Santoso, Mochamad Agus Rizal Dwi (2022) Analisis Pasal 9 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga perspektif hak asasi manusia dalam Undang-Undang dasar 1945. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
|
Text (Fulltext)
16210142.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives. Download (1MB) | Preview |
Abstract
ABSTRAK
Pasal 9 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT berbunyi “Setiap Orang dilarang menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangganya, padahal menurut hukum yang berlaku baginya atau karena persetujuan atau perjanjian ia wajib memberikan kehidupan, perawatan, atau pemeliharaan kepada orang tersebut.” Jika ditelaah lebih jauh pasal ini ternyata dapat menjerat seseorang yang seharusnya tidak menjadi pelaku hingga dapat menjadi pelaku karena unsur-unsur dalam pasal tersebut telah terpenuhi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan dari Pasal 9 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga, yang kedua mendeskripsiakan analisis Pasal 9 Undang-Undang PKDRT berdasarkan perspektif Hak Asasi Manusia Dalam Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian normatif atau library research, yang dilakukan dengan cara menelaah data-data primer dan sekunder. Bahan hukum primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Terdapat dua hasil penelitian yang ditemukan dalam penelitian ini, yang pertama adalah dalam Pasal 9 UU PKDRT hanya menjelaskan tentang perbuatan penelantaran rumah tangga saja, tanpa menyinggung akibat dari penelantaran rumah tangga. Kedua, Pasal tentang penalantaran rumah tangga yang dimungkinkan dapat menjadi pasal karet jika dilihat dengan menggunakan Hak Asasi Manusia seharusnya perlu adanya ketentuan tambahan yang harus dimasukkan, yaitu adanya akibat yang ditimbulkan dari menelantarkan orang dalam lingkup rumah tangga, sehingga tidak terbatas hanya pada bentuk penelantarannya saja.
ABSTRACT
Article 9 Paragraph (1) of Law Number 23 Year 2004 concerning reads “Every person is prohibited from neglecting a person whitin the scope of his household, even though according to applicable law or because of an agreement or agreement he is obliged to provide life, care, or care for that person.” If we examine further this article turns out to be able to ensnare those who should not have been perpetrators could become perpetrators because the elements in the article have been fulfilled.
The purpose of this study is to describe the application of Article 9 of Law Number 23 Year 2004 concerning The Elimination of Domestic Violence, the second describes an analysis of Article 9 of the PKDRT Law based on the perspective of Human Rights in the 1945 Constitution. This research is included in the type of normative research or library research, wich is carried out by examining primary and secondary data. The primary legal material used in this research is Law Number 23 Year 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence.
There are two research results found in this study. The first is that Article 9 of the PKDRT law only describes acts of household neglect, without mentioning the consequences of household neglect. Second, the article on household reasoning which can be used as a rubber article when viewed using human rights must have additional provisions that must be included, namely because the consequences of neglecting people are within the scope of the household, so that it is not limited to the form of neglect alone
مستخلص البحث
تنص الفقرة (1) من المادة 9 من القانون رقم 23 لسنة 2004 بشأن PKDRT على ما يلي: "يُحظر على كل شخص إهمال أي شخص ضمن نطاق أسرته ، على الرغم من أنه وفقًا للقانون الذي ينطبق عليه أو بسبب اتفاق أو اتفاق ، فإنه ملزم بتوفير الحياة أو الرعاية أو الإعالة لذلك الشخص. . " إذا قمنا بفحصها أكثر ، يتبين أن هذه المقالة قادرة على إيقاع شخص ما لم يكن من المفترض أن يكون مرتكبًا للجاني ليصبح مرتكبًا لأن العناصر الواردة في المقال قد تحققت.
الغرض من هذه الدراسة هو وصف تطبيق المادة 9 من القانون رقم 23 لعام 2004 بشأن القضاء على العنف المنزلي ، أما الثانية فتصف تحليل المادة 9 من قانون PKDRT بناءً على منظور حقوق الإنسان في دستور عام 1945.يتم تضمين هذا البحث في نوع البحث المعياري أو البحث المكتبي ، والذي يتم من خلال فحص البيانات الأولية والثانوية. المادة القانونية الأساسية المستخدمة في هذا البحث هي القانون رقم 23 لسنة 2004 بشأن القضاء على العنف الأسري
توجد نتيجتان بحثيتان في هذه الدراسة ، الأولى هي أن المادة 9 من قانون PKDRT تصف فقط أفعال الإهمال المنزلي ، دون ذكر عواقب إهمال الأسرة. ثانيًا ، يجب أن تتطلب المادة الخاصة بالمنطق الأسري التي قد تصبح مادة مطاطية إذا تم النظر إليها باستخدام حقوق الإنسان ، أحكامًا إضافية يجب تضمينها ، وهي عواقب إهمال الأشخاص ضمن نطاق الأسرة ، بحيث لا يقتصر على شكل الإهمال وحده.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) | ||||||
---|---|---|---|---|---|---|---|
Supervisor: | Bachri, Syabbul | ||||||
Contributors: |
|
||||||
Keywords: | Analisis Pasal; Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga; Hak Asasi Manusia; Article Analysis; Elimination of Domestic Violence; Human Rights; تحليل المادة ، القضاء على العنف الأسري ، حقوق الإنسان | ||||||
Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180119 Law and Society | ||||||
Departement: | Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah | ||||||
Depositing User: | Mochamad Agus Rizal Dwi Santoso | ||||||
Date Deposited: | 16 Dec 2022 10:18 | ||||||
Last Modified: | 21 Jul 2023 14:52 | ||||||
URI: | http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/42394 |
Downloads
Downloads per month over past year
Actions (login required)
![]() |
View Item |