Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural: Telaah terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah

Fauziah, Nur (2008) Pendidikan Agama Islam berwawasan multikultural: Telaah terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah. Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

[img] Text (Fulltext)
01110115.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (831kB)

Abstract

INDONESIA:

Dalam konteks pendidikan agama, paradigma multikultural perlu menjadi landasan utama penyelenggaraan proses belajar-mengajar. Pendidikan agama membutuhkan lebih dari sekedar transformasi kurikulum, namun juga perubahan perspektif keagamaan dari pandangan eksklusif menuju pandangan multikulturalis, atau setidaknya dapat mempertahankan pandangan dan sikap inklusif dan pluralis.

Disadari atau tidak, kelompok-kelompok yang berbeda secara kultural dan etnik terlebih agama, sering menjadi korban rasis dan bias dari masyarakat yang lebih besar. Maka dari itu, pendidikan agama Islam sebagai disiplin ilmu yang include dalam dunia pendidikan nasional memiliki tugas untuk menanamkan kesadaran akan perbedaan, mengingat Islam adalah agama mayoritas di Indonesia yang nota bene adalah negara multi religius.

Menumbuhkan kesadaran akan keberagaman dalam beragama bukanlah hal mudah, mengingat pemahaman keberagamaan umat tengah diuji dengan dunia informasi yang memberi kemudahan pengaksesan dan nyaris tanpa batas untuk itu diperlukan format baru dalam pendidikan agama Islam yakni dengan pendidikan agama Islam berwawasan multikultural.

Pendidikan agama Islam berwawasan multikultural mengusung pendekatan dialogis untuk menanamkan kesadaran hidup bersama dalam keragaman dan perbedaan, pendidikan ini dibangun atas spirit relasi kesetaraan dan kesederajatan, saling percaya, saling memahami dan menghargai persamaan, perbedaan dan keunikan, serta interdepedensi. Ini merupakan inovasi dan reformasi yang integral dan komprehensif dalam muatan pendidikan agama-agama yang bebas prasangka, rasisme, bias dan stereotip. Pendidikan agama berwawasan multikultural memberi pengakuan akan pluralitas, sarana belajar untuk perjumpaan lintas batas, dan mentransformasi indoktrinasi menuju dialog.

Dalam Penelitian deskriptif kepustakaan (library research) dengan Judul “ PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERWAWASAN MULTIKULTURAL : Telaah Terhadap Peran Guru dalam Pembelajaran Agama Islam di Sekolah ini penulis menegaskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut : a).Bagaimana hubungan antara pendidikan agama dan masyarakat multikultural. b).Bagaimana konsep pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural. c).Bagaimana peran guru agama Islam dalam pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural. Tujuan dari penulisan ini adalah penulis ingin mengetahui mengetahui dan menjelaskan hubungan antara pendidikan agama terutama agama Islam dan masyarakat multikultural, konsep pembelajaran pendidikan agama Islam berwawasan multikultural peran guru agama Islam dalam pembelajaran pendidikan Islam berwawasan multikultural di sekolah yang meliputi : menyelenggarakan proses pembelajaran yang demokratis dan objektif di dalam kelas, menyusun rencana atau rancangan pembelajaran yang bertujuan mengarahkan anak didik untuk memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kejadian-kejadian tertentu yang ada hubungannya dengan agama, menciptakan suasana yang religius baik bersifat vertikal yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan-kegiatan ritual, mengembangkan kesadaran multikulturalis anak didiknya.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode analisis data content analysis atau analisa isi,sedangkan pembahasannya menggunakan metode pembahasan deskriptif-analitis. Selain itu penulis menggunakan studi teks sebagai telaah teoritik disiplin ilmu, yang perlu dilanjutkan melalui ujian secara empirik, sehingga penulisan ini mengambil studi kepustakaan sebagai telaah teoritik disiplin ilmu.

Dari hasil penelitian ini dapat ditarik garis besar bahwa kehidupan masyarakat Indonesia yang penuh toleransi dalam suasana yang multikultural merupakan keinginan yang perlu untuk diwujudkan. Hal ini akan ditentukan oleh kualitas dan peran guru dalam proses pembelajaran Agama Islam di sekolah. Namun demikian beban tidak saja berada di pundak pekerja pendidikan akan tetapi juga merupakan tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara yang dinamis, otonom dan mandiri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisor: Walid, Muhammad
Keywords: Pembelajaran; Multikultural; Guru
Departement: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Dian Anesti
Date Deposited: 10 Aug 2016 11:51
Last Modified: 10 Aug 2016 11:51
URI: http://etheses.uin-malang.ac.id/id/eprint/4228

Actions (login required)

View Item View Item