layak lagi digunakan sebagai proses belajar mengajara. (7) Adanya buku panduan atau kitab bagi dewan guru. (8) Menggunakan sistem klasikal dan metode belajar mengajar seperi halnya sekolah pada umumnya. (9) Adanya perjenjangan

materi antara kelas satu dengan kelas lainnya. (10) Adanya daftar hadir guru dan materi yang disampaikan setiap pertemuan. Sedangkan factor-faktor penghambat terdiri atas : (1) Kurangnya profesionalisme guru dalam mendidik santri, begitu pula guru-guru yang mengajar dalam bidang umum. (2) Kesibukan beberapa dewan guru terhadap aktivitas kepentingan pribadi mereka, seperti padatnya kuliah atau pekerjaan lainnya, sehingga banyak jadwal pengajaran yang berbenturan. (3) Lokal yang kurang kondusif dalam pelaksanaan proses pembelajaran, karena tempatnya di depan kamar santri, di dalam musholla dan lain sebagainya. (4) Kurang dana penunjang dalam melengkapi sarana prasarana fisik. (5) Kurang optimalnya perpustakaan dalam rangka sebagai tempat rujukan belajar.

Berdasarkan pada deskripsi temuan penelitian tersebut, maka beberapa saran yang dapat diperkirakan dapat mengembangkan komponen-komponen pendidikan pesantren di pondok pesantren “Raudlatul Ulum” I Ganjaran Gondanglegi Malang. Saran-saran yang diajukan dan bersifat konstruktif, antara lain : Pertama, Untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran, seyogyanya melakukan program, kegiatan-kegiatan ilmiah dan pelatihan-pelatihan secara kontinuitas sesuai dengan perencanaan (planning) yang telah disepakati, sehingga terciptanya generasi yang berkualitas dan memiliki kemampuan IMTAQ dan IPTEK. Kedua, Dalam rangka menciptakan terwujudnya visi dan misi pondok pesantren, manajemen keuangan merupakan hal yang essensial dan tidak boleh terabaikan. Ketiga, Untuk menjawab tantangan zaman dan problematikanya di masa depan pesantren ikut berperan memberikan corak pendidikan pesantren yang memiliki kemampuan ilmu dan teknologi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Mujab, M.
Keywords: Implementasi Sistem Pembelajaran; Ilmu Agama; Pondok Pesantren
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 10 Aug 2016 11:53
Last Modified: 10 Aug 2016 11:53
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4266

Actions (login required)

View Item View Item