Perkawinan beda organisasi keagamaan dan implikasinya terhadap keharmonisan rumah tangga: Studi di masyarakat Sidomukti Brondong Lamongan

Fitria, Fitria (2008) Perkawinan beda organisasi keagamaan dan implikasinya terhadap keharmonisan rumah tangga: Studi di masyarakat Sidomukti Brondong Lamongan. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

[img]
Preview
Text (Full text)
04210105.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (973kB) | Preview

Abstract

INDONESIA:

Pada penelitian ini, penulis mengambil judul “Perkawinan Beda Organisasi Keagamaan dan Implikasinya Terhadap Keharmonisan Rumah Tangga(Studi di Masyarakat Sidomukti Brondong Lamogan)”. Perkawinan Beda Organisasi Keagamaan adalah Perkawinan yang dilakukan antara Orang Muhammadiyah dengan Orang Nahdlotul Ulama’.

Dalam penelitian ini, penulis ingin menjawab rumusan masalah, yaitu Bagaimana kehidupan rumah tangga pasangan beda organisasi keagamaan dan bagaimana upaya dalam membina keharmonisan rumah tangga, serta Implikasi yang ditimbulkannya. Sedangkan obyek penelitiannya adalah pasangan yang melakukan perkawinan beda organisasi keagamaan.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini tergolong penelitian lapangan (field research), adapun sifatnya deskriptif. Sedangkan dalam teknik pengumpulan data, penulis menggunakan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan mengolah data-data dari hasil penelitian yang dilakukan penulis.

Berdasarkan data yang diperoleh dari para pasangan suami istri yang penulis wawancarai, mereka merasakan ketidaknyamanan dalam menjalani kehidupan rumah tangganya. Untuk mempertahankan dan menyelamatkan rumah tangganya mereka berusaha saling mengerti, memupuk rasa cinta, berusaha menyatukan pendapat, sikap, cara pandang maupun pola pikir, meskipun hal yang demikian sangat sulit untuk dilakukan namun mereka berusaha untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hidup dengan keragaman kepribadian anggota keluarga, perbedaan pendapat, dan kepentingan, mudah untuk menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan, namun perceraian bukan solusi yang terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Hasil penelitian ini memperoleh kesimpulan, bahwa realitas tersebut dapat menimbulkan takut dengan gunjingan masyarakat, karena dengan apa yang dilakukan tidak sesuai dengan apa yang dilakukan masyarakat sekitar. Merasa cemas dengan kehidupan yang dijalaninya, menjalani kehidupan dengan paksaan dan ketegangan dapat menimbulkan kecemasan dalam diri mereka. jauh dari keluarga, dan mencampur adukkan faham, ketika keimanan dalam hati dapat digoyahkan akibat rasa cinta, maka hal yang dapat merusak sesuatu yang mereka yaqini selama ini dapat terjadi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Anam, Khoirul
Keywords: Perkawinan; Beda organisasi keagamaan; Rumah tangga.
Departement: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Siti Maimunah
Date Deposited: 10 Aug 2016 11:43
Last Modified: 10 Aug 2016 11:43
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4265

Actions (login required)

View Item View Item